Pengalaman Kerja Magang di Jepang Pakai Sepeda, Apa Gak Capek Gowes Pulang Kerja?

Pengalaman kerja magang di Jepang pakai sepeda tidak seburuk yang kamu duga.
Kredit Gambar: Thirayuth Soonthonranan/Unsplash

Tahukah kamu bahwa magang di Jepang pakai sepeda sudah jadi pengetahuan umum? Banyak orang Indonesia yang kerja magang di Jepang membawa sepeda ke mana-mana. Sepeda ini memang disediakan oleh perusahaan tapi orang Indonesia sendiri tidak komplain soal fasilitas ini.

Mengapa orang magang di Jepang selalu dapat sepeda? Kok gak milih pakai fasilitas kendaraan umum daripada gowes? Bila penasaran soal pertanyaan ini, mari bahas di sini soal fasilitas sepeda untuk pekerja magang di Jepang berikut ini!

Alasan Pekerja Magang di Jepang Pakai Sepeda

Sebenarnya fasilitas sepeda saat magang di Jepang memang sudah menjadi hal umum di sana. Pekerja magang tidak akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan karyawan visa kerja di perusahaan. Pekerja magang masih pelatihan, jadi fasilitas sepeda terasa sudah pas.

Nah, pekerjaan yang menyerap tenaga kerja magang besar, biasanya bukan kerjaan kantor. Pekerja kantor bisa dapat fasilitas mobil ataupun motor. Namun, pekerjaan seperti pengolahan makanan, pengelasan dan manufaktur, jarang sekali mendapatkan fasilitas yang sama karena level kerjanya juga beda.

Pekerjaan magang biasanya padat karya, jika diberi fasilitas lebih, biaya fasilitas tersebut bisa bebani perusahaan. Jadi, jalan tengah untuk beri akses kendaraan ke karyawan tanpa biaya banyak membuat sepeda menjadi populer.

Sepeda sebenarnya sangat ideal untuk berkendara di Jepang. Apalagi saat lokasi tinggal dan kerja sangat dekat. Kamu bisa merasakan pengalaman unik berangkat kerja bersama naik sepeda untuk kerja sebagia pemagang di Jepang.

Berikut adalah contoh tenaga kerja Indonesia yang dapat fasilias sepeda dan berangkat kerja bersama-sama:

Pemandangan seperti ini sudah menjadi hal umum di Jepang. Segerombolan pengendara sepeda melewati jalan bersama menjadi salah satu pengalaman magang di Jepang yang unik.

Penggunaan sepeda di Jepang sebenarnya merambah tidak hanya ke pekerja magang, tapi juga masyarakat. Di beberapa daerah di Jepang, sepeda lebih mendominasi jalanan dibandingkan kendaraan mobil ataupun motor. Berikut adalah salah satu video contohnya:

Dalam video, kamu melihat tenaga kerja Indonesia di Jepang yang memperlihatkan lautan sepeda. Lokasi yang diperlihatkan adalah mall pusat perbelanjaan lho, tapi yang banyak malah sepeda. Bukan mobil ataupun motor, pengunjung mall tersebut lebih banyak naik sepeda ternyata!

Kelebihan dan Kekurangan Naik Sepeda di Jepang

Walaupun sudah menjadi hal umum, bukan berarti naik sepeda untuk pulang dan berangkat kerja tidak berat. Magang di Jepang pakai sepeda bisa terasa berat bagi yang belum terbiasa. Apalagi setelah bekerja berat dan harus pulang gowes jauh ke lokasi tempat tinggal.

Pada kesempatan ini, mari bahas perbandingkan kelebihan dan kekurangan naik sepeda di Jepang, terutama bagi peserta magang di sana!

Sisi Positif Naik Sepeda di Jepang

Jika melihat plus minus berkendara sepeda di Jepang, banyak yang lebih condong ke positif. Kamu lebih bebas berkendara di Jepang jika pakai sepeda. Kamu tidak akan banyak kena rambu seperti saat naik mobil dan motor.

Selain itu, kamu bisa ambil jalan pintas degan mudah dengan angkat sepeda. Berikut adalah contoh seorang wanita di Jepang yang ambil jalan pintas lewat taman dan sungai:

Dari segi biaya, naik sepeda di Jepang jelas lebih untung. Daripada bayar kendaraan umum, kamu bisa pergi ke banyak tempat di Jepang hanya dengan sepeda. Tidak perlu bayar dan terasa lebih bebas pastinya!

Sisi Negatif Naik Sepeda di Jepang

Dari sisi negatif, hanya ada beberapa yang paling terasa. Pertama adalah soal stamina. Bagi yang tidak biasa jalan kaki atau naik sepeda, berkendara dengan cara ini pasti berat. Namun, hal ini bisa dibiasakan dan kamu tidak akan terbebani jika sudah biasa naik sepeda dalam jangka panjang.

Sisi negatif lain adalah aturan bersepeda di Jepang yang bisa update setiap saat. Pembaharuan aturan sepeda lebih cepat dilakukan dibandingkan aturan kendaraan lain.

Baru-baru ini, Jepang bahkan membuat aturan baru soal sepeda listrik yang dipisahkan dengan aturan sepeda biasa. Kamu harus cek dan update aturan agar tidak kena tilang saat naik sepeda dengan aturan baru di sana!

Aturan Penting Naik Sepeda yang Wajib Kamu Tahu

Aturan sepeda yang berlaku di Jepang sebenarnya tidak terlalu banyak. Hanya saja, aturan ini mengikat dan tidak bisa diremehkan. Berkendara sepeda sembarangan di Jepang bisa kena tilang serius, jadi kamu harus taati dengan baik.

Salah satu aturan sepeda di Jepang yang penting adalah tidak boleh boncengan saat naik sepeda. Aturan ini sudah ada sejak lama tapi sekarang ditekankan lebih ketat. Selain itu, kamu tidak boleh pakai HP saat di atas sepeda juga. Jika ingin cari arah, pastikan berhenti dan buka HP saat posisi tidak berkendara di atas sepeda.

Aturan terakhir yang tidak kalah penting adalah bersepeda harus dahulukan pejalan kaki. Pejalan kaki adalah raja jalanan, jadi para pengendara sepeda harus mengalah layaknya pengendara mobil dan motor yang menghadapi pejalan kaki.

Selama paham itu semua, kamu bisa merasakan pengalaman magang di Jepang pakai sepeda yang seru. Jadi, gak usaha komplain dapat fasilitas sepeda saat magang. Dijamin tetap nyaman naik sepeda berangkat dan pulang kerja magang!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *