Perayaan Nada no Kenka Matsuri di Jepang Ternyata Beresiko, Tapi Kok Masih Ramai Dirayakan?

 

Tampilan perayaan Nada no Kenka Matsuri di Jepang yang meriah tapi beresiko.
Kredit Gambar: 
/Flckr

Nada no Kenka Matsuri di Jepang merupakan salah satu festival musim gugur yang menarik perhatian karena menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Alih-alih hanya menyaksikan parade dan pertunjukan, pengunjung bisa melihat para peserta saling membenturkan kuil portabel berukuran besar dalam sebuah tradisi yang penuh energi.

Festival ini berlangsung setiap 14 dan 15 Oktober di Kuil Matsubara Hachiman, Kota Himeji, Prefektur Hyogo. Dikenal sebagai Nada Fighting Festival, perayaan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Mengapa Nada no Kenka Matsuri Begitu Menarik?

Salah satu daya tarik utamanya adalah mikoshi, yaitu kuil portabel yang diangkat oleh sekelompok peserta. Pada hari kedua, tiga mikoshi dibenturkan satu sama lain dalam sebuah ritual yang menjadi puncak festival.

Selain itu, ada yatai, semacam kereta atau panggung hias besar yang dibawa oleh kelompok dari tujuh wilayah setempat. Ukiran kayu, dekorasi berkilau, teriakan peserta, dan suasana yang dipenuhi semangat membuat festival ini menjadi pengalaman budaya yang sulit dilupakan.

Kalau mau lihat langsung bagaimana festival ini dirayakan, kamu bisa cek video berikut ini:

Bagi masyarakat setempat, acara ini bukan sekadar tontonan. Keterlibatan warga dan persiapan yang dilakukan bersama turut menjaga tradisi serta memperkuat ikatan antargenerasi.

Resiko Ikut Nada no Kenka Matsuri yang Perlu Diketahui

Namun, kemeriahan tersebut juga memiliki sisi berbahaya. Resiko ikut Nada no Kenka Matsuri tidak boleh dianggap sepele, terutama bagi orang yang terlibat langsung dalam mengangkat mikoshi atau membawa yatai.

Benda-benda tersebut berukuran besar dan berat. Ketika saling berbenturan atau bergerak di tengah kerumunan, risiko tertimpa, terjepit, atau mengalami cedera tetap ada. Pengunjung pun tidak sepenuhnya terbebas dari bahaya, terutama jika berdiri terlalu dekat dengan jalur festival.

Laporan panduan festival juga mengingatkan adanya kecelakaan fatal pada masa lalu. Karena itu, ada arahan khusus pengamanan bagi para penonton. Pengunjung sebaiknya tidak mendekati mikoshi maupun yatai dan harus mengikuti arahan petugas serta warga yang mengatur jalannya acara.

Cara Menikmati Festival Beresiko Ini dengan Lebih Aman

Sebagai festival budaya beresiko di Jepang, Nada no Kenka Matsuri tetap dapat dinikmati dengan persiapan yang tepat. Pilih area menonton yang telah ditentukan, jangan memaksakan diri masuk ke tengah kerumunan, dan hindari berdiri di jalur pergerakan peserta.

Gunakan pakaian yang nyaman serta sepatu yang memudahkan Anda berjalan. Jika datang bersama anak-anak atau orang lanjut usia, pertimbangkan kondisi kerumunan sebelum memilih lokasi menonton.

Tradisi yang Layak Dilestarikan, Keselamatan Tetap Diutamakan

Nada no Kenka Matsuri memperlihatkan bahwa budaya Jepang tidak selalu identik dengan suasana yang tenang dan tertib. Ada pula tradisi yang mengandalkan kekuatan fisik, keberanian, dan partisipasi masyarakat.

Namun, memahami daya tariknya juga berarti menyadari risikonya. Jika suatu saat berkesempatan menyaksikan Nada no Kenka Matsuri di Jepang, nikmati kemeriahannya dari tempat yang aman dan tetap hormati tradisi masyarakat setempat.

Ingin tahu hal menarik soal Jepang sebagai persiapan kerja di sana? Yuk, ikut pelatihan di LPK Saitama! Kamu akan diberi pembelajaran untuk bisa kerja di Jepang sekaligus fakta menarik hidup di sana. Siapa sih yang gak mau kerja di Jepang lebih siap?

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru