Pizza di Jepang Sering Dianggap Aneh Tapi Kok Banyak Disukai? Ternyata Begini Alasannya!

 

Pizza di Jepang memang unik dan bahkan sering dibilang aneh, tapi nyatanya banyak yang suka!
Kredit Gambar: Sam Moghadam/Unsplash

Kalau mendengar kata pizza, kebanyakan orang langsung membayangkan pepperoni, sosis, atau keju mozzarella yang melimpah. Namun saat berkunjung ke Jepang, kamu mungkin akan dibuat heran. Di sana, pizza di Jepang bisa menggunakan topping jagung, mayones, shirasu, mentaiko, bahkan rumput laut.

Bagi sebagian wisatawan Barat, kombinasi tersebut terdengar aneh. Namun bagi orang Jepang, justru itulah cita rasa pizza yang sudah akrab sejak lama.

Mengapa Pizza di Jepang Berbeda?

Sejak pertama kali diperkenalkan, pizza di Jepang tidak sekadar disalin dari resep Amerika atau Italia. Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan menyesuaikan makanan luar negeri dengan selera lokal. Proses ini dikenal sebagai Japanify, yaitu mengadaptasi hidangan asing agar lebih sesuai dengan lidah orang Jepang.

Karena masyarakat Jepang menyukai rasa umami, seafood, dan tekstur yang lembut, muncullah berbagai versi pizza unik Jepang seperti Corn Mayo Pizza, Shirasu Pizza, Teriyaki Chicken Pizza, hingga pizza dengan mochi atau mentaiko.

Kalau mau penjelasan dalam bentuk video soal fenomena pizza aneh dari Jepang, video dari Best Ever Food Review Show di YouTube menggali soal ini:

Orang Jepang Menganggapnya Normal

Menariknya, sebagian besar orang Jepang tidak menganggap topping tersebut aneh. Bagi mereka, pizza hanyalah media untuk menikmati berbagai kombinasi rasa yang seimbang. Selama hasil akhirnya lezat, tidak ada alasan membatasi jenis topping yang digunakan.

Bahkan restoran dan jaringan pizza besar di Jepang rutin menghadirkan menu musiman dengan kombinasi bahan yang terus berubah. Kebiasaan ini membuat kuliner Jepang yang unik terus berkembang tanpa harus terpaku pada resep asli negara asalnya.

Wisatawan Asing Justru Penasaran

Reaksi pertama wisatawan Barat biasanya cukup lucu. Banyak yang terkejut melihat jagung, mayones, atau ikan kecil memenuhi permukaan pizza. Sebagian bahkan menganggapnya "melanggar aturan" pizza tradisional.

Namun setelah mencicipinya, tidak sedikit yang mengaku rasanya jauh lebih enak daripada yang dibayangkan. Perpaduan rasa gurih, manis, dan umami ternyata menciptakan pengalaman yang berbeda dari pizza Amerika maupun Italia.

Kalau suatu hari nanti kamu berkesempatan berkunjung ke Jepang, jangan buru-buru memesan pizza yang sudah biasa kamu kenal. Justru pizza di Jepang menawarkan pengalaman kuliner yang sulit ditemukan di negara lain. Siapa tahu, salah satu versi pizza unik Jepang itu malah menjadi favoritmu dan membuktikan bahwa kreativitas adalah salah satu kekuatan terbesar kuliner Jepang yang unik.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru