Wajib Tahu 5 Aturan di Tempat Umum Jepang, Jangan Sampai Buat Malu Indonesia!
![]() |
Pelajari aturan di tempat umum Jepang agar tidak lakukan pelanggaran, jaga nama baik Indonesia di sana! Kredit Gambar: /Unsplash |
Aturan di tempat umum Jepang jelas berbeda dengan Indonesia. Sayangnya, orang Indonesia yang ada di Jepang sering tidak perduli aturan ini. Hasilnya, sekarang jadi viral oknum-okunum WNI di Jepang yang sering buat masalah. Padahal, kalau mereka belajar aturan di Jepang, pemberitaan negatif ini bisa dihindari!
Banyak
orang Indonesia melanggar aturan tempat umum karena kondisi Jepang yang sepi.
Pikiran seperti “mumpung gak ada yang lihat”, terkadang jadi penyebab utama
pelanggaran tersebut dilakukan.
Bagi kamu
yang mau belajar soal aturan di tempat umum Jepang yang baik, ada 5 aturan yang
penting kamu ingat. Berikut adalah 5 aturan tersebut!
1. Perhatikan Cara Kamu Berpakaian Selama di Tempat Umum
Saat ada di
tempat umum Jepang, kamu tidak boleh mengenakan pakaian atau kostum yang tidak
sesuai. Contoh saja saat di taman umum, kamu mengenakan pakaian cosplay. Hal
ini dilarang karena aturan cosplay di Jepang harus minta izin dan hanya pada
area event tertentu.
Cosplay
bukan satu-satunya kostum yang dilarang di tempat umum. Seragam kerja saja bisa
jadi masalah! Kamu yang kerja konstruksi dan tempat umum dengan pakaian kerja
bisa dapat masalah juga dengan polisi. Walaupun seragam kerja itu formal,
mengenakannya di tempat umum tetap salah.
Orang
Indonesia sering melanggar aturan ini walaupun tidak sengaja. Di Indonesia
tidak terlalu ada aturan seputar pakaian yang tidak sesuai tempat. Selama masih
sopan dan tidak mengganggu orang lain, pakaian apa saja boleh digunakan di
Indonesia.
Setelah belajar
aturan Jepang, kamu makin sadar bahwa aspek aturan yang sesuai aturan sangat
penting di Jepang. Walaupun tempat umum bebas digunakan semua orang, pakaiannya
di tempat tersebtu tidak sebebas yang banyak orang bayangkan.
WNI yang tidak tahu aturan di tempat umum Jepang bisa kena
warning dari polisi jika salah kostum. Bayangkan sedang latihan silat di taman
bersama komunitas di taman Jepang. Walaupun terkesan tidak masalah, hal ini
salah karena tidak buat izin kegiatannya. Apalagi mengenakan seragam silat yang
menyalahi aturan kostum di taman tersebut!
2. Jangan Berkumpul dan Berkerumun di Tempat Umum
Aturan
selanjutnya adalah soal berkumpul dan berkerumunan. Mengangkat contoh latihan
silat di taman tadi menyalahi aturan ini juga. Jepang memandang orang yang
berkumpul di tempat umum tanpa izin dan acara jelas sebagai hal negatif.
Di Jepang
banyak kegiatan gang dan tawuran yang berawal dari berkumpul di tempat umum.
Gang motor di era 90an Jepang terkenal dengan tingkah laku ini. Maka dari itu,
Jepang melarang berkumpul dan berkerumum di tempat umum tanpa izin.
Bila ingin menggunakan
taman untuk latihan silat komunitas, pastikan minta izin pihak polisi ataupun
pengelola taman sebelumnya. Nanti pasti disediakan tempat khusus yang nyaman
dan tidak mengganggu orang Jepang lain di taman.
Masalah
WNI di Jepang yang sering terjadi akibat berkumpul biasanya terjadi di pinggir
jalan. Orang Indonesia kalau ngobrol dan hangout memang sering di trotoar
pinggir jalan ataupun depan toko konbini. Kebiasaan seperti ini dipandang
negatif di Jepang. Apalagi dilakukan oleh banyak orang lebih dari 4 orang.
