Tren Produk Makanan Berprotein Tinggi di Jepang Makin Populer Sampai Ada Curry Ekstra Protein di Jepang!
![]() |
| Tahukah kamu kalau ada tren produk makanan berprotein tinggid Jepang yang hasilkan curry protein? Kredit Gambar: /Unsplash |
Tren produk makanan berprotein tinggi di Jepang mulai terlihat semakin menarik. Bukan cuma protein shake atau suplemen gym, sekarang makanan sehari-hari seperti curry juga dibuat dengan kandungan protein yang lebih tinggi.
Salah satu contohnya adalah produk terbaru House Foods yang membuat curry dengan 30 gram protein dalam satu porsi. Berikut tampilannya di page web Amazon JP:
![]() |
| Tampilan produk curry siap makan dari House Foods yang memiliki kandungan ekstra protein. Kredit Gambar: Amazon.JP |
Lalu, apa yang membuat
produk seperti ini mulai muncul di Jepang? Mari Bahas di sini!
Kesadaran Kesehatan Makin Tinggi
Perubahan ini tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya perhatian
masyarakat Jepang terhadap kesehatan dan nutrisi.
Berdasarkan survei Excrie pada 2026 terhadap masyarakat
Jepang usia 15–69 tahun, sebanyak 78,1% responden menganggap protein penting.
Namun, yang benar-benar mengaku secara sadar berusaha mengonsumsi protein baru
sekitar 51,4%.
Menariknya, alasan terbesar orang mulai memperhatikan
protein adalah meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan. Data ini menunjukkan
bahwa protein perlahan tidak lagi dianggap hanya sebagai kebutuhan orang yang
rajin olahraga.
Inilah yang membuat anak muda Jepang lebih sensitif
kesehatan menjadi salah satu kelompok konsumen yang menarik bagi industri
makanan.
Dari Gym ke Makanan Sehari-hari
Budaya olahraga dan gym memang ikut mendorong popularitas
protein. Namun, tren konsumsi di Jepang sekarang berkembang lebih luas.
Jadi gak aneh kalau ada produk curry instan seperti di bawah ini yang dijual dengan target orang gym di Jepang:
![]() |
| Tampilan produk kari instan yang disebut protein curry untuk komunitas penyuka gym. Kredit Gambar: fitnessshop.jp |
Menurut Fuji Keizai, pasar makanan untuk memenuhi asupan
protein di Jepang diperkirakan mencapai ¥309,6 miliar atau sekitar 35 triliun
Rupiah pada 2025, naik 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Fuji Keizai juga mencatat bahwa selain konsumen yang
mengonsumsi protein untuk olahraga, ada kelompok yang mengonsumsinya untuk
menjaga kesehatan sehari-hari.
Artinya, protein mulai bergeser dari sekadar produk untuk
membentuk otot menjadi bagian dari gaya hidup sehat.
Munculnya Produk Curry dengan Ekstra Protein di Jepang
Perubahan tersebut bisa dilihat langsung dari produk makanan
yang dibuat perusahaan Jepang. Pada 15 Juni 2026, House Foods meluncurkan
produk curry dengan ekstra protein di Jepang melalui Amazon. Satu porsinya
mengandung 30 gram protein dan menggunakan 67 gram dada ayam serta tambahan
whey protein.
Menurut House Foods, produk ini dibuat untuk konsumen yang
ingin mendapatkan protein sekaligus tetap menikmati curry sebagai makanan yang praktis dan lezat. Ini menarik karena perusahaan tidak meminta konsumen
mengubah kebiasaan makan mereka.
Orang tetap bisa makan curry, tetapi sekarang curry tersebut
menawarkan nilai tambahan berupa protein. Jadi sambil menikmati makanan
favorit, bisa dapat asupan protein ekstra dari curry tersebut!
Jepang Mulai Mencari Makanan yang Sehat dan Praktis
Dari sini terlihat satu perubahan menarik dalam tren
konsumsi Jepang. Masyarakat tidak selalu mencari produk kesehatan yang terasa
seperti produk kesehatan pada umumnya. Mereka juga menginginkan makanan yang
familiar, praktis, enak, tapi memiliki nilai nutrisi tambahan.
Karena itu, tidak mengherankan jika protein mulai masuk ke
berbagai produk makanan dan minuman sehari-hari.
Tren produk makanan berprotein tinggi di Jepang akhirnya bukan
hanya tentang budaya gym. Ini juga menunjukkan bagaimana kesadaran kesehatan
mulai memengaruhi cara perusahaan Jepang mengembangkan makanan untuk kebutuhan
konsumen modern.
Gimana menurut kamu soal tren produk makanan berprotein
tinggi di Jepang ini? Kalau mau belajar soal tren di Jepang dan budaya lainya,
kenapa gak ke sana langsung? Bila ikut pelatihan di
LPK Saitama dan program IM Japan, impian kamu ke Jepang bisa jadi nyata.
Mau gak?




