4 Masjid di Jepang yang Wajib Dikunjungi, Ternyata Sudah Ada yang Berumur Tua, Ya?
![]() |
| Masjid di Jepang banyak yang menarik dikunjungi, kamu mau coba datang yang mana dulu? Kredit Gambar: Guilhem Vellut/Flickr |
Ternyata Masjid di Jepang banya yang namanya terkenal.
Banyak yang mengira Jepang hampir tidak punya tempat ibadah untuk Muslim, tapi
faktanya ada Masjid yang bahkan tergolong tua!
Di beberapa kota besar, kamu bisa menemukan masjid yang
tidak hanya jadi tempat ibadah, tapi juga pusat komunitas. Bahkan, beberapa di
antaranya sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Ingin tahu contoh Masjid di
Jepang yang menarik untuk dikunjungi? Berikut ada rekomendasinya!
Masjid Kobe, Saksi Sejarah yang Masih Berdiri
Salah satu Masjid di Jepang yang paling terkenal adalah
Masjid Kobe. Masjid ini dibangun pada tahun 1935 dengan bantuan donatur dari
Turki, Tatar, dan India.
Hal yang membuatnya unik, bangunan ini tetap berdiri kokoh
meskipun sempat terdampak Perang Dunia Kedua dan gempa besar Hanshin.
Dari sini terlihat kalau masjid ini bukan sekadar tempat
ibadah, tapi juga bagian dari sejarah panjang komunitas Muslim di Jepang.
Tokyo Camii, Masjid Terbesar di Jepang
Kalau kamu ke Tokyo, Tokyo Camii jadi salah satu tempat yang
wajib dikunjungi. Masjid ini dikenal sebagai yang terbesar di Jepang dengan
desain yang megah.
Awalnya dibangun pada tahun 1938, kemudian direnovasi pada
tahun 2000. Sekarang, masjid ini tidak hanya digunakan untuk ibadah, tapi juga
jadi pusat kegiatan komunitas. Inilah Masjid yang tergolong tua di Jepang!
Kalau kamu datang saat bulan puasa, suasananya terasa lebih
hidup karena banyak kegiatan yang berlangsung.
Masjid Aratama Nagoya, Pusat Aktivitas Komunitas
Masjid Aratama di Nagoya punya tampilan yang lebih modern.
Didirikan pada tahun 1998, masjid ini menggabungkan desain modern dengan nuansa
Islami.
Menariknya, masjid ini terbuka untuk berbagai kegiatan.
Tidak hanya ibadah, tapi juga kelas edukasi, acara komunitas, hingga kegiatan
santai seperti tea gathering.
Kalau kamu datang di akhir pekan, biasanya suasananya lebih
ramai. Selain itu ada event seru juga kalau datang saat Bulan Ramadan.
Masjid Ibaraki Osaka, Simbol Komunitas yang Berkembang
Masjid Ibaraki di Osaka termasuk yang relatif baru karena
berdiri pada tahun 2006. Desainnya minimalis dengan dominasi warna cokelat dan
emas. Lokasinya dekat dengan Universitas Osaka, sehingga sering dikunjungi
mahasiswa dan pendatang Muslim.
Masjid ini jadi salah satu simbol berkembangnya komunitas
Islam di Osaka dalam beberapa tahun terakhir. Osaka yang menjadi multi-cultural
dan menerima warga Islam terlihat dari hadirnya Masjid ini.
Kamu Mau Berkunjung ke Masjid yang Mana?
Dari beberapa contoh tadi, terlihat kalau Masjid di Jepang
tidak hanya soal tempat ibadah. Banyak yang juga berfungsi sebagai pusat
komunitas dan tempat berkumpul. Makanya, kalau kamu berencana ke Jepang, tidak
perlu khawatir soal tempat ibadah. Justru kamu bisa coba mendapatkan pengalaman
dan bertemu orang baru saat mengunjunginya. Dari 4 rekomendasi di atas, mana
nih yang ingin kamu datangi duluan?


