Apakah Benar Biaya Makan di Jepang Mahal? Ternyata Tetap Bisa Hemat Sering Makan di Luar!
![]() |
| Biaya makan di Jepang ternyata tidak ekstrim mahal walaupun sering jajan di luar. Kredit Gambar: /Unsplash |
WNI sering was-was soal biaya makan di Jepang. Apalagi mereka yang kerja di sana! Kebanyakan WNI yang kerja di Jepang selalu mengutamakan masak sendiri karena mau hemat. Namun, apakah benar makan di luar semahal itu di Jepang?
Biaya Makan di Jepang Sebenarnya Gak Terlalu Mahal
Berdasarkan
laporan survey Line Research, makan di Jepang umumnya merasa keluar uang antara
900-1.200 Yen itu sudah mahal. Jadi, biaya makan yang normal di Jepang
rata-rata dibawah itu!
Umumnya,
makanan yang kenyang dan enak di Jepang itu harganya sekitar 500-1.000 Yen.
Makanan ini bisa didapat dari tempat makan lokal dan franchise makanan besar di
Jepang. Cari bento diskon dan makanan siap makan juga biasanya segitu harganya!
Berdasarkan
hasil survey, rata-rata orang di Jepang yang hidup dengan makan di luar
habiskan biaya sekitar 30.000-40.000 Yen tiap bulannya. Kalau dibuat Rupiah,
biayanya sekitar 3,5-4,5 juta Rupiah.
Gaji kerja
ke Jepang berkisar antara 15-20 juta Rupiah per bulan lho! Kalau dibandingkan
dengan pengeluaran makan di luar tersebut, tentu masih gak masalah bukan makan
dan jajan di luar?
Masalahnya,
WNI yang kerja di Jepang tetap ingin hemat untuk memastikan punya tabungan
besar setelah selesai kontrak. WNI juga punya tanggung jawab kirim uang untuk
kebutuhan keluarga di Indonesia. Jadinya, mereka tetap berusaha hemat walaupun
masih kuat menanggung biaya makan di luar selama kerja di Jepang.
Tips Bisa Sering Makan di Luar Tapi Hemat Saat Kerja di
Jepang
Bagi yang
ingin sering jajan tapi hemat selama kerja di Jepang, ada beberapa tips yang
bisa kamu gunakan. Berikut bahasan tipsnya:
·
Pertama
adalah memanfaatkan menu set atau teishoku. Banyak restoran di Jepang
menawarkan paket makan lengkap yang berisi nasi, lauk, dan sup dengan harga
lebih murah dibanding beli satuan. Kalau dimanfaatkan, kamu jadinya bayar lebih
sedikit tapi dapat lebih banyak makanan!
·
Pilih
makan saat jam makan siang. Manfaatkan lunch set yang lebih murah dibanding
menu malam. Makanya, kalau mau makan di luar, lebih baik saat istirahat siap
kerja saja. Malam-nya makan masakan sendiri!
·
Datang
ke restoran franchise saja! Tempat seperti restoran gyudon, ramen, atau curry yang
franchise biasanya tawarkan harga lebih murah! Selain itu, pelayanan mereka
jauh lebih cepat, cocok buat kebutuhan makan siang yang dibatasi waktu
istirahat!
·
Cari
tempat makan langganan pekerja dan karyawan Jepang. Kalau gak mau makan di
restoran franchise, carilah tempat makan lokal yang didatangi banyak karyawan
Jepang. Biasanya tempat favorit karyawan Jepang ini harga miring, porsi besar
dan tetap enak rasanya!
·
Beli
makanan diskon di supermarket malam hari. Menjelang tutup, banyak supermarket
memberi potongan harga untuk bento atau lauk siap makan. Bagi yang malas masak
sendiri di malam hari, beli makanan diskon supermarket ini bisa jadi opsi!
Mau Hemat Memang Lebih Pas Masak Sendiri di Jepang
Tips-tips
di atas bisa jadi solusi tekan biaya makan di Jepang.
Namun ingat, kalau mau lebih murah lagi, kamu memang lebih tepat untuk masak
sendiri! Tinggal di Jepang jangka panjang harus bisa manage uang biar pas pulang ke Indonesia masih ada hasil!
Walaupun bisa dibeli murah, rata-rata harga
makanan di Jepang tetap mahal dibanding yang kamu masak sendiri. Selain itu,
kalau masak sendiri, kamu bisa sesuaikan dengan selera. Kalau yang menganut
agama Islam, kamu juga pastikan makanan itu halal. Klo jajan di luar, kamu akan
kesulitan cari hidangan halal tapi harganya murah juga!
Sekarang kamu sudah tahu kalau biaya jajan
makan di Jepang gak seboros yang kamu pikirkan. Walaupun begitu, tidak ada
salahnya kencangkan sabuk dengan makan sendiri.
Hal yang penting diingat adalah biaya makan di Jepang gak terlalu mahal kok, tinggal kamu sendiri mementukan bagaimana biaya hidup didistribusikan! Semoga informasi ini bisa berguna bagi kamu yang akan kerja ke Jepang!


