Gak Nyangkan Ada Hubungan Beskap dan Gakuran Jepang, Dua Budaya Fashion Beda Negara Ada Sejarah Miripnya!

Apakah hubungan beskap dan gakuran Jepang itu dekat? Soalnya tampilannya mirip lho!
Kredit Gambar: Edit dari Wikipedia dan GriyaPaesintan

Pada 14 Desember lalu, ada postingan yang komentar kalau tampilan beskap dan gakuran Jepang tuh miri. Nah, dari sini, bahasan hubungan beskap dan gakuran Jepang jadi diskusi di X.com.

Berikut postingan langsungnya yang bisa kamu cek dari akun @NGE064 di X.com:

Penjelasan Apa Itu Beskap dan Gakuran Jepang

Di antara kamu mungkin ada yang belum tahu apa itu beskap ataupun gakuran Jepang. Secara sederhana, Beskap adalah pakaian adat yang berasal dari Yogyakarta dan pengaruhnya menyebar di Jawa Tengah.

Tampilannya berupa pakaian tertutup rapat, berkerah tinggi, dan berlengan panjang, biasanya dipadukan dengan kain batik, bukan celana.

Sedangkan gakuran adalah seragam sekolah pria Jepang yang sangat ikonik, sering muncul di anime dan drama. Ciri khasnya adalah atasan hitam dengan kerah tinggi (tsume-eri) yang terinspirasi dari seragam militer Barat.

Saat dibandingkan berdampingan, tampilannya terasa “uncanny” karena terlihat beda budaya, tapi vibe-nya mirip banget.

Penjelasan Sejarahnya di X.Com

Dari sekedar pamer fashion di sosmed tadi, obrolan soal sejarah beskap langsung digali netizen. Kamu bisa saksikan banyak ahli sejarah mengutarakan teori. Salah satu penjelasan yang dalam diutarakan oleh user akun @icedbobacat di X.com.

Akun @icedbobacat menjelaskan dalam bahasa Inggris soal pengaruh pakaian Jepang hingga menjadi baju formal yang berupa beskap. Berikut adalah postingan penjelasan tersebut:

Kalau kamu tertarik, bisa klik link postingan tersebut untuk cek Thread penjelasannya! Di dalamnya, terbuka kalau ada benang merah yang hubungkan dua gaya fashion ini. Penyambungnya adalah pengaruh gaya pakaian Barat.

Thread tadi menekankan bahwa Indonesia dan Jepang sama-sama punya hubungan sejarah kuat dengan budaya Barat melalui interaksi dengan Belanda.

Di Jawa, beskap berkembang dari adaptasi jas Belanda oleh bangsawan lokal pada abad ke-19, lalu dipadukan dengan identitas Jawa.

Di Jepang, Belanda adalah satu-satunya negara Barat yang boleh berdagang selama era Edo. Dari sinilah masuk pengaruh Barat, termasuk gaya militer, yang kelak memengaruhi desain gakuran di era Meiji. Bisa dibilang, banyak sejarah baju Jepang terpengaruh budaya barat di era ini!

Bahkan secara bahasa, istilah “beskap” ditelusuri berasal dari kata Belanda beschaafd (artinya beradab/civilized), sementara kata “ran” pada gakuran berhubungan dengan cara Jepang menyebut hal-hal Barat yang tentunya terkait dengan Belanda.

Nah, akar yang sama menghasilkan evolusi yang berbeda. Beskap tetap dipertahankan tampilan tradisionalnya. Sedangakn Gakuran di Jepang yang dipakai era modern ini sudah berevolusi.

Tadinya yang jadi pakain gaya militer, menjadi gaya lebih trendi untuk seragam sekolah. Dari konsep dan tampilannya akhirnya menjadi cabang yang kontras satu sama lain. Sedangkan asal muasalnya tetap sama yaitu gaya baju Barat.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru