Pastikan Memilih Jalur Kerja Jepang yang Tepat Buat Kamu, Serem Kalau Salah Pilih!
![]() |
| Memilih jalur kerja Jepang yang tepat akan perlu pertimbangan karena pilihannya ada banyak. Kredit Gambar: Romain Guy/Flickr |
Memilih jalur kerja Jepang itu ibarat milih jalan hidup versi internasional. Kelihatannya sama-sama berangkat kerja ke Jepang, tapi kenyataannya setiap jalur punya tantangan, tekanan, dan masa depan yang sangat berbeda.
Banyak orang berangkat dengan semangat tinggi, tapi pulang
lebih cepat dari rencana. Bukan karena malas, tapi karena salah pilih jalur
kerja Jepang sejak awal.
Bayangkan kalau kamu orangnya lebih cocok kerja kantoran,
tapi malah masuk pabrik berat. Kasus lain seperti ada yang mentalnya belum siap
kerja Jepang, tapi langsung di pasang jadi orang profesional waktu diterima di
Jepang. Gak cocok bukan?
Makanya, sebelum tergiur gaji Yen dan astetik foto hidup di
Tokyo, penting banget memahami jalur yang akan kamu ambil.
Aneka Jalur Kerja Jepang
![]() |
| Seperti banyak jalan di Jepang, jalur kerja Jepang juga sama banyaknya! Kredit Gambar: Francois Flibotte/Flickr |
Jepang membuka banyak pintu buat tenaga asing. Tapi tiap
pintu punya kunci yang berbeda. Ingin tahu apa saja? Berikut penjelasannya!
Jalur SO
Contoh yang paling banyak di Indonesia adalah jalur SO.
Istilah jalur SO ditujukan untuk pihak swasta yang mengirim tenaga terampil
untuk isi lapangan kerja tertentu. Contoh lapangan kerjanya seperti job
manufaktur, perhotelan, pertanian, sampai caregiver.
Jalur Pemerintah
Lalu ada kerja ke Jepang jalur pemerintah yang sistemnya
resmi antarnegara. Prosesnya ketat, tapi dikenal aman dan terstruktur. Contoh
aja jalur IM Japan dan program G-to-G dari BP2MI untuk penyaluran kaigo.
Jalur TG
Jalur TG (Tokutei Ginou) sering jadi lanjutan setelah
magang. Cocok buat yang sudah punya pengalaman kerja di Jepang dan mau naik
level skill. Biasanya untuk berangkat kamu perlu syarat SSW (Specified Skilled
Worker) dan level bahasan Jepang yang terbukti secara sertifikat.
Jalur Magang
Kalau cari yang syarat ringan tentu jalur magang ke Jepang.
Jalur ini jadi pintu masuk favorit pemula karena tidak menuntut skill tinggi di
awal, tapi fisik dan mental harus siap. Jalur magang lebih ditujukan untuk
melatih pekerja asing di Jepang. Jadi, gaji biasanya lebih rendah dari TG, tapi
syaratnya gak ribet.
Kamu yang baru lulusan SMA atau SMK bisa coba jalur magang
ini. Nanti kalau sudah selesai ikut program magang yang sekitar 3 tahun, kamu
berkesempatan masuk jalur TG.
Jalur Engineering
Untuk lulusan teknik atau IT, ada jalur engineering dengan
posisi profesional dan gaji lebih tinggi. Biasanya jalur ini bisa diambil dari
program di Perguruan Tinggi. Selesai belajar, kamu ambil sertifikasi teknik
untuk ke Jepang dan bisa dapat gaji besar menggunakan jalur engineering!
Jalur Startup
Anak muda yang inovatif soal bisnis juga punya peluang lewat
jalur startup, biasanya di bidang digital, teknologi, atau bisnis kreatif.
Biasanya, kamu hanya perlu menyiapkan business plan, modal dan juga pemenuhan
izin usaha di Jepang. Kalau sudah urus semua itu, kamu langsung bisa kerja bisnis kamu sendiri di sana dengan visa ini!
Jalur Seniman
Jalur lain ditujukan untuk kamu yang bergerak di industri
kreatif! Jalur ini biasanya untuk golongan seniman seperti animasi, desain
grafis, musik, dan ilustrasi. Banyak kok freelancer Indonesia yang bisa kerja
ke Jepang karena menggunakan jalur ini!
