Akhirnya Kargo Kereta Cepat Jepang Berjalan, Apakah Ini Solusi Kekurangan Pekerja Logistik di Sana?
![]() |
| Akhirnya kargo kereta cepat Jepang difungsikan penuh, mudah-mudahan bisa membantu masalah logistik. Kredit Gambar: Wikipedia |
Masalah
pekerja logistik barang membuat kargo kereta cepat Jepang dipergunakan. Pada
Senin 23 Maret 2026 lalu, jalur Tohoku Shinkansen antara Morioka dan Tokyo
digunakan full untuk kirim barang.
Penggunaan
kereta cepat shinkansen untuk kirim barang sebelumnya berbeda. Di era dulu,
satu gerbong saja yang digunakan untuk kirim barang. Pada kali ini, seluruh
gerbong kereka diisi barang untuk memaksimalkan kebutuhan kapasitas kirim
barang. Hal ini diberlakukan demi memperbaiki masalah logistik yang menghantui
Jepang.
Inisiatif ini muncul karena industri pengiriman Jepang
menghadapi krisis serius akibat berkurangnya jumlah sopir truk dan meningkatnya
permintaan pengiriman barang. Masalah Jepang kekurangan supir truk memang
diperbaiki, tapi untuk sementara, penggunaan kereta cepat ini diharapkan dapat
membantu penyelesaian masalahnya.
Kereta peluru yang digunakan telah dimodifikasi, dengan
kursi penumpang dihilangkan agar bisa mengangkut barang dalam jumlah lebih
besar. Berdasarkan pernyataan East Japan Railway Co., setiap gerbong sudah
dilengkapi dengan sabuk khusus untuk mengamankan barang dan lantai anti slip.
Berkat perubahan ini, kapasitas angkutan menjadi 1.000 box barang dengan total
berat 17,4 ton dalam satu pengiriman kereta cepat.
Nih ada video penjelasan singkat dan gambaran petugas memasukan barang ke kargo kereta cepat tersebut:
Kereta kargo ini rencananya akan digabungkan dengan kereta
penumpang seri E5 Yamabiko untuk sementara waktu. Jadi, dalam pengoperasikan
bisa berangkat sekali hari kerja tanpa mengganggu jalur transportasi penumpang
umum kereta cepat.
Telah dijadwalkan kargo kereta akan berangkat dari pusat
depo Shinkansen di Morioka menjelang tengah hari dan tiba di pusat depo Shinkansen
Tokyo sekitar pukul 16.00. Layanan ini direncanakan untuk mengangkut berbagai
barang, termasuk perlengkapan medis dan komponen elektronik.
Jika berhasil sukses dalam beberapa keberangkatan, pihak East
Japan Railway Co. tersebut juga menargetkan untuk memulai layanan kargo serupa
dari wilayah Sendai dan Niigata menuju Tokyo.
Dari hasil evaluasi awal, kereta ini mampu menempuh
perjalanan dari wilayah utara Jepang ke Tokyo dalam waktu beberapa jam, jauh
lebih cepat dibandingkan transportasi darat seperti truk. Diharapkan operasi
ini dapat kurangi masalah kargo di Jepang kedepannya jika dapat dipergunakan di
luar lini Tokyo.
Teknologi otomatis juga digunakan dalam proses bongkar muat
barang, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Operator kereta, seperti
JR East, melihat layanan ini sebagai peluang baru untuk memperluas bisnis
sekaligus menjawab tantangan logistik nasional.
Penggunaan kargo kereta cepat Jepang bisa menjadi masa depan yang baik bagi Jepang. Saat pemenuhan supir truk dari pekerja asing terjadi, produktivitas logistik Jepang akan makin bagus. Penggunaan truk dan kargo kereta cepat bisa saling sinergi melayani kebutuhan barang masyarakat pada akhirnya!


