4 Tantangan Ikut Program IM Japan yang Paling Banyak Buat Peserta Magang Gugur!

Tampilan siswa LPK Saitama menghadapi tantangan ikut program IM Japan dengan latihan rutin.
Kredit Gambar: Tim Dokumentasi LPK Saitama

Banyak orang sudah tahu kalau tantangan ikut program IM Japan dari jalur magang lain ke Jepang. Standar tinggi dari IM Japan tinggi karena mereka hanya mencari peserta magang terbaik dan ingin pastikan lulusan program ini tahan banting di Jepang.

Nah, bagi kamu yang penasaran seberapa sulit tantangan di IM Japan, artikel ini akan jelaskan 4 diantaranya yang paling menonjol. Semua tantangan ikut program IM Japan ini sudah banyak buat peserta magang gugur lho!

Tantangan Standar Tes Fisik  IM Japan yang Cukup Tinggi

Pertama adalah tes fisik seleksi IM Japan. Tes fisik ini terdiri dari lari, sit up dan push up. Hal ini dilakukan untuk mengukur ketahanan kamu untuk bisa kerja di Jepang.

Tes fisik bukan sekadar formalitas. Banyak peserta yang sebenarnya punya kemampuan akademik baik, tetapi gagal karena kurang persiapan fisik. Nah, masalahnya mencapai standar IM Japan tuh gak mudah, apalagi lari-nya!

Makanya, banyak yang gagal waktu seleksi ini. Kalau gak rutin dan disiplin latihan fisik lari, sit up, push up, kamu juga bakal kesulitan lolos seleksi IM Japan!

Tantangan Syarat Fisik IM Japan Sangat Ketat

Tantangan ikut program IM Japan yang kedua adalah standar syarat fisik. Hal ini berubungan dengan kondisi tubuh, tinggi badan, berat badan, mata sehat dan masih banyak lagi.

Syarat fisik IM Japan memang ketat. Apalagi kalau sudah sampai tahapan MCU (Medical Check Up), makanya banyak yang gagal di sini.

Biar gak gagal, kamu harus mau rawat diri dan melakukan perbaikan tubuh. Kalau mata minus, ya di operasi lasik dulu. Kalau punya tulang punggung tidak lurus, lakukan terapi bone set. Untuk yang punya keloid, dirawat dulu hingga kempes dan pudar.

Kalau tidak mau rawat tubuh hingga fit sesuai syarat, kamu gak akan bisa lanjut ikut program IM Japan!

Tantangan Mental Berproses di IM Japan

Selain fisik, mental juga menjadi tantangan besar di IM Japan. Proses seleksi dan pelatihan seringkali panjang dan menuntut kedisiplinan tinggi. Tidak sedikit peserta yang menyerah karena merasa tekanan terlalu berat.

Tantangan ikut program IM Japan seringkali datang dari rutinitas latihan yang ketat, aturan yang tegas, serta target yang harus dicapai saat ikuti Pelatda dan Pelatnas. Di sinilah mental kuat dan motivasi yang jelas sangat dibutuhkan.

Walaupun ada tantangan tersendiri dari sisi mental, hal ini akan membuat kamu lebih kuat saat di Jepang. Sayangnya, tidak semua peserta magang IM Japan mampu kuatkan mental hingga gugur di saat proses pelatihan.

Tantangan Menjaga Kondisi Tubuh

Banyak orang tantangan di IM Japan hanya berat di seleksi awal. Padahal, menjaga kondisi tubuh tetap sehat juga berat. Di proses IM Japan, kamu bakal dilaltih fisik, mental dan juga diberi materi belajar mandiri. Kalau gak bisa menjaga kesehatan sambil menjalani semua ini, tubuh bisa langsung down!

Tantangan ikut program IM Japan tidak berhenti di satu tahap saja. Peserta harus konsisten menjaga pola makan, istirahat cukup, dan tetap berlatih secara rutin agar tetap fit sampai akhir proses. Ini semua biar kamu gak gagal tahapan MCU IM Japan!

Jangan sampai kamu lancar dari proses seleksi, Pelatda dan Pelatnas, tapi gagal di MCU akhir sebelum berangkat ke Jepang! Kebanyakan yang gagal pada tahapan ini punya indikasi masalah tubuh ringan akibat kurang istirahat dan tidak dikontrol makannya!

Mengikuti program IM Japan memang bukan hal yang mudah. Namun, reward-nya sangat membanggakan kalau bisa ke Jepang ikut jalur ini! Contoh saja, biaya murah, tunjangan uang saku dan modal usaha, sampai perlindungan di Jepang sudah pasti. Makanya, hadapi tantangan ikut program IM Japan dengan persiapan baik agar lancar dari awal sampai akhir!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru