Sebanyak 1.800 Orang Jepang Direkrut Untuk Memindahkan Kastil Jepang dengan Tali, Kok Ditarik Manual?
![]() |
| Acara memindah kastil Jepang
dengan tali yang ada di Hirosaki, Prefektur Aomori melibatkan 1.800 orang! Kredit Gambar: /Unsplash |
Bayangkan sebuah bangunan bersejarah dengan berat sekitar
360 ton harus dipindahkan hanya dengan bantuan tali dan tenaga manusia. Hal
inilah yang terjadi di Jepang ketika sekitar 1.800 orang ikut memindah kastil
Jepang dengan tali di Hirosaki, Prefektur Aomori.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memindahkan kembali menara
utama Hirosaki Castle ke posisi asalnya setelah sebelumnya dipindahkan untuk
proses pemugaran. Dalam dua hari, bangunan tersebut berhasil digeser lebih dari
dua meter.
Kenapa Kastil Hirosaki Harus Dipindahkan?
Hirosaki Castle merupakan salah satu dari hanya 12 menara
kastil bersejarah yang masih tersisa di Jepang. Bangunan yang sekarang berdiri
dibangun kembali pada 1810 setelah menara sebelumnya terbakar akibat sambaran
petir pada 1627.
Pada 2015, pemerintah Kota Hirosaki memindahkan menara
tersebut dari posisi asalnya agar dinding batu kastil yang rusak akibat gempa
dapat diperbaiki. Proses perbaikan tersebut akhirnya selesai pada Desember 2024
setelah sebanyak 2.185 batu disusun kembali ke posisi asalnya.
Kini, setelah perbaikan selesai, giliran menara kastil yang
dikembalikan. Perpindahan manual dengan roller dan tali dipilih karena dinilai
paling aman dan mengurangi getaran saat proses pemindahan.
Berikut ada video YouTube yang meliput proses pemindahan kastil
tersebut:
Proses Manual Memindahkan Kastil Jepang Ternyata Bukan
Sekadar Tarik Tali
Hal yang menarik, proses manual memindahan kastil Jepang ini
menggunakan teknik tradisional bernama hikiya. Bangunan tidak dibongkar, tetapi
ditempatkan di atas struktur beroda atau rel kemudian digeser secara perlahan.
Para peserta dibagi dalam kelompok sekitar 80 orang. Mereka
menarik tali sepanjang 30 meter secara bersamaan sambil meneriakkan “so-re,
so-re”. Pada Sabtu, bangunan bergeser sekitar 1,13 meter, kemudian bertambah
1,09 meter pada Minggu.
Bukan berarti seluruh proses dilakukan manusia. Tenaga
manusia digunakan untuk memindahkan bagian sekitar lima meter sebagai kegiatan
simbolis bersama masyarakat. Sisa sekitar 73 meter akan dipindahkan menggunakan
mesin hingga akhir tahun.
Proses Pindahkan Kastil Demi Menjaga Sejarah Jepang
Kegiatan ini ternyata mendapat antusiasme besar. Sekitar
8.000 orang mendaftar untuk mendapatkan 1.800 slot peserta. Bahkan, sebagian
peserta datang dari luar Jepang.
Menariknya, kegiatan serupa juga pernah dilakukan pada 2015.
Saat itu, teknik hikiya digunakan dalam pemindahan kastil yang melibatkan
masyarakat secara langsung, sesuatu yang disebut sebagai penggunaan teknik
tersebut untuk memindahkan kastil pertama dalam sekitar satu abad.
Jadi, memindah kastil Jepang dengan tali bukan dilakukan
karena Jepang tidak memiliki teknologi modern. Justru cara tersebut menjadi
bagian dari upaya melibatkan masyarakat dalam perbaikan kastil Jepang sekaligus
menjaga nilai sejarah bangunan yang sangat berharga.
Setelah seluruh proses selesai, Hirosaki Castle masih akan
menjalani pekerjaan pelestarian lanjutan dan diperkirakan baru dapat kembali
menerima wisatawan pada 2033.


