Apakah Penerimaan Siswa LPK yang Terlalu Sering Menjadi Red Flag? Berikut Penjelasannya!
![]() |
| Sering melakukan penerimaan siswa LPK belum tentu red flag, kamu harus cek detail programnya! Kredit Gambar: lau rey/Flickr |
Banyak yang
bilang kalau penerimaan siswa LPK terlalu sering diadakan, itu tanda LPK yang
hanya cari siswa saja. Banyak konten TikTok memberitakan aspek LPK seperti ini
sebagai Red Flag yang harus dihindari. Namun, kenyataannya sangat berbeda!
Penerimaan
siswa LPK yang sering akan tergantung seberapa cepat perputaran siswa yang
berangkat. Jika LPK itu memang terpercaya, waktu keberangkatan siswa lama akan
sejalan dengan penerimaan siswa baru.
Mari ambil
contoh saja LPK dengan program IM Japan. Di antara kamu harus tahu kalau IM
Japan adalah program magang pemerintah resmi. Program ini sudah berjalan dari
1993 dan diawasi KEMNAKER RI jadi sudah terbukti aman. Program IM Japan ini
juga setiap bulannya mengadakan seleksi untuk rekrut calon magang Jepang.
Nah, LPK
yang melatih siswa biar bisa lolos seleksi IM Japan dan ikut programnya. Kalau
siswa sudah ikut pembelajaran di LPK dan lolos seleksi IM Japan, mereka akan
lanjut proses. Pelatihan IM Japan dilakukan di kantor DISNAKER daerah tempat
seleksi, jadi mereka sudah tidak belajar di LPK lagi.
Kalau sudah
begitu, LPK boleh dong cari siswa baru lagi jika siswa mereka sudah berhasil
ikut program IM Japan? Karena seleksi dilakukan
tiap bulan, pendaftaran untuk siswa baru dibuka tiap bulan juga gak masalah
bukan? Kalau mau cek kebenaran ini, kamu bisa cek langsung list jadwal seleksi
IM Japan yang sudah ada di portal IM Japan.
Tidak semua
LPK buka kelas baru tiap bulan adalah yang bermasalah. Semua ini
tergantung program yang mereka tawarkan. Kalau LPK dengan pemberangkatan yang
jarang tapi sering buka angkatan baru, ini yang perlu dipertanyakan.
LPK buka kelas baru tiap bulan gak masalah selama bisa
mengurus siswa lama hingga lancar berproses ke Jepang. Proses tiap LPK pasti
akan berbeda dari metode pembelajaran, lama periode belajar dan bahkan antri
proses ke Jepang. Makanya, cek dulu detail proses di LPK sebelum salah tuduh!
Kalau memang cari LPK yang aman, sejarah LPK tersebut. Mulai
dari lulusan, kondisi sekarang dibanding dulu dan testimoni. Kalau perlu cek
langsung dengan kontak alumni LPK tersebut baik yang sudah ke Jepang ataupun
masih ada di Indonesia. Selama penjelasan clear dan didapat dari sumber jelas,
kamu gak akan terjebak LPK bermasalah.
Semoga bahasan ini memperjelas permasalahan penerimaan siswa
LPK yang terlalu sering. Mudah-mudahan kamu bisa memilih jalur ke Jepang yang
aman setelah mengetahui fakta dari rumor ini!


