Gak Nyangka Trend Kencing Duduk Pria Jepang Makin Populer, Apa Penyebabnya?
| Trending kencing duduk pria Jepang dipengaruhi faktor kebersihan dan kenyamanan pakai toilet di sana. Kredit Gambar: Wikipedia |
Apakah kamu tahu kalau tren kencing duduk pria Jepang mulai menggeser kebiasaan kencing berdiri? Meski selama ini kebiasaan buang air kecil sambil berdiri sudah ada sejak dulu, mulai beberapa tahun terakhir, kebiasaan ini mulai bergeser. Sekarang katanya lebih banyak pria Jepang memilih posisi duduk untuk kencing.
Menurut survei dari Japan Continence Society,
lebih dari 56% pria Jepang sekarang memilih buang air kecil sambil duduk di
toilet rumah. Bahkan di kalangan pria usia 20–30-an, persentasenya mencapai
lebih dari 65%. Hal ini menandakan perubahan signifikan dalam kebiasaan orang
Jepang yang selama bertahun-tahun cenderung memilih cara berdiri.
Mengapa kebiasaan
orang Jepang soal buang air kecil berubah? Apakah ada faktor yang signifikan?
Ternyata, banyak pria
Jepang menjawab faktor utamanya adalah kebersihan. Di Jepang, kamu menggunakan
toilet canggih dengan sensor dan banyak tombol. Saat kencing berdiri di toilet
tersebut, posisi berdiri sering menyebabkan kecelakaan.
Contoh saja saat
kencing berdiri bisa sebabkan cipratan air ke area tombol dan lantai. Hal ini
menyebabkan pria Jepang harus selalu bersih-bersih setelah kencing. Bayangkan
mau tekan tombol di sisi toilet, tapi sudah kena bekas kencing, pasti berasa
jorok.
Kondisi ini juga
berpengaruh saat kamu sudah berkeluarga. Toliet duduk yang canggih di Jepang
digunakan oleh anggota keluarga lain. Kalau kena cipratan air kencing, pasti
banyak yang protes juga karena dianggap jorok dan tidak sopan!
Faktor lainnya adalah desain toilet duduk di Jepang yang sudah modern dan nyaman. Toilet
model “washlet” (toilet duduk canggih khas Jepang) bahkan dilengkapi
penghangat, sensor air, hingga pengering otomatis. Kalau banyak fitur seperti ini, mengapa tidak
duduk dan menikmatinya?
Bayangkan pada musim
dingin ingin buang air. Fitur penghangat pada tempat duduk, bisa membuat kamu
lebih nyaman daripada para pria Jepang harus berdiri. Kecuali di kamu hanya punya toilet jelek di Jepang, pasti lebih memilih berdiri.
Pada beberapa kasus kesehatan, kencing duduk juga lebih baik bagi pria yang memiliki masalah kecing. Video pendapatan profesor bidang medis dari Jepang ini, bisa jadi referensi.
Katanya, kencing duduk bisa bantu orang yang alami pembengkakan prostat dan memiliki ganguan kencing lainnya.
Walauapun trend ini
mulai mendominasi, perubahan belum sepenuhnya terjadi pada penggunaan toilet di
luar lingkup rumah. Kamu bisa cek toilet umum dan tempat kerja, pasti banyak
pria Jepang masih pakai posisi kencing beridri. Masalahnya, kalau di luar rumah
ada tempat khusus kencing yang lebih efisien tidak mengantri. Kalau di rumah
sendiri, toilet model washlet lebih tersedia dan nyaman digunakan untuk duduk.
Bisa disimpulkan
bahwa, tren kencing berdiri pria Jepang kini mulai memudar, terutama di rumah sendiri. Bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga berkaitan dengan budaya
kebersihan dan teknologi toilet yang semakin maju. Kebiasaan orang Jepang yang lama dianut saja
sudah berubah, apakah kamu mau mengikutinya?
Diskusi soal hal
seperti ini memang aneh rasanya, tapi orang Jepang banyak kok yang bahas. Orang
Jepang ternyata terbuka dengan bahasan kamar mandi seperti ini. Kalau kamu
kerja di Jepang, jangan malu bahas hal-hal seperti ini juga. Siapa tahu, kamu dapat
teman obrolan seru di sana!

