Apakah Boleh Mengganti Perabotan Apato Magang Jepang? Berikut Fakta Sebenarnya!
![]() |
| Perabotan apato magang Jepang biasanya disediakan perusahaan dan gak boleh diganti. Kredit Gambar: /Unsplash |
Banyak calon peserta magang bertanya-tanya, apakah perabotan apato
magang Jepang boleh ditambah atau diganti sendiri? Apato bisa dibilang apartmen di Jepang bagi yang belum tahu.
Pertanyaan ini sering muncul karena jarang ada penjelasannya! Soalnya,
sebagian besar peserta magang tinggal di apato dari perusahaan yang sudah
disiapkan sebelum mereka datang ke Jepang. Ada yang mengatakan semua isi kamar
tidak boleh disentuh, ada juga yang bilang bebas membeli furnitur sendiri. Mana
yang benar?
Jawabannya ternyata berada di tengah-tengah. Kamu memang boleh membeli
perabot sendiri, tetapi tetap harus mengikuti aturan yang berlaku di perusahaan
maupun kontrak tempat tinggal.
Apato dari Perusahaan Biasanya Sudah Siap Dihuni
Sebagian besar peserta magang atau pekerja asing tidak menyewa apato secara mandiri. Tempat tinggal mereka biasanya sudah disiapkan oleh perusahaan
atau organisasi penerima. Kamu hanya perlu rawat dan bersihkan saja selama menggunakannya!
Kamu juga akan temukan kalau kamar apartemn sering kali sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti
kasur, kulkas, mesin cuci, kompor, meja, kursi, hingga AC. Tujuannya agar
peserta bisa langsung tinggal tanpa harus membeli semua kebutuhan dari awal.
Boleh Beli Perabot di Jepang untuk Menambah Kenyamanan
Kabar baiknya, kamu tetap boleh beli perabot di Jepang untuk membuat
kamar terasa lebih nyaman. Banyak peserta magang membeli rak tambahan, meja
belajar, kipas angin, rice cooker, karpet, kotak penyimpanan, hingga perlengkapan
dapur sesuai kebutuhan mereka.
Selama tidak mengganggu fasilitas yang sudah ada dan masih sesuai dengan
aturan perusahaan, penambahan perabot seperti ini umumnya diperbolehkan.
Jangan Membuang Perabot Milik Perusahaan
Hal yang perlu diperhatikan adalah perabot bawaan apato bukan milik
pribadi. Kalau kamar sudah memiliki lemari, meja, atau kasur dari perusahaan,
jangan membuang atau menjualnya meskipun kamu membeli furnitur baru. Barang
tersebut tetap harus disimpan dengan baik karena nantinya akan diperiksa saat
kamu selesai tinggal di sana.
Hindari Mengubah Kondisi Kamar Secara Permanen
Di Jepang dikenal prinsip genjō kaifuku (原状回復), yaitu
mengembalikan kondisi kamar seperti saat pertama kali ditempati.
Karena itu, hindari mengebor tembok, memasang paku besar, mengecat
dinding, atau melakukan perubahan permanen lainnya tanpa izin. Jika ingin
memasang hiasan, lebih aman menggunakan perekat atau gantungan yang mudah
dilepas dan tidak merusak dinding.
Perubahan Besar Sebaiknya Minta Izin Terlebih Dahulu
Kalau hanya membeli meja kecil atau rak tambahan biasanya tidak menjadi
masalah. Namun jika ingin mengganti lampu, memindahkan furnitur bawaan,
memasang peralatan listrik berdaya besar, atau melakukan perubahan lain yang
cukup besar, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada HR atau penanggung jawab
asrama.
Setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda. Ada yang cukup
fleksibel, tetapi ada juga yang menerapkan peraturan lebih ketat mengenai
penggunaan apato.
Boleh Lakukan Modifikasi untuk Nyaman, Asal Tetap Ikuti
Aturannya
Memiliki perabotan apato magang Jepang yang sesuai kebutuhan memang bisa
membuat kehidupan sehari-hari terasa lebih nyaman. Kamu tetap boleh membeli
perlengkapan tambahan selama tidak merusak fasilitas yang sudah disediakan dan
mematuhi aturan perusahaan.
Sebelum mulai berbelanja, luangkan waktu untuk membaca aturan tempat tinggal atau bertanya kepada pembimbing. Nantinya, kamu bisa membuat kamar terasa lebih nyaman tanpa khawatir menimbulkan masalah saat masa magang berakhir. Sudah jelas sekarang soal beli perabotan apato magang Jepang?


