Bukan Manusia! Kucing Kepala Stasiun Jepang Kembali Diangkat di Wakayama
![]() |
| Pelantikan Kucing sebagai Kepala Stasiun di Wakayama Electric Railway’s jalur Kishigawa Line |
Kredit Gambar : @mrjeffu/X.com
Fenomena Kucing sebagai Kepala
Stasiun Jepang kembali menjadi sorotan global setelah sebuah stasiun kereta di
Jepang menunjuk seekor kucing sebagai kepala stasiun di jalur
Wakayama Electric Railway Kishigawa Line. Tradisi unik ini terus berlanjut
dan menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata serta daya tarik lokal
dalam Tradisi Kereta Jepang yang sudah berlangsung hampir dua dekade terakhir.
Kucing Calico “Rokutama” Mengambil Alih Tugas Baru
Japan has a new stationmaster cat. The Wakayama Electric Railway Kishigawa Line is famous for its feline stationmasters. A new cat, Rokutama, has been appointed trainee stationmaster of 2 stations.
— Jeffrey J. Hall 🇯🇵🇺🇸 (@mrjeffu) January 7, 2026
Other cats received promotions. This is serious stuff. pic.twitter.com/h7m7jRdAWY
Pada 7 Januari 2026, sebuah kucing calico bernama Rokutama
resmi dilantik sebagai Kucing Kepala Stasiun Jepang ke-3 di Wakayama Electric
Railway’s jalur Kishigawa Line, tepatnya di Stasiun Kishi. Upacara
peresmian dilakukan di depan bangunan stasiun dengan antusiasme dari pengunjung
lokal maupun turis. Rokutama menggantikan pendahulunya, Nitama, yang
juga seekor kucing calico dan telah diangkat sebagai kepala stasiun kehormatan
setelah wafat pada November tahun lalu.
Dalam momen itu,
gubernur, direktur kereta api, dan manajer stasiun menggendong
kucing-kucing itu dengan lembut dan hati-hati. Selain pengangkatan Rokutama,
perusahaan juga memperkenalkan kucing lain sebagai apprentice atau
pelatih baru.
Dari Tama Hingga Rokutama, Tradisi yang Menginspirasi
Tradisi menunjuk kucing sebagai stationmaster
di jalur Wakayama Electric Railway dimulai pada tahun 2007 ketika seekor kucing
bernama Tama menjadi Kucing Kepala Stasiun Jepang pertama di Stasiun
Kishi. Langkah itu terbukti efektif menarik wisatawan dari Jepang dan
mancanegara, serta membantu jalur kereta tersebut bertahan secara finansial
saat menghadapi tantangan ekonomi. Sejak
saat itu, Tradisi Kereta Jepang ini menjadi fenomena budaya populer dengan
banyak operator kereta lokal lainnya di Jepang mengikuti jejak Wakayama, bahkan
tidak hanya terbatas pada kucing tetapi juga hewan lain. Bagi banyak penggemar,
Kucing Kepala Stasiun Jepang seperti Rokutama bukan sekadar maskot, tetapi juga
simbol kebanggaan komunitas lokal serta daya tarik wisata yang unik.
Keberadaan Kucing sebagai Kepala
Stasiun Jepang di Wakayama Electric Railway kini menjadi daya tarik tersendiri
bagi para pelancong yang ingin merasakan pengalaman unik Tokyo dan sekitarnya.
Tradisi ini semakin memperkaya Tradisi Kereta Jepang yang dikenal dengan
berbagai keunikan dan layanan pelanggan yang kreatif. Jika kamu tertarik tidak
hanya mengenal Jepang dari cerita, tapi juga mengalami langsung kehidupan dan
dunia kerja di Jepang, kini saatnya melangkah lebih jauh. LPK Saitama
membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengikuti program magang
ke Jepang melalui jalur IM Japan yang sudah pasti resmi dan terpercaya.

.png)