Maka dari itu, pastikan kamu hindari berkumpul dan
berkerumun saat di Jepang. Bila mau ada acara hangout, coba lakukan di tempat
main seperti arcade, tempat karaoke, café ataupun tempat wisata. Jangan di
pinggir jalanan biasa!
3. Membuat Event Harus dengan Izin Terlebih Dahulu
Masih
berhubungan dengan event silat yang menjadi contoh tadi, kamu harus ingat ada
soal buat acara di tempat umum. Kamu minimal harus registrasi soal event ke
pihak berwenang di area kamu. Coba datang ke kantor polisi dan minta arahan
bagaimana meminta izin untuk pengadaan acara. Pasti kamu akan dibantu untuk
registrasi dan diberi arahan soal batasan acara yang bisa dilakukan.
Aturan di tempat umum Jepang ini masih jarang dianggap
serius oleh WNI. Banyak orang Indoensia yang adakan acara kumpul-kumpul besar
banyak orang tanpa sebelumnya memberi tahu pihak berwenang di sana. Tidak aneh
jika saat ada acara kumpul dan event orang Indonesia bisa didatangi polisi!
Event terakhir yang sebabkan masalah adalah bakar-bakar
untuk peringati hari kurban di Indonesia. Acara seperti ini menyebabkan asap
dan juga suara ramai. Acara seperti ini berpotensi menganggu warga dan bisa
kena denda banyak jika dilakukan tanpa izin.
4. Jangan Membuat Kegaduhan dan Keramaian
Orang
Indoensia secara tidak sadar sering langgar aturan ini. Walaupun di tempat
umum, tidak sebaiknya kamu bersuara keras sampai teriak-teriak. Pastikan jaga
volume berbicara dan hindari membuat ribut walaupun di lingkungan sepi.
Membuat
kegaduhan dan keramaian ada levelnya. Jika hanya tertawa keras karena bergurau
dengan teman di pinggir jalan, kamu tidak akan kena tilang. Hanya saja,
berkelakuan seperti ini pasti mendapat lirikan sinis dari orang Jepang yang
lihat kelakuan kamu.
Di sisi
lain, kamu bisa lakukan pelanggaran berat soal kegaduhan. Contoh saja main
kembang api di depan asrama kerja. Jika dilakukan tanpa izin dan memberi kabar
warga sekitar, kamu bisa didatangi polisi!
Pastikan
hindair pelanggaran ringan di Jepang bila memungkinkan. Walaupun
pelanggaran ini tidak akan membawa kamu ke penjara, orang Jepang pasti kesal.
Jangan sampai banyak orang kesal dengan WNI! Semakin kesal orang Jepang dengan
WNI, makin rusak image Indonesia yang bisa berujung penyusutan peluang kerja di
sana!
5. Hindari Mengganggu Pengguna Tempat Umum Lainnya
Syarat
utama lepas masalah di Jepang adalah berusaha mengganggu orang lain di Jepang.
Sayangnya perspektif ini kurang dimengerti oleh orang asing di Jepang.
Kebanyakan orang asing memiliki perspektif seperti negara asalnya, jadi kurang
paham apa yang mengganggu orang Jepang.
WNI saja
tidak akan masalah kalau di kereta ramai dan ngobrol. Namun, di Jepang hal ini
tergolong mengganggu. Makanya, walaupun tidak ada aturan resmi melarang
berbicara keras di kereta, orang Jepang tetap menjaga kondisi kereta sunyi.
Pastikan
kamu cek berbagai informasi seputar batasan dan aturan sosial di Jepang untuk
di hindari. Belajar juga berbagai kegiatan yang dipandang mengganggu oleh orang
Jepang. Jika tahu banyak informasi ini, kamu akan lebih aman tinggal di Jepang
nantinya.
Sekian bahasan soal aturan di tempat umum Jepang
yang mudah kamu praktekan. Selama tahu aturannya, kamu bisa berbaur dengan
orang Jepang dengan mudah. Jangan sampai kamu buat malu Indonesia selama ada di
Jepang!