Gempa di Prefektur Shimane Jepang Jadi Bukti Kalau Bangunan di Sana Memang Anti Goncangan!

Foto batu besar jatuh dari tebing dan menimpa jalan akibat gempa di Prefektur Shimane Jepang.
Kredit Gambar: @livedoornews/X.com

Pada 6 Januari 2026 lalu, gempa di Prefektur Shimane Jepang terjadi. Gempa ini memiliki kekuatan 6,2-6,4 magnitudo. Berdasarkan laporan dari Japan Meteorological Agency, pusat gempa berada di Timur Shimane dengan kedalaman sekitar 10-11 kilometer. Walaupun dangkal, kekuatan gempa ini benar-benar terasa!

Guncangan terasa paling kuat di Kota Matsue dan area perbatasan Prefektur Tottori. Di kedua daerah tersebut, intensitas getaran mencapai level 5 pada skala seismic Jepang. Banyak warga menyaksikan rumah dan bangunan bergoyang pada waktu itu.

Walaupun tidak sebesar gempa di area Aomori beberapa minggu lalu, efeknya tetap terasa pada warga. Kalau kamu ingin lihat bagaimana efek gempa Jepang ini pada bangunan, berikut ada video gambarannya:


Dari video tersebut, kamu lihat efek goncangan yang menghasilkan banyak kerusakan. Pada area tertentu bahkan terjadi longsor dan jatuh batu besar ke jalan saat gempa. Walaupun ada kerusakan tersebut, bangunan runtuh dikabarkan tidak ada. Gedung-gedung tinggi tidak roboh walaupun berguncang kencang waktu kena gempa. Ini tanda teknologi bangunan di Jepang!

Gedung anti gempa Jepang tentu dirancang khusus dan sudah melalui banyak tes simulasi. Kamu tidak akan temukan bangunan yang bisa tahan gempa yang sama seperti standar Jepang.

Jadi, walaupun ada laporan korban luka ringan, kerusakan bangunan tidak parah karena menyebabkan keruntuhan. Beberapa bangunan hanya mengalami kerusakan ringan seperti retakan atau kerusakan kecil pada atap rumah.

Walaupun hanya ada gangguan kerusakan bangunan ringan, gangguan transportasi tetap ada. Layanan transportasi publik seperti kereta Shinkansen sempat terganggu, dengan beberapa rute tertunda atau dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.

Pihak berwenang juga memantau berbagai infrastruktur penting, termasuk fasilitas pembangkit nuklir, yang dilaporkan tidak menunjukkan masalah setelah guncangan. Fasilitas jalan dan area pertanian juga terdampak, tapi tidak terlalu parah.

Dari masyarakat sendiri, banyak yang mengaku kaget saat gempa, tapi bisa mengungsi dengan lancar. Hanya saja, banyak barang-barang yang menjadi korban. Sebagai contoh, postingan netizen Jepang satu ini cerita soal kerusakan koleksi figure dan plastic model akibat gempa!

Di postingan lain, ada netizen pemilik toko minuman yang juga mengalami kerugian akibat gempa ini. Ditemukan banyak dagangan botol minuman mahal miliknya pecah dan mengotori lantai toko. Berikut postingan tersebut:

Dari laporan yang ada sekarang, Japan Meteorological Agency mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dalam beberapa hari ke depan sambil terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Bagi kamu yang sudah lihat berita gempa di Prefektur Shimane Jepang, kamu bisa ambil kesimpulan. Bangungan di sana banyak yang kuat tahan gempa, tapi aspek manusia dan barang di dalam gedung belum tentu aman 100%. Maka dari itu, ikuti panduan mengungsi agar kamu yang kerja di sana, tetap aman dan tidak kena luka-luka saat ada gempa!


Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru