Festival Bunga di Jepang yang Pas Kamu Kunjungi Musim Semi 2026, Gak Cuma Bunga Sakura!

 

Festival bunga di Jepang ada banyak yang menarik selain bunga sakura!
Kredit Gambar: Yuta Koike/Unsplash

Setiap datang musim semi, banyak yang ingin kunjungi festival bunga di Jepang. Namun, pada tahun 2026 ini, jangan hanya terpaku festival bunga sakura saja! Festival bunga musim semi di Jepang ada banyak dan sangat disayangkan kalau kamu lewatkan!

Di tahun ini, banyak wisatawan datang ke Jepang untuk merasakan sensasi musim semi yang berbeda. Kekuatan sosial media dan juga trend Yen menurun, membuat para wisatawan asing berani mencoba baru.

Nah, bagi kamu yang tertarik mencari festival bunga yang berbeda juga dari sekedar sakura, bahasan artikel ini akan membantu kamu. Yuk cek wisata musim semi di Jepang yang menarik di sini!

Festival Bunga Plum (Februari–Maret)

Tampilan bunga plum yang mekar di Jepang mirip dengan bunga sakura.
Kredit Gambar: Ricky LK/Unsplash

Wisata festival bunga yang bisa kamu coba pertama adalah mekarnya ume atau plum di sekitar Februari hingga Maret. Jika datang ke taman-taman bunga sekitar kota besar Jepang. Biasanya bunga ini menjadi perhatian khusus sebelum bunga sakura mekar penuh.

Karena bunga plum mekar lebih dulu dari bunga sakura, menikmati bunga ini tidak akan sesulit bunga sakura. Kamu gak perlu berkerumunan seperti saat mau menikmati festival bunga sakura. Cukup piknik biasa di taman dan kamu sudah bisa menikmati bunga plum yang mekar ini!

Kalau mau menikmati keindahan bunga plum secara maksimal, kamu bisa datang ke Taman Kairaku-en di Mito di area Ibaraki. Pad ataman ini ada lebih dari 3.000 pohon plum. Di sini juga diadakan Festival Plum Mito yang menghadirkan upacara teh, pertunjukan budaya dan kuliner khas plum.

Tempat alternatif lain menikmati bunga plum yang dekat Tokyo adalah Taman Hanegi. Di sana ada 600 pohon dan juga sering jadi tempat hiburantradisional saat musim semi.

Festival Bunga Azalea (April–Mei)

Tampilan bunga azalea yang bermekaran di musim yang tepat.
Kredit Gambar: Susann Schuster/Unsplash

Bunga musim semi Jepang yang tidak kalah menarik diperhatikan adalah azalea. Dari awal April sampai mei, bunga tsutsuji atau azalea ini mekar dengan banyak warna. Ada warna merah, pink, ungu dan putih, jadi saat berbunga bersamaan, tampilannya sangat memukau.

Bunga ini sudah sering jadi tema literature Jepang sejak abad ke 8 dan menjadi inspirasi seni Jepang lainnya. Kalau mau menikmati festival bunga di Jepang yang satu ini, kamu silahkan datang ke Taman Komuroyama di Shizuoka dan Kuil Nezu di Tokyo!

Dua lokasi ini adalah opsi populer yang banyak didatangi wisatawan. Kamu harus siap datang pagi karena antreannya bisa mencapai dua jam untuk masuk lokasi. Jika ingin lebih santai, silahkan ambil jalan pemukiman di dekat Taman Komuroyama dan Kuil Nezu. Walaupun tidak masuk area, tampilan bunga azalea dari luar taman jalanan pemukiman tetap menawan!

Banyak yang suka jogging di area sekitar ini karena tetap bisa menikmati penampilan mekar azalea tanpa repot antri. Kamu bahkan bisa jalan santai sambil menikmati bunga dan tanaman mekar lain di area pemukiman tersebut. Benar-benar sensasi menikmati musim semi Jepang akan terasa berbeda!