Pentingnya Memilih yang Tepat Bagi Kamu
![]() |
| Jangan remehkan memilih jalur kerja yang tepat bagi kamu, ini menentukan sukses kamu di Jepang! Kredit Gambar: Richard Masoner/Flickr |
Setelah tahu jalur magang ke
Jepang itu banyak, kamu sekarang harus pertimbangkan mana yang tepat untuk
kamu.
Memilih jalur magang ke Jepang kelihatannya mudah karena
bisa cek internet. Namun realitanya, kerja di Jepang terkadang tidak sesuai
dengan info yang tersebar. Pengalaman cerita satu orang belum tentu dirasakan
orang lain.
Buktinya, banyak kok yang menyerah dan gagal di Jepang.
Kalau bisa mudah memilih jalur kerja yang pas, hal ini tentu tidak akan
terjadi. Banyak berita menceritakan pekerja Indonesia yang dipulangkan hanya
dalam hitungan bulan karena tidak kuat ritme kerja, melanggar aturan
perusahaan, atau ternyata tidak cocok dengan bidangnya.
Cerita soal kaget karena kerja berdiri seharian, stres karena
bahasa Jepang belum siap dan bahkan ada yang mental drop karena tekanan kerja
sudah ada banyak. Kelihatan jelas kalau salah pilih jalur, bisa runyam.
Masak orang lulusan SMA baru, belum punya pengalaman kerja
dan mentalnya baru lulus disuruh ambil jalur TG? Jalur ini profesional dan
untuk orang yang siap kerja, tentu saja pas sampai di Jepangnya jadi gak kuat
karena perlakuan yang berbeda.
Kalau kamu basisinya bukan orang dengan skill seni yang bisa
menjual tapi pergi ke Jepang pakai jalur seniman, ya kamu tersiksa juga. Kan di
Jepang niat menjual skill seni, kalau gak punya gimana mau diterima kerja
bidang ini?
Keliahtan bukan betapa pentingnya memilih jalur kerja yang
tepat buat ke Jepang. Makanya, harus kamu pertimbangkan baik mulai dari
sekarang!
Mana yang Tepat untuk Kamu?
![]() |
| Masa depan tidak bisa dihadapi hanya dengan asal pilih, makanya jalur ke Jepang juga harus dipikirkan. Kredit Gambar: NASA HQ PHOTO/Flickr |
Nah
sekarang, bagaimana cara memilih yang tepat buat kamu? Contoh saja kerja
ke Jepang jalur pemerintah atau SO memiliki bentuk berbeda tapi bisa membawa
kamu ke Jepang. Di antara ini, kamu harus research dulu persyaratan dan tatanan
alurnya.
Coba cari informasi sebanyak mungkin dari internet, dari
orang yang sudah pernah kerja ke Jepang ataupun sudah melalui proses dari jalur
yang ingin kamu coba. Semakin banyak kamu kumpulkan informasi, makin mudah kamu
menemukan yang tepat!
Konsultasikan Bila Masih Ragu
Kalau sekarang kamu masih galau memilih jalur kerja Jepang,
itu wajar banget. Daripada kamu asal daftar tanpa tahu cocok atau tidak, memang
lebih baik mengaku kurang tahu!
Nah, solusi kalau bingung dan tidak tahu yang paling mudah
adalah konsultasi. Kamu bisa konsultasi ke lembaga pelatihan ataupun orang yang
sudah pernah ke Jepang. Banyak kok konten kreator yang juga buka kesempatan
konsultasi lewat acara live seputar ini.
Pihak-pihak tersebut dapat bantu kamu menentukan pilihan
lebih tepat. Mereka bisa bantu mengukur kemampuan bahasa, kesiapan mental,
kondisi fisik, sampai jalur mana yang paling realistis buat kamu.
Karena kerja ke Jepang bukan soal cepat berangkat. Lebih
baik ukur kemampuan diri dan potensi agar tidak lagi bermasalah selama di
Jepang.
Nah, bagi yang memutuskan ikut jalur magang dari pemerintah,
IM Japan adalah pilihan yang tepat. LPK Saitama bisa bantu kamu persiapan ikut
jalur ini. Jadi, bagi yang tertarik, langsung hubungi dan konsultasi saja
dengan admin LPK Saitama!





