Ada Sewa Jasa Nenek di Jepang Itu Buat Apa Ya? Penjelasannya Malah Buat Sedih…
![]() |
| Layanan sewa jasa nenek di Jepang ternyata tersedia sebagai teman bagi orang yang kesepian. Kredit Gambar: /Unsplash |
Kamu bisa lihat ada iklan sewa jasa nenek di Jepang saat jalan-jalan di sana. Iklan ini biasanya ditempel di beberapa papan pengumuman tempat perbelanjaan. Apa sebenarnya layanan sewa jasa nenek di Jepang ini? Mengapa jasa seorang nenek dibutuhkan?
Jawabannya
ternyata menyedihkan. Layanan ini berhubungan dengan penyebaran rasa kesepian di antara
golongan muda Jepang.
Rasa kesepian ekstrim mudah terjadi karena kurangnya interaksi sosial dan juga
komunikasi.
Banyak
orang di Jepang tinggal sendiri, apalagi untuk golongan mahasiswa dan pekerja
muda. Mereka tidak lagi tinggal dengan orang tua dan hidup sendiri untuk kelola
karir. Kebutuhan hidup sendiri dengan kesibukan kerja di Jepang mudah
menumbuhkan rasa kesepian.
Nah, obat
paling aman untuk mereka yang kesepian adalah teman. Sayangnya, membuat teman
baru tidaklah mudah. Apalagi jika dilakukan pada lingkungan kerja. Orang Jepang
jarang sekali bisa membentuk pertemanan dekat di lingkungan kerja akibat
situasi persaingan dan pembatasan diri. Profesionalisme terkadang menjadi
tembok untuk pertemanan yang benar-benar dekat.
Saat susah
buat teman, hidup sendiri dan merasa kesepian, layanan sewa jasa nenek di
Jepang pasti terlihat menarik. Menyewa jasa nenek untuk jadi teman curhat,
saling cerita pengalaman hidup dan masak hidangan rumahan, menjadi obat mujarab
bagi jiwa yang kesepian.
Liputan
mengenai jasa nenek ini dilaporkan pertama oleh ABC.NET. Mereka sempat wawancara nenek dengan nama
Taeko Kaji yang berusia 69 tahun. Nenek ini menawarkan jasanya karena masih
butuh pemasukan. Sebagai seorang lansia dengan background ibu rumah tangga,
sedikit sekali kesempatan kerja di Jepang yang sesuai. Makanya, dirinya memilih
menawarkan jasa nenek ini.
Dalam
wawancaranya, ia menjelaskan bahwa pengalaman kerjanya tidak pernah
membosankan. Setiap client menciptakan cerita baru. Selain itu, kegiatan ini
menjadi obat bagi dirinya yang kesepian setelah anjing peliharaannya meninggal.
Nenek Taeko pertama kali kerja setelah anaknya memperkenalkan sistem jasa nenek
ini kepadanya.
Taeko Kaji
sekarang menjadi member perusahaan Client Partners. Perusahaan ini menawarkan
jasa sewa nenek pada perempuan Jepang. Jadi, target client hanya wanita-wanita
Jepang yang kesepian dan butuh karakter nenek dalam hidupnya. Program jasa
nenek ini diberi nama “OK!Obaachan!” oleh perusahaan.
Trend layanan sewa orang di Jepang sebenarnya ada banyak.
Ada yang sewa bapak-bapak, ada yang sewa ibu-ibu dan ada juga yang sewa sebagai
pacar. Semua layanan ini berasal dari masalah kesepian yang makin parah di
Jepang.
Khusus sewa jasa nenek di Jepang, layanannya lebih populer
di kalangan wanita muda. Banyak wanita muda di Jepang yang kesepian, sewa nenek
sebagai teman berbincang, bergosip dan bahkan kursus skill.
Tidak jarang, jasa nenek dipakai sebagai guru masak privat
dan skill orang tua lainnya. Banyak wanita Jepang yang terkadang tidak bisa
masak, tidak bisa mencuci ataupun skill lain yang penting untuk kehidupan
berumah tangga.
Wanita Jepang yang belajar skill dari nenek yang
berpengalaman, akhirnya memiliki kemampuan untuk jadi seorang istri dan ibu.
Selain jadi obat kesepian, tidak rugi jika banyak wanita belajar skill penting
ini dari para lansia Jepang.
Selain golongan mudah yang mendapat untung, jasa sewa nenek
ini membuka lowongan kerja baru. Pekerjaan untuk lansia Jepang masih banyak
dibutuhkan. Terutama untuk lansia yang sudah sebatang kara.
Banyak kasus
lansia Jepang yang memilih dipenjara karena tidak bisa kerja dan kurang
pendapatan. Nah, jika ada lowongan khusus nenek seperti ini, diharapkan para
lansia tidak lagi memilih jalur ekstrim.
Bagaimana menurut kamu soal sewa jasa nenek di Jepang ini? Menarik bukan? Jika kamu kesepian, saat kerja di Jepang, apakah mau sewa jasa seperti ini?


