Apa Itu Seijin no Hi Jepang? Tradisi Kedewasaan yang Kini Dirayakan dengan Cara Tak Biasa
![]() |
| Perayaan tradisi kedewasaan di Jepang yang dilakukan dengan cara unik |
Kredit Gambar : @gainjintacle/X.com
Apa itu Seijin no Hi Jepang adalah pertanyaan yang
sering muncul setiap awal tahun, terutama saat media sosial dipenuhi foto
kimono, upacara resmi, hingga aksi perayaan yang tak biasa. Seijin no Hi bukan
hanya tradisi lama, tetapi kini juga menjadi cermin perubahan gaya hidup
generasi muda Jepang.
Apa Itu Seijin no Hi Jepang dan Maknanya
Apa itu Seijin no Hi Jepang? Seijin no Hi atau Coming
of Age Day adalah hari libur nasional di Jepang yang diperingati setiap
Senin kedua bulan Januari. Perayaan ini ditujukan untuk anak muda yang memasuki
usia dewasa dan diakui secara sosial oleh negara. Secara tradisional,
pemerintah daerah menggelar Seijin Shiki, upacara resmi yang dihadiri peserta
dengan pakaian formal seperti kimono furisode. Makna Seijin no Hi
sendiri adalah pengakuan atas tanggung jawab baru sebagai orang dewasa siap
Perayaan Kedewasaan Jepang yang Tak Biasa dan Viral
茨城の成人式えぐいwwwwwww
— 🤣 (@Japan_lol_w) January 15, 2026
pic.twitter.com/CC3yhcQbo4
Di era media sosial, perayaan kedewasaan Jepang tidak
selalu identik dengan upacara formal. Salah satu yang ramai dibahas adalah
video kendaraan yang dimodifikasi ekstrem motor dan mobil dengan desain
mencolok yang digunakan peserta Seijin no Hi sebagai simbol ekspresi diri.
Recordando una publicación correspondiente al "Seijin no Hi" (Día de la Mayoría de Edad) que se volvió viral el año pasado: así lo celebró esta usuaria japonesa ataviada con su kimono "furisode". 🏂 #Japón #成人の日 pic.twitter.com/hn9YeqgOD4
— Gaijintacle | Retazos de Japón (@gaijintacle) January 13, 2025
Selain itu, muncul pula video seorang perempuan yang
merayakan Seijin no Hi dengan bermain snowboard, memperlihatkan bahwa momen
kedewasaan bisa dirayakan sesuai passion pribadi. Aksi-aksi ini menuai
perhatian warganet Jepang maupun internasional karena sangat kontras dengan
citra Seijin Shiki yang kaku dan formal.
Tradisi Lama, Gaya Baru, dan Peluang ke Jepang
Fenomena ini menunjukkan bahwa makna Seijin no Hi
terus berkembang. Tradisi tetap dijalankan, tetapi generasi muda Jepang juga
diberi ruang untuk mengekspresikan diri dengan cara modern dan unik.
Bagi banyak orang asing, termasuk dari Indonesia,
Seijin no Hi menjadi gambaran nyata kehidupan anak muda Jepang bagaimana
budaya, tanggung jawab, dan kebebasan berjalan beriringan. Inilah yang membuat
Jepang menarik bukan hanya untuk dikunjungi, tetapi juga untuk belajar,
bekerja, dan magang langsung di sana.
Sekarang kamu bisa mengikuti program magang ke Jepang
melalui LPK resmi dan terstruktur. Program ini
membantumu memahami budaya kerja, kehidupan sehari-hari, dan peluang karier di
Jepang sejak usia muda.


