Gak Nyangka Sushi Konbini Jepang Lebih Laku di Wistawan, Kenapa Gak Pilih yang di Restoran Ya?
![]() |
| Sushi konbini Jepang ternyata lebih laku dari yang di restoran, kenapa begitu? Kredit Gambar: /Unsplash |
Para wistawan asing ternyata suka sushi konbini Jepang dibandingkan yang dari restoran. Lah, kok bisa? Bukanya sushi konbini Jepang itu kurang fresh dibandingkan sushi yang dibuat langsung dari restoran. Mengapa bisa lebih laku ya?
Bukti Wisatawan Lebih Suka Sushi Konbini di Jepang
Kamu pasti
gak percaya kalau dibilang orang asing lebih suka sushi dari konbini daripada
restoran di Jepang. Namun, berdasarkan survey yang dilakukan perusahaan Detsu
menunjukan data mengejutkan.
Survey dari
Detsu ini awalnya diambil untuk melihat apa yang membuat wisatawan asing ingin
kembali ke Jepang. Nah, berdasarkan survey, 32,9% menjawab karena konbini
Jepang yang menarik. Nah, dari orang yang jawab konbini inilah, hasil data
pembelian sushi didapatkan.
Ternyata
orang yang menjawab pernah beli sushi konbini dan ingin beli lagi jika ke
Jepang ada 46,9% dari jumlah nara sumber. Dapat disimpulkan bahwa orang-orang
asing memang suka layanan konbini dan sushi yang disediakan di situ!
Alasan Wisatawan Asing Suka Sushi Konbini
Ternyata
ada alasan tersendiri mengapa banyak wisatawan asing memilih beli sushi konbini Jepang daripada makan sushi di
restoran Jepang. Alasan pertama adalah praktis.
Beli sushi di
konbini memang lebih cepat. Cukup ambil box sushi dari konbini, bayar di kasir
lalu bawa pulang untuk di makan. Tidak perlu harus masuk ke restoran, pesan dan
menunggu pesanan datang.
Walaupun restoran
sushi Jepang ada yang cepat pelayanannya, seperti restoran gaya Kaitenzushi,
konbini tetap lebih praktis. Di Kaitenzush, piring-piring sushi bergeraksendiri di track yang langsung datang ke meja pemesan. Layanan ini praktis tapi
tetap harus tunggu sushi pesanan kamu lewat. Dibandingkan proses tunggu sushi
pesanan fresh, sushi dari konbini tinggal ambil beli dan makan.
Alasan kedua adalah
soal harga. Ternyata jajan sushi murah di Jepang memang paling pas di konbini.
Harganya cukup terjangkau dibandingkan beli sushi di restoran. Selain itu,
sushi konbini bisa dapat diskon pada waktu-waktu tertentu. Kamu bisa beli sushi
murah kalau beli sore atau malam hari di konbini.
Alasan terakhir
adalah cita rasanya. Walaupun tidak dibuat dengan bahan kualitas tinggi ataupun
fresh seperti kualitas restoran, cita rasa sushi konbini tetap enak. Banyak
wisatawan asing yang puas bisa dapatkan cita rasa sushi konbini dengan harga
miring serta praktis pembeliannya!
Popularitas Sushi Konbini Jepang Mendorong Lowongan Kerja
Saat
pembelian sushi konbini naik, produsen makanan siap saji merespon dengan
meningkatkan kapasitas produksi agar rak konbini tidak pernah kosong, apalagi pada
musim wisatawan di Jepang.
Hal ini
hasilkan konsekuensi menarik. Produksi yang makin besar mendorong kebutuhan
tenaga kerja di pabrik pengolahan makanan ikut meroket. Perusahaan konbini
maupun supplier makanan sekarang berlomba-lomba buka lowongan baru. Bisa
dibilang, sushi kecil seharga 300 yen itu ternyata jadi salah satu penyebab
ribuan kursi pekerjaan baru terbuka di Jepang.
Masalahnya,
orang Jepang tidak banyak yang mau kerja di sektor ini. Nah, di sinilah
kesempatan terbuka buat tenaga kerja asing. Pekerja dari Indonesia punya
peluang besar, karena bidang pengolahan makanan memang jadi salah satu jalur
populer buat masuk ke Jepang. Baik kerja magang atau jalur visa keterampilan
khusus, kesempatannya sama-sama terbuka.
Jadi, siapa
sangka? Popularitas sushi konbini ternyata bisa jadi pintu rezeki bagi orang
Indonesia yang ingin kerja di Negeri Sakura. Dibandingkan lowongan pengolahan
makanan lain yang non-halal (mengolah makanan dengan daging B2), kerja bikin
sushi jelas lebih aman.
Jadi, kamu tertarikah kamu kerja di pengolahan makanan sushi siap makan? Mari manfaatkan popularitas sushi konbini Jepang ini menjadi kesempatan kerja tersendiri!


