Efek Kucing Pada Budaya Jepang Sangat Besar! Mengapa Negara Ini Jadi Pecinta Kucing?
![]() |
| Kucing pada budaya Jepang sangat kental efeknya, baik di tradisi maupun jadi maskot modern. Kredit Gambar: Connie/Flickr |
Tahukah kamu bahwa pengaruh kucing pada budaya Jepang sangat besar? Negara lain memang terkenal soal kucinnya, contoh Turki dan Mesir, tetapi Jepang juga tidak kalah. Pada kesempatan ini, mari cek berbagai pengaruh kucing pada budaya Jepang!
Kucing Sebagai Simbol Keberutungan
![]() |
| Tampilan kucing keberuntungan khas Jepang yang disebut Maneki Neko! Kredit Gambar: Roger Ferrer Ibáñez/Flickr |
Di mata
masyarakat Jepang, kucing adalah tanda keberuntungan. Hal ini terbukti dengan
populernya penggunaan patung Maneki Neko yang melampaikan tangannya di banyak
tempat usaha.
Pemikiran kucing
di Jepang sebagai pendatang keberuntungan sudah mendarah daging sejak dulu.
Hasilnya, banyak komunitas bahkan memelihara kucing liar di lingkungan sekitar
rumah.
Praktek merawat kucing liar dipercaya dapat memberi bekah
baik bagi komunitas. Selain itu, banyak orang Jepang pelihara kucing karena
kepercayaan ini juga. Sudah jelas kepercayaan seperti ini tidak akan tumbuh
tanpa pengaruh kucing dalam budaya keseharian Jepang.
Kucing Telah Hasilkan Banyak Cerita dan Dongeng
Tradisional Jepang
Binatang
kucing sudah pengaruhi budaya sejak Jepang tua. Cerita dongeng soal Yokai di
Jepang banyak yang melibatkan karakter kucing. Contoh saja Nekomata yang
merupakan kucing siluman dengan ekor dua.
Kucing pada budaya Jepang sering masuk sebagai cerita dengan
pesan moral. Mulai dari mengajarkan tentang sayang peliharaan sampai bahaya
berinteraksi dengan hewan liar, bisa dipelajari dari dongeng kucing di Jepang.
Bukti budaya kucing di Jepang kuno dapat dilihat juga pada
lukisan tua, pahatan, patung dan ilustrasi mural di berbagai daerah. Bahkan
kamu dapat temukan kuil yang memiliki tema kucing seperti di Kuil Gotokuji pada
area Tokyo.
Efek Kucing Pada Budaya Jepang Modern
Pada era
modern, efek kucing di Jepang lebih terasa. Hal seperti maskot dan meme di
internet adalah contoh yang paling sederhana.
Kamu pasti
temukan banyak konten sosial media di Jepang sering post gambar reaksi kucing.
Terkadang bahkan ada yang buat GIF kucing juga untuk postingan.
Kucing di
Jepang sudah menjadi simbol tersendiri dan diadopsi sebagai culture internet
Jepang. Sejak dulu, hal ini tidak aneh mengingat Nyan Cat merupakan iterasi
pertama meme kucing viral di Jepang yang mendunia. Kalau kamu gak tahu Nyan Cat, ini adalah videonya:
Kucing juga sering dijadikan maskot tersendiri di berbagai lembaga Jepang. Contoh saja, ada kucing yang jadi petugas stasiun di area Wakama. Kucing ini sering datang ke stasiun dan dekat dengan pengunjung di area tersebut. Jadinya, mereka secara simbolis menjadi petugas stasiun.
Selain jadi meme dan maskot, kamu akan temukan banyak tempat wisata khusus kucing di Jepang.
Contoh saja cat café yang sering dicap sebagai spot terbaik bagi para pecinta
kucing. Konsep ini muncul pertama di negara ini, jadi tidak aneh jika Jepang
surga pecinta kucing menjadi nama yang terkenal.
Kamu sekarang bisa liburan tema kucing di Pulau Ao area
Kepulauan Ozu Jepang Tempat ini dijuluki Pulau Kucing karena populasi kucing di
sini melebihi jumlah manusia. Para wisatawan bisa puas interaksi dengan kucing
liar yang di jaga baik pada pulau ini. Nih ada video pendeknya sebagai bukti:
Banyak bukan pengaruh kucing pada budaya Jepang? Mulai dari
budaya tua sampai modern, ada banyak yang berhubungan dengan kucing. Bagi yang
suka kucing dan ingin pergi ke Jepang, kamu tidak akan kecewa!



