Pernah Bayangin Kerja Restoran di Jepang Super Sibuk? 300 Orang Sekali Makan Siang Terlayani!
![]() |
| Kerja restoran di Jepang gak main-main kalau sedang sibuk layani banyak customer! Kredit Gambar: /Unsplash |
Banyak orang Indonesia yang mau kerja restoran di Jepang
kurang bisa bayangin sesibuk apa pekerjaan sektor ini. Memang banyak restoran
Jepang yang sepi pengunjung, tapi kalau kamu kerja di retoran dekat area kantor
atau pabrik, harus siap mental layani banyak customer dalam waktu singkat.
Kalau mau gambaran nyata kerja restoran di Jepang yang selalu ramai, kamu bisa cek konten vlog di restoran Fujiya Udon Soba di area Wakamatsu, Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka. Berikut videonya:
Video di atas berdurasi 49 menit dan menunjukan persiapan
para ibu-ibu dari pagi hingga pelayanan makan siang yang ramai. Persiapan yang
dilakukan untuk layani banyak pengunjung saat makan siang secara bersamaan
tentu tidak mudah. Kamu bisa lihat bagaimana para ibu-ibu petugas di Fujiya
bergerak cepat menyiapkan menu pesanan dan melayani meja para customer.
Kalau di Indonesia, para customer harus antri dan tunggu
lama. Namun, karena Fujiya melayani pekerja pabrik yang punya waktu makan siang
terbatas, para staff harus bergerak cepat. Gak ada istilah customer yang gak
dapat makanan dalam hitungan menit setelah di pesan.
Para veteran yang sudah lama kerja restoran di Jepang pasti
terbiasa dengan situasi ini. Kunci bisa melakukannya dengan lancar adalah
persiapan yang baik. Dari awal video sampai menit ke 20, kamu bisa melihat berbagai
persiapan restoran Fujiya. Mulai dari menyiapkan onigiri, toping udon, membuat
side dish dan berbagai persiapan lainnya.
Persiapan tersebut perlu waktu lama dilakukan. Namun, kalau
sudah siap, pelayanan customer di jam makan siang menjadi lebih cepat. Walaupun
kesibukan restoran dekat pabrik tetap membuat lelah, setidaknya pelayanan sudah
systematic dan tidak perlu lagi memasak banyak makan dari nol.
Walaupun pelayanan di Fujiya lancar jaya, tidak semua
retoran Jepang mampu dengan beban kerja seperti ini. Alasan utamanya adalah
staff restoan kebanyakan sudah tidak mampu. Para ibu-ibu yang bekerja di Fujiya
tergolong masih muda. Namun, restoran lain di Jepang banyak yang diisi pekerja
lansia.
Restoran dengan pekerja lansia ini gak akan mungkin bisa
bekerja selincah para staf Fujiya tersebut. Gak heran kalau banyak restoran di
Jepang butuh rekrut banyak anak muda. Peningkatan kebutuhan tenaga kerja
restoran Jepang bahkan sampai habiskan kuota penyerapan tenaga kerja asing di
sektor ini!
Sekarang kamu lebih tahu kalau kerja restoran di Jepang ada
tantangan kerja cepat seperti ini. Kalau sudah tahu, kamu bisa persiapkan diri
mulai dari sekarang sebelum terjun ke dunia kerja restoran Jepang.
Bagi yang mau latihan, mengapa tidak magang dulu ke Jepang
jalur IM Japan? Sambil magang di sini, kamu bisa belajar soal budaya dan
kebiasaan kerja Jepang. Selain itu, kamu bisa cari SSW restoran selagi magang,
jadi waktu selesai kontrak kamu bisa langsung kerja restoran di Jepang!


