Video Gunung Fuji Meletus Buatan AI Digunakan Pemerintah Jepang Sebagai Peringatan, Saatnya Waspada!
![]() |
| Akibat video Gunung Fuji meletus buatan AI, orang Jepang lebih waspada soal kondisi gunung ini! Kredit Gambar: /Unsplash |
Beberapa waktu lalu ada video Gunung Fuji meletus buatan AI yang sempat dapat sorotan dari netizen. Ternyata video ini adalah buatan pemerintah Jepang. Mengapa pemerintah Jepang sampai buat video seperti ini? Bukanya hal ini malah menyebar panik? Yuk, bahas jawabannya di sini!
Hubungan Video Viral Gunung Fuji Meletus dengan Niatan
Pemerintah Jepang
Sebuah akun di media sosial membagikan video Gunung Fuji
meletus berdurasi 30 detik yang menunjukkan asap tebal dan lava mengalir dari
puncak. Dalam hitungan jam, video itu disebar jutaan kali. Banyak yang percaya
itu kejadian nyata, padahal hanya hasil olahan AI.
Berikut adalah video YouTube yang menunjukan footage
tersebut dalam format bahasa Inggris:
Semua orang pernah bayangkan kalau Gunung Fuji meletus.
Dulu, gunung terkenal Jepang ini memang sempat meletus kuat. Namun, kejadian
tersebut adalah 300an tahun yang lalu. Saat ada video yang menunjukan apa yang
dibayangkan menjadi visual nyata, banyak orang Jepang akhirnya terpengaruh.
Netizen Jepang setelah video Gunung Fuji meletus yang AI
tadi dilaporkan banyak media dan disebarkan oleh pengguna internet lain.
Melihat secara visua ledakan dahsyat gunung ikonik Jepang sangat beda
sensasinya dengan membayangkan di dalam pikiran.
Video dengan visual menakutkan ini memang sengaja disebar
oleh pemerintah ternyata. Pemerintah Jepang membuat video AI letusan Gunung
Fuji sebagai simulasi sekaligus ajakan waspada.
Gunung Fuji memiliki ketinggian 3.776 meter ini memang sudah
lama tenang. Terakhir kali meletus gunung ini meletus adalah tahun 1707, atau
lebih dari 300 tahun lalu. Namun, bencana gunung meletus bisa tiba-tiba muncul.
Menurut Badan Meteorologi Jepang, kemungkinan erupsi besar
di masa depan selalu ada, meski peluangnya tidak bisa diprediksi dengan pasti.
Tanpa kesiagaan, orang akan mudah panik jika kejadian Gunung Fuji meletus
terjadi. Akhirnya, video AI dibuat oleh pemerintah untuk meningkatkan
kewaspadaan masyarakat luas.
Niatan pemerintah ini sepertinya berhasil karena reaksi
masyarakat Jepang sesuai prediksi! Video AI Gunung Fuji memunculkan kepanikan
singkat pada masyarakat di area Prefektur Shizuoka dan Yamanashi. Para lansia
yang tidak begitu tahu soal video AI mengira cuplikan tersebut nyata dan sempat
takut.
Untungnya, banyak anak muda yang beri penjelasan dan
meluruskan informasi seputar video AI tersebut. Hasilnya, kepanikan tidak
menyebar tapi pikiran masyarakat jadi terpacu akan kemungkinan Gunung Fuji meletus.
Selain menyebarkan kewaspadaan dan info prediksi letusan
Gunung Fuji, video ini menimbulkan kesadaran lain soal hoax dan video palsu.
Akibat teknologi AI dan Deepfake, tidak semua video di internet dapat
dipercaya. Sepertinya banyak pembicaraan ikut terangkat seputar ini, apalagi
dengan bahasa bencana.
Bayangkan jika ada bencana sungguhan tapi video seputarnya
adalah AI dan rekayasa belaka untuk
sebarkan kepanikan. Apakah kamu bisa menanggapi bencana dengan baik dengan
informasi palsu menyebar?
Pemerintah Jepang Mengharapkan Masyarakat Belajar dari
Video Ini
Setelah berhasil menyebarkan dan mendapat respon dari video
Gunung Fuji Meletus, pemerintah Jepang langsung follow up dengan PSA penting.
Mereka memberikan arahal bahwa setiap orang hendaknya memiliki bayangan saat
bencana terjadi. Tidak hanya soal Gunung Fuji meletus, tapi juga berbagai
bencana lain.
Saat memiliki bayangan bencana, masyarakat dapat berfikir
rute mengungsi dan persiapan apa saja yang harus dilakukan. Proses siaga
bencana di Jepang harus dimulai dari mindset berfikir akan berbagai
kemungkinan. Jika sudah pesiapan dari jauh-jauh hari, proses evakuasi dan
pengamanan saat bencana terjadi akan lebih mudah dilakukan.
Pemerintah juga memberikan arahan untuk mendapatkan
informasi dari sumber yang terpercaya. Mempercayai info dari sosial media
memang baik untuk update situasi. Namun, jangan percaya akun sembarangan. Lebih
baik perhatikan akun yang memiliki afiliasi dengan pemerintah ataupun badan
jurnalistik di Jepang.
Di era AI dan rekayasa video saat ini, percaya pada akun
yang tidak jelas hanya akan membuat kebingungan dan teror. Saat ingin selamat
dapat informasi terbaru tapi kena hoax tentu bahaya efeknya. Makanya, hati-hati
cari informasi di tengah bencana!
Pelajaran Buat Netizen di Indonesia dan Bagi yang Akan ke
Jepang?
Kasus penyebaran video Gunung Fuji meletus ini jadi
pengingat bahwa teknologi bisa memicu kepanikan jika tidak dikelola dengan
baik. Indonesia punya banyak gunung berapi aktif, dari Merapi hingga Semeru.
Apa jadinya kalau suatu saat ada deepfake dan video AI yang arahan tidak benar
seputar bencana gunung tersebut? Bisa kacau kalau masyarakat tidak punya
literasi digital yang kuat.
Selain itu, kamu yang akan berangkat kerja ke Jepang harus
paham soal mengamankan diri di Jepang. Aturan menyelamatkan diri di negara sana
sangat berbeda dengan Indonesia. Jangan sampai kamu buat gaduh saat
menyelamatkan diri. Melakukan evakuasi di Jepang selalu ada alur dan rute yang
sudah ditentukan. Coba belajar banyak soal ini agar kamu bisa aman saat alami
bencana besar di sana!
Semoga informasi seputar video Gunung Fuji meletus ini menjadi pengingat bagi masyarkat Jepang dan Indonesia akan pentingnya waspada bencana. Kondisi Jepang dan Indonesia mirip soal gunung berapi. Jika tidak selalu waspada, bencana gunung meletus bisa makan lebih banyak korban…