Festival Bunga Wisteria (April–Mei)

Tampilan bunga wisteria saat mekar di area taman Jepang.
Kredit Gambar: Paola F/Unsplash

Festival bunga berikutnya adalah bunga fuji atau wisteria. Bunya ini mekar saat masa bunga sakura gugur. Tampilan bunga ini menjuntai berwarna ungu, pink, dan putih dan bisa menampilkan astetik Jepang yang berbeda. Bunga ini bahkan sering masuk puisi klasik Jepang karena simbolisme keindahannya!

Salah satu lokasi terkenal untuk menikmati bunga wisteria adalah Ashikaga Flower Park. Di sini ada lebih dari 350 pohon wisteria, termasuk yang berusia 160 tahun! Saat mekar, tempat ini jarang ramai pengunjung, jadi kamu masih bisa santai lihat-lihat di Ashikaga Flower Park ini.

Lokasi bunga yang kedua adalah Taman Kawachi Fujien di Fukuoka juga ikonik. Sayangnya tempat kedua ini memerlukan reservasi akibat pembatasan wisatawan. Pembatasan ini dikarenakan kekurangan staff untuk menjaga kondisi taman dan juga mengurangi masalah wisatawan yang terlalu banyak berkunjung.

Alternatif yang lebih tenang lagi adalah Festival Wisteria Kasukabe, dengan jalur sepanjang 2 km penuh bunga, parade, dan makanan lokal. Di festival ini lebih casual, jadi kamu yang hanya ingin jalan-jalan lewat saja masih bisa menikmati bunga wisteria dengan nyaman.

Festival Bunga Hydrangea (Juni)

Tampilan kebun hydrangea yang bisa kamu kunjungi saat musim panas Jepang.
Kredit Gambar: Atul Vinayak/Unsplash

Walaupun sudah di luar wisata musim semi di Jepang, kamu tetap bisa menikmati festival bunga! Saat musim hujan dimulai di Jepang bulan Juni, bunga ajisai atau hydrangea mekar dalam warna biru, ungu, dan pink.

Dengan lebih dari 100 varietas, bunga hydrangea telah dikenal sejak abad ke-8. Kalau mau lihat berbagai variasi bunga-nya, kamu bisa datang ke lokasi populer yaitu Taman Asukayama, Taman Sumida, dan Kuil Hakusan.

Untuk festival bunga ini, kamu harus coba Festival Hydrangea di Akiruno. Festival ini menampilkan 15.000 bunga lebih dan selalu ramai dengan perayaan seru. Festival Ajisai Bunkyo di Tokyo juga menghadirkan perpaduan kuliner dan pertunjukan sampail menampilkan banyak variasi bunga hydrangea.

Festival Bunga Lavender & Bunga Alpen (Juni–Agustus)

Padang lavender di Hokkaido dapat menjadi tempat menarik untuk dikunjungi.
Kredit Gambar: Antony BEC/Unsplash

Festival bunga di Jepang yang sudah masuk ke musim panas masih ada lho! Kamu bisa coba datang ke hamparan bunga lavender di Hokkaido, khususnya area Furano. Di sini terdapat padang lavender dengan latar belakang Pegunungan Tokachi yang megah!

Untuk menikmati bunga lavender silahkan datang ke Farm Tomita. Lokasi ini sudah terkenal di antara wisatawan yang fans bunga lavender. Sayangnya, kamu harus menyewa mobil karena tidak banyak kendaraan umum tersedia untuk eksplorasi tempat wisata ini.

Untuk pengalaman yang lebih underated, silahkan kunjungi Pulau Rebun, sekitar 50 km dari Hokkaido. Pulau ini memiliki nama lain sebagai “pulau bunga terapung”. Pulau Rebun juga menjadi tempat tanaman alpine langka yang mekar dari Mei hingga September.

Di pulau ini juga terdapat salah satu anggrek langka yaitu Rebun Atsumori-so. Anggrek ini langka dan hanya muncul sebentar di akhir musim semi. Pengunjung dapat mengikuti tur berjalan di area konservasi Pulau Rebun bila kamu ingin berpetualang langsung di sini.

Bagaimana? Banyak bukan festival bunga di Jepang yang menarik selain bunga Sakura? Kalau ingin menikmati semua, yuk wujudkan mimpi bereangkat ke Jepang sekarang juga!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru