Kenapa Kota Kecil di Jepang Justru Lebih Banyak Mobil daripada Kota Besar? Ternyata Begini Faktanya!
![]() |
| Kota kecl di Jepang terkadang lebih bergantung pada mobil daripada kota besar. Kredit Gambar: /Unsplash |
Kamu akan melihat penggunaan mobil di Jepang yang berbeda
saat datang ke kota besar ataupun kota kecil Jepang. Malah yang banyak
bergantung dengan mobil adalah yang tinggal di kota kecil dibandingkan kota
besar seperti Tokyo atau Osaka!
Mengapa bisa kota kecil menunjukan penggunaan mobil di
Jepang yang jauh lebih tinggi. Hampir setiap rumah memiliki mobil, bahkan tidak
sedikit keluarga yang mempunyai lebih dari satu kendaraan. Berikut
penjelasannya!
Transportasi Umum Ada, tetapi Mobil Lebih Praktis
Banyak orang mengira kota kecil di Jepang tidak memiliki
kereta atau bus. Padahal transportasi umum tetap tersedia, hanya saja jadwalnya
tidak sesering di kota besar.
Kereta bisa datang satu kali dalam satu jam, sementara bus
hanya beroperasi beberapa kali dalam sehari. Ditambah lagi, supermarket, rumah
sakit, hingga tempat kerja sering berada cukup jauh satu sama lain. Dalam
kondisi seperti ini, mobil di kota kecil Jepang menjadi pilihan yang paling
praktis untuk beraktivitas setiap hari.
Biaya Memiliki Mobil Juga Lebih Masuk Akal
Alasan lainnya adalah biaya penggunaan mobil yang relatif
lebih ringan dibanding di kota besar. Banyak rumah memiliki garasi sendiri,
sedangkan pusat perbelanjaan dan fasilitas umum biasanya menyediakan parkir
gratis. Karena itu, memiliki kendaraan di Jepang di daerah pedesaan tidak
menjadi beban sebesar tinggal di Tokyo yang biaya parkirnya sangat mahal.
Mobil Sudah Menjadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari
Di kota kecil, mobil bukan hanya dipakai untuk berangkat
kerja. Kendaraan juga digunakan untuk mengantar anak sekolah, berbelanja,
hingga pergi ke rumah sakit. Walaupun penggunaan mobil yang banyak di kota kecil juga sebabkan masalah, rata-rata masyarakat di kota kecil tersebut tetap terbantu.
Bahkan banyak lansia masih mengandalkan mobil karena
transportasi umum belum tentu bisa menjangkau semua kebutuhan mereka. Tidak
heran jika beberapa lowongan kerja di daerah juga menjadikan SIM sebagai nilai
tambah bagi pelamar.
Sementara itu, masyarakat Tokyo justru lebih memilih kereta
karena jaringan transportasinya sangat lengkap. Inilah yang membuat penggunaan
mobil di Jepang terlihat berbeda antara kota besar dan kota kecil. Bukan karena
masyarakatnya lebih menyukai mobil, tetapi karena kondisi daerah membuat
kendaraan pribadi menjadi solusi yang paling efisien.


