Survey Perempuan Jepang Soal Kawaii, Mengungkap Standar Barang yang Dinilai Lucu Orang Sana!

Survey perempuan Jepang soal kawaii dapat mengungkap standar istilah imut dari audience ini!
Kredit Gambar: /Flickr

Perusahaan hiburan Jepang yaitu FuRyu publikasi survey perempuan Jepang soal kawaii dan berbagai hal yang terlihat lucu. Survey ini tujukan utnuk mengukur selera perempuan Asia Timur untuk fokus produk imut.

Survey yang dilakukan melalui Girls Research Institute ini memiliki narasumber masing-masing 100 perempuan usia 15–35 tahun dari Jepang, China, dan Korea Selatan. Hal ini dilakukan untuk melihat kontras masing-masing group memaknai “kawaii”.

Konteks kawaii ini juga dipadukan dengan produk lucu, kebiasaan oshi activities, serta karakter imut. Jadi, range penelitiannya cukup luas!

Memahami Makna Kawaii yang Berbeda di Tiap Negara

Setiap perempuan dari Jepang, China dan Korea Selatan bisa menilai kawaii dengan standar yang berbeda.
Kredit Gambar: /Flickr

Dari hasil survey, ditemukan perempuan Jepang dan Korea Selatan sama-sama paling sering mengaitkan kawaii dengan perasaan “ingin menyayangi/merawat”.

Sebaliknya, respon ini bahkan tidak masuk 10 besar di China. Kalau perempuan China, mereka lebih memaknai kawaii sebagai sesuatu yang bikin bahagia, rileks, dan memperbaiki mood.

Kalau Korea Selatan cenderung melihat kawaii sebagai sesuatu yang ingin disentuh, dipeluk, atau dimiliki, sementara Jepang lebih ke dinikmati secara visual. Kebanyakan perempuan Jepang menilai dari aksesi dilihat dan diapresiasi.

Soal Oshi Activities, China Justru Paling Aktif

Menghadiri acara event cafe karakter anime bagi para penggembarnya adalah contoh oshi activities.
Kredit Gambar: /Flickr

Bagi yang gak tahu istilah oshi activities, adalah hobi yang dilakukan jika punya idola. Idola ini bisa aktor, karakter anime, maskot, vtuber, penyanyi dan bahkan group band. Oshi activities biasanya melingkup kegiatan yang berhubungan dengan idola tersebut.

Contoh saja, jika kamu adalah fans Hello Kitty, oshi activites kamu bisa berupa kunjungi museum Hello Kitty, datang ke event maskot ini ataupun beli limited edition merch karakter tersebut. Semua kegiatan ini termasuk oshi activities.

Nah, dari hasil survey ternyata lebih banyak China yang melakukan ini. Walau oshikatsu sangat identik dengan Jepang, survei menunjukkan perempuan China paling banyak terlibat. Dari berbagai bukti aktivitas oshi dalam setahun terakhir, angka China yang paling besar, disusul Korea Selatan, lalu Jepang.

Menariknya, 100% responden China mengaku puas dengan oshi activities mereka, dan hampir tidak ada responden dari tiga negara yang merasa tidak puas sama sekali. FuRyu menilai ini bisa menandakan perempuan Jepang cenderung lebih pasif, baik dalam menilai kawaii maupun berpartisipasi dalam aktivitas yang terkait dengannya.

Karakter Paling Kawaii Adalah yang Memiliki Rasa Lokal dan Global Bercampur

Karakter Doraemon banyak dinilai kawaii dari hasil survey perempuan asal 3 negara.
Kredit Gambar: Wacko Photographer/Flickr

Survey perempuan Jepang soal kawaii tentu melibatkan pengukuran dengan karakter. Pilihan karakter yang menjadi bahan survey dapat menunjukkan selera yang lintas negara. Karakter Jepang seperti Chiikawa, Doraemon, dan Pikachu masuk daftar di ketiga negara tempat survey. Hello Kitty dan karakter Sanrio sangat kuat di Jepang dan Korea Selatan. Sementara itu, China dan Korea Selatan cenderung memilih karakter yang agak usil atau nakal, seperti Ne Zha dan Crayon Shin-chan.

Nih hasil survey lebih rinci seputar karakter kawaii ketiga negara tersebut:

Jepang

Ranking 1: Chiikawa

Ranking 2: Snoopy

Imbang Ranking 3: Cinnamoroll, Winne-the-Pooh, Sumikko Gurashi

Ranking 6: Hello Kitty

Ranking 7:My Melody

Imbang Ranking 8: Sanrio characters, Cinnamoroll, Hangyodon, Hachiware, Lotso, Nagano's Bear, Totoro, Ganadi, Doraemon

China

Ranking 1: Ne Zha

Ranking 2: Doraemon

Ranking 3: LinaBell

Ranking 4: Pikachu

Imbang Ranking 5: Weslie (Pleasant Goat and the Big Big Wolf), Crayon Shin-chan

Imbang Ranking 7: Chiikawa, Nagano's Bear, Hatsune Miku, Zhao Ling'er (The Legend of Sword and Fairy) Rilakkuma, Kiiroitori

Korea Selatan

Ranking 1: Crayon Shin-chan

Ranking 2: Hello Kitty

Imbang Ranking 3: Stitch, Kakao Friends, Pikachu

Imbang Ranking 6: Loopy (Porого the Little Penguin), Teeniepings

Imbang Ranking 8: Pompompurin, Hachiware, Doraemon, Kirby, Pokémon, Pikachu

Kesimpulan yang Bisa Diambil

Dari hasil survey FuRyu ini, didapatkan kalau kawaii itu universal merasa imut, tapi pada faktanya bisa berbeda tipis-tips masyarakat. Faktor budaya dan kondisi sosial. Ada yang melihat kawaii sebagai sumber kebahagiaan, ada yang ingin memeluknya, ada juga yang cukup menikmatinya dengan mata.

Perbedaan ini jadi bekal penting bagi FuRyu atau perusahaan lain untuk mengembangkan produk kreatif berbasis kawaii yang bisa diterima lintas budaya. Hasil survey perempuan Jepang soal kawaii juga bisa jadi inspirasi produk Indonesia kalau mau menarget market kawaii Jepang. Menurut kamu gimana soal hal-hal kawaii di atas, apakah kamu senada juga dari hasil survey-nya?

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru