3,5 Ribu Laba Laba Beracun di Jepang Ditemukan Pada Area Base Militer Amerika, Bahaya Gak Tuh?
![]() |
| Banyak laba-laba beracun di Jepang ditemukan baru-baru ini, salah satu jenisnya adalah Black Widow. Kredit Gambar: /Unsplash |
Bisakah kamu bayangkan jika menemukan 3.500 laba laba beracun di Jepang? Pasti bakal panik bukan? Hal ini ternyata benar terjadi. Berdasarkan hasil pemeriksaan pangkalan Base Militer Amerika di Iwakuni, ribuan laba-laba ditemukan dari bulan Juli sampai Oktober lalu.
Pelaporannya baru selesai pada bulan November 2025 ini dan akhirnya
menjadi bahan berita. Masalahnya, penemuan tidak sekedar laba-laba berbisa
biasa, tapi juga jenis paling mematikan seperti Black Widow dan Redback.
Laba-laba seperti ini bukan asli dari Jepang. Mereka tergolong hewan invasif di Jepang yang
dapat merusak ekosistem di area tersebut. Makanya, hal ini langsung jadi berita
besar. Para warga bahkan mulai melakukan banyak usaha melawan laba-laba
tersebut. Sayangnya, pembersihan belum menghasilkan efek positif karena banyak
laba-laba masih ditemukan.
Berdasarkan
penelitian para ahli, laba laba beracun di Jepang tersebut tiba melalui
pesawat militer milik AS. Pesawat militer AS yang ada di Jepang banyak yang
dibawa ke Australia dan Amerika sebelum sampai di Jepang. Ada kemungkinan ada
laba-laba yang bersarang di dalam badan pesawat dan akhirnya keluar setelah
mendarat di Jepang.
Setelah diketahui penyebabnya, pihak pangkalan militer melakukan
pemeriksaan perimeter secara rutin. Selain itu, ada jadwal pangkas rumput dan
inspeksi habitat rutin untuk menghindari laba-laba mudah menyebar ke area lain.
Pemerintah Kota Iwakuni serta Prefektur Yamaguchi sudah menyuarakan beberapa
strategi pengamanan ketat kedepannya.
Jika laba-laba tersebut menyebar, mereka akan jadi serangga berbahaya di Jepang.
Kondisi alam di Jepang masih banyak yang liar. Jadi, jika sudah masuk area
hutan, penyebaran serangga invasif ini tidak akan terkontrol.
Efek hewan
invasif di Jepang akan sangat merugikan bila menyebar luar. Para hewan yang
tidak terbiasa dengan serangan laba-laba berbisa dari luar Jepang akan menjadi
korban. Terutama untuk serangga-serangga langka, bisa saja punah jika Black
Widow dan Redback berhasil menyebar.
Maka
dari itu, kondisi Jepang di area Yamaguchi sekarang sedang siaga soal laba laba beracun di
Jepang. Akan ada kemungkinan prosedur drastis akan dilakukan jika kondisinya
makan parah sampai tahun 2026.
Bagi kamu yang akan kerja di Jepang dan ditaruh pada area Yamaguchi, wajib ekstra hati-hati sama serangga laba-laba beracun baru ini ya!
Kalau mau belajar hal update seputar Jepang seperti berita di atas, tidak ada salahnya belajar dulu di LPK Saitama. Kamu dipastikan dapat ilmu dan update soal Jepang untuk persiapan lebih baik magang jalur IM Japan!


