Pastikan Aman Saat Hujan Lebat, Yuk Pelajari Persiapan Jepang Hadapi Banjir!
![]() |
| Di musim semi ini, curah hujan beberapa daerah Jepang bisa tinggi, yuk pelajari persiapan Jepang hadapi banjir! Kredit Gambar: Toshiyuki IMAI/Flickr |
Kalau mau aman kerja di Jepang, kamu harus pelajari
persiapan Jepang hadapi banjir. Masyarakat di sana sudah ahli untuk hadapi
berbagai bencana seperti badai, gempa, salju ekstrim dan banjir tentunya. Beda
banget menghadapi banjir Jepang dengan banjir Indonesia, makanya kamu harus
belajar juga!
Masalah Banjir di Jepang yang Makin Sering Beberapa Tahun
Terakhir
Banyak orang melihat infrastruktur Jepang kurang mampu menampung
curahan hujan besar. Walaupun saluran air sudah dibersihkan dan dirawat dengan
baik, percuma saja jika tampungannya diluar batas kemampuan.
Alasannya sederhana, perubahan iklim tingkatkan banjir diJepang. Demi menghadapi ini, infrastruktur Jepang belum banyak diupgrade
secepat perubahan yang terjadi.
Infrastruktur di Jepang sebenarnya sudah dilengkapi dengan
berbagai fitur anti banjir. Mulai dari drainage system dan juga pengalihan air
berlebih ke sungai sudah dibuat baik. Sayangnya, hujan yang terjadi akhir-akhir
ini diluar batas normal.
Perubahan iklim karena pemanasan global mengakibatkan banjir
yang lebih parah. Curahan air hujan yang tinggi berubah cepat pada beberapa
tahun terakhir. Hal inilah yang membuat kondisi banjir Jepang makin parah
beberapa waktu terakhir.
Kasus parah ini tidak sekedar banjir yang parah, banjir
ringan saja sudah melumpuhkan berbagai fasilitas di Jepang. Contoh fasilitas ini adalah subway dan jalur jalan bawah tanah. Dua tempat ini bisa terndam air
dan mati fungsi walaupun tidak banjir besar.
Berbagai Konsep Penanganan Banjir yang Bisa Dicoba Jepang
Nah,
sebagai individu bagaimana menghadapinya? Persiapan Jepang hadapi banjir
bisa kamu pelajari dari masyarakat sekitar! Menurut ahli bencana alam di Jepang, Hiroshi Takagi, beliau merasa
Jepang tidak bisa hanya bergantung pada infrastruktur anti bencana yang sudah
ada.
Perubahan
iklim membuat persiapan Jepang yang sudah ada sekarang harus dilengkapi.
Hiroshi Takagi mengusulkan penggunaan lahan yang lebih efektif demi mengurangi
efek banjir. Penggunaan lahan serapan, pembukaan area wetlands dan juga
memperbanyak taman dapat membantu kurangi masalah banjir.
Nah, kalau
kamu punya tempat tinggal, mengapa tidka bantu buka area seperti ini? Coba buat
area kebun dengan tanah dalam yang bisa jadi jalan air masuk ke tanah. Saat
kebanyakan area Jepang ditutup beton dan aspal, mengganti halaman rumah jadi
tanah serapan sudah sangat membantu!
Untuk area
pinggiran dan desa yang terserang banjir juga, infrastruktur penghijauan dan
pagar alam menjadi lebih penting. Longsor di Jepang terjadi karena banyak bukit
gundul yang tidak memiliki pohon berakar dalam. Maka dari itu, penting
dipikirkan soal penghijauan area yang kurang pohon besar ini.
Makanya,
coba ikut komunitas penghijauan yang ada di desa untuk membantu cegah masalah
longsor dan banjir di pedesaan. Semakin kamu aktif dalam komunitas seperti ini,
makin terbantu lingkungan hidup kamu untuk hadapi banjir!
Persiapan Lain yang Bisa Kamu Coba Untuk Hadapi Banjir di
Jepang
Menghadapi banjir Jepang bisa dibuat juga dengan skala
kecil. Kamu bisa coba beli berbagai peralatan dan gadget bajir. Contoh saja
pelampung yang bisa mengamankan pintu dari rembesan air banjir yang mau masuk
ke rumah.
Opsi lain adalah perabot yang water resist di apato. Hal ini
memastikan kondisi tempat tinggal aman walaupun terjadi banjir. Harga perabot
ini mahal, tapi memastikan kamu lebih aman.
Bawa juga berbagai perlengkapan seperti boots, jas hujan dan
juga kantong anti air semisal kamu harus keluar di kondisi banjir. Semakin kamu
lakukan banyak persiapan ini, makin aman kamu hadapi banjir Jepang selama ada
di sana!
Semoga info ini dapat membuka wawasan kamu seputar persiapan Jepang hadapi banjir. Pastikan pengalaman kerja di sana aman
Semoga kedepannya, persiapan Jepang hadapi banjir dan efek global warming lain menjadi lebih baik. Sangat disayangkan jika Jepang menjadi langganan bencana parah setiap tahunnya!


