Banyak Orang Prediksi Bencana di Jepang Akan Datang di Masa Depan, Kok Pada Takut Gitu?

 

Ternyata banyak orang Jepang takut dan prediksi bencana di Jepang akan datang di masa depan.
Kredit Gambar: bady abbas/Unsplash

Gak nyangka banyak orang prediksi bencana di Jepang! Info ini muncul dari hasil survey Japanese Red Cross Society. Dalam survey, ditemukan 80% narasumber percaya bahwa bencana besar akan terjadi di masa depan dan mengguncang Jepang dengan kuat.

Rasa takut ini muncul menjelang peringatan 15 tahun Gempa Besar Jepang Timur. Bagi yang tidak tahu, gempa ini terjadi pada tahun 2011 dan meninggalkan bekas luka dalam di Jepang. Gempa dan tsunami waktu itu masih ada bekasnya sampai sekarang. Kejadian kerusakan generator nuklir di Fukushima disebabkan oleh gempa itu juga.

Nih ada footage kejadian gempa yang terekam kamera pada saat kejadian gempa besar 2011 itu. Ini bisa jadi referensi seberapa menakutkannya gempa besar di Jepang:

Dalam survei tersebut, sekitar 80,3% responden mengatakan bencana besar kemungkinan terjadi dalam waktu dekat. Angka ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Jepang yang sangat tinggi terhadap risiko gempa dan bencana alam.

Banyak responden juga menyatakan bahwa pengalaman dari gempa 2011 membuat mereka lebih sadar pentingnya persiapan menghadapi bencana, seperti menyiapkan peralatan darurat dan rencana evakuasi.

Namun, mengapa mereka bilang bencana besar di Jepang akan datang dalam waktu dekat? Ternyata ini berhubungan dengan indikasi gempa megatrust yang dulu sempat menyebar. Palung dalam di sekitar perairan Jepang seharusnya mengalami pergerakan yang hasilkan gempa. Gempa yang keluar biasanya kuat dan terjadi tiap 100 sampai 150 tahun sekali.

Gempa yang tidak terjadi di palung sesuai perkiraan memiliki indikasi penumpukan kekuatan. Para ahli gempa memprediksi kemungkinan 60-90 persen gempa besar terjadi dalam kurun 30 tahun kedepan di Jepang.

Dari bahasan ini, jelas banyak orang Jepang yang jadi lebih sadar akan potensi gempa besar tersebut. Akibat banyak yang sadar, persiapan masyarakat Jepang yang ada dalam survey juga cukup tinggi.

Meskipun kesadaran akan risiko tinggi bisa dilihat, survei tersebut menunjukkan bahwa tidak semua orang sudah melakukan langkah persiapan yang cukup. Kebanyakan hanya mempelajari rute evakuasi dan perlindungan diri.

Persiapan seperti itu cukup untuk kebutuhan bencana biasa. Sayangnya untuk bencana besar, masih sangat kurang. Sebagian responden mengatakan mereka masih merasa tidak yakin bagaimana harus bertindak saat bencana besar terjadi. Sebagian bahkan mengaku kurang paham soal tatanan evakuasi dan perlindungan diri di situasi gempa ukuran besar.

Berdasarkan data, survey rasa takut masyarakat Jepang ternyata cukup tinggi juga. Walaupun sudah ada yang bersiap, banyak juga yang mengaku kawatir. Terutama mereka yang sudah umur lansia atau punya keluarga berumur lansia.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa edukasi tentang kesiapsiagaan bencana masih perlu ditingkatkan agar masyarakat tidak hanya sadar risiko, tetapi juga benar-benar siap menghadapi bencana. Terutama untuk pihak-pihak yang sudah berumur lansia.

Semoga pihak-pihak yang berwenang memikirkan juga faktor pengamanan bencana di Jepang. Prediksi bencana di Jepang sudah didukung banyak claim pihak ahli. Jadi, tidak salah kalau mulai dari sekarang dipersiapkan untuk pengamanan masyarakat lebih baik agar terhindari dari banyaknya korban.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru