Layanan Robotaxi di Jepang Akan Hadir di Tokyo! Apa Dampaknya Akan Positif di Sana?
![]() |
| Layanan Robotaxi di Jepang sudah dipastikan akan hadir untuk area Tokyo! Kredit Gambar: @Waymo/X.com |
Layanan Robotaxi di Jepang akan menjadi salah satu
teknologi yang menarik perhatian ketika mulai digunakan di Tokyo pada 2027.
Bayangkan memesan taksi, kemudian sebuah mobil datang dan membawa penumpang ke
tujuan tanpa ada pengemudi di balik kemudi.
Teknologi seperti ini memang terdengar seperti masa depan.
Namun, Jepang justru sedang mempersiapkannya di tengah kebutuhan transportasi
yang semakin besar.
Robotaxi Hadir Saat Jepang Kekurangan Sopir
Waymo bersama GO dan perusahaan taksi Jepang, Nihon Kotsu,
sedang mempersiapkan layanan taksi Level 4 tanpa pengemudi di Tokyo. Layanan
ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan akan dikembangkan secara
bertahap.
Berikut ada video pemberitaanya di YouTube:
Kemunculan layanan mobil seperti ini cukup masuk akal jika melihat kondisi tenaga
kerja Jepang. Jepang sedang menghadapi masalah krisis supir taxi di Jepang,
terutama karena banyak pengemudi berusia lanjut sementara jumlah tenaga kerja
yang tersedia semakin terbatas.
Robotaxi kemudian menawarkan satu kemungkinan. Ketika jumlah
pengemudi manusia tidak mencukupi, kendaraan otonom dapat membantu menyediakan
layanan transportasi tambahan.
Namun, bukan berarti sopir taksi akan langsung kehilangan
pekerjaan. Pada tahap awal, jumlah Robotaxi masih terbatas dan Nihon Kotsu
sendiri membayangkan kendaraan otonom berjalan berdampingan dengan taksi yang
dikemudikan manusia.
Layanan Robotaxi di Jepang Masih Menghadapi Tantangan
Kepercayaan
Teknologi boleh semakin canggih, tetapi apakah penumpangnya
mau naik? Ini menjadi salah satu tantangan penting dalam penggunaan mobil tanpa
supir di Jepang. Sebagian masyarakat masih merasa lebih aman ketika ada manusia
yang mengendalikan kendaraan.
Namun, survei MM Research Institute pada Juni 2026
memberikan fakta menarik. Dari 3.000 responden Jepang, hanya 42,7% orang yang
belum pernah mencoba kendaraan otonom yang menganggap Robotaxi sama atau lebih
dapat dipercaya dibanding pengemudi manusia.
Angkanya berubah drastis pada orang yang sudah pernah
mencobanya. Sebanyak 76,9% dari kelompok tersebut menganggap Robotaxi sama atau
lebih dapat dipercaya dibanding pengemudi manusia. Artinya, rasa takut ternyata
bisa berkurang setelah masyarakat mendapatkan pengalaman langsung.
Apakah Robotaxi Bisa Berkembang di Jepang?
Prospeknya cukup besar, tetapi perkembangannya kemungkinan
berlangsung bertahap. Jepang membutuhkan alternatif transportasi karena
kekurangan tenaga pengemudi. Di sisi lain, masyarakat membutuhkan waktu untuk
terbiasa dengan kendaraan yang berjalan tanpa manusia di kursi pengemudi.
Jika keamanan terbukti dan masyarakat semakin percaya, Robotaxi bisa berkembang dari Tokyo menuju wilayah lain yang mengalami
kekurangan transportasi.
Bagi kamu yang tertarik dengan Jepang, perkembangan ini juga
menjadi alasan menarik untuk datang langsung ke sana. Kamu tidak harus datang
hanya untuk liburan, tetapi bisa kerja ke Jepang, mendapatkan penghasilan
sekaligus merasakan berbagai keunikan Jepang, termasuk mencoba teknologi
transportasi baru seperti Robotaxi.
Kalau ingin mempersiapkan diri melalui jalur kerja yang terpercaya, kamu bisa mulai belajar di LPK Saitama dan mengikuti program IM Japan. Dengan kerja ke Jepang, suatu saat kamu bukan hanya bisa melihat perkembangan layanan Robotaxi di Jepang dari berita, tetapi merasakannya langsung di Tokyo.


