Kok Beda Banget Tata Cara Aisatsu dan Ojigi yang Diajarkan LPK Sama yang Dipakai Orang Jepang?
![]() |
| Ternyata tata cara Aisatsu dan Ojigi yang diajarkan di LPK bisa luntur kalau udah di Jepang. Kredit Gambar: Wikipedia |
Namun, dalam proses
belajar, kamu akan menemukan berbagai hal yang sangat berbeda dengan situasi
nyata belajar salam di Jepang. Hal ini
bahkan sampai dibuat parodi oleh netizen menjadi bahan posting. Nih, contohnya:
Bisa dilihat bahwa belajar
salam di Jepang dari LPK kaku dan formal. Namun, saat sudah di Jepang agak
lama, salam-salamnya jadi non-formal karena meniru para warga lokal di sana.
Pada nyatanya, para orang Jepang jarang sekali gunakan gaya salam formal
seperti yang diajarkan di LPK. Berarti ilmunya gak kepakai dong?
Bukan begitu! Kamu jangan salah paham kalau ini gak kepakai. Gaya aisatsu seperti orang Jepang itu ada levelnya. Nih contoh video hiburan yang menggambarkan level salam yang dilakukan dalam dunia kerja di Jepang:
Bisa terlihat di
video ini, tata cara aisatsu yang formal memang dibutuhkan terutama untuk pihak
berpangkat tinggi. Dalam dunia kerja Jepang, menunjukan hormat yang sesuai
dengan level pangkat sangat penting. Kalau ketemu teman kerja atau bos yang
dekat, salam kasual saja tidak masalah. Namun, saat bertemu CEO atau pemilik
perusahaan, wajib salam dengan gaya formal seperti yang diajarkan di LPK.
Jadi gimana menurut kamu? Apakah ingin meniru tata cara aisatsu dan ojigi seperti orang Jepang? Kalau mau, harus pelajari semua gaya-nya seperti sapaan non-formal ke teman sampai sapaan formal untuk atasan kerja!


