Wajib Tahu Kondisi Tempat Pemakaman di Jepang Buat WNA Kalau Mau Tinggal Lama di Sana!
| Tampilan tempat pemakaman di Jepang yang aturannya berbeda untuk kebutuhan WNA. Kredit Gambar: Wikipedia |
Ketika berencana kerja dan tinggal lama di Jepang, mungkin
tidak banyak orang yang berpikir tentang satu hal ini. Bagaimana jika suatu
hari nanti ada warga asing yang meninggal di Jepang, di mana jenazahnya akan
dimakamkan?
Pertanyaan tersebut ternyata cukup penting karena tempat
pemakaman di Jepang memiliki kondisi yang berbeda dengan Indonesia.
Budaya Kremasi di Jepang Sangat Dominan
Jepang dikenal memiliki budaya kremasi di Jepang yang sangat
kuat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Jepang, sekitar 99,99 persen
jenazah dikremasi pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2024.
Sebenarnya, pemakaman jenazah tanpa kremasi tetap
diperbolehkan secara hukum. Namun, prosesnya harus dilakukan di area pemakaman
yang telah mendapatkan izin dari pemerintah daerah.
Karena jumlah lahan pemakaman terbatas, menemukan lokasi
untuk pemakaman langsung tentu tidak semudah mencari makam di Indonesia.
Bagaimana dengan Makam untuk WNA di Jepang?
Persoalan ini menjadi lebih kompleks bagi warga asing yang
memiliki keyakinan tertentu. Salah satunya adalah masyarakat Muslim yang tidak
melakukan kremasi dan membutuhkan pemakaman jenazah.
Karena itu, makam untuk WNA di Jepang yang dapat menerima
pemakaman sesuai kebutuhan agama masih relatif terbatas.
Salah satu contoh dalam bahan berita adalah Honjo Kodama
Cemetery di Saitama yang menerima pemakaman tanpa kremasi. Biaya pemakamannya
sekitar 300.000 yen dan dalam kasus tersebut mendapat bantuan dari komunitas
masjid.
Mengapa Lahannya Terbatas?
Kondisi ini bukan berarti Jepang tidak peduli terhadap warga
asing. Ada berbagai faktor yang membuat pemakaman langsung lebih sulit
dilakukan.
Pemakaman membutuhkan lahan yang lebih luas dibandingkan
penyimpanan abu kremasi. Selain itu, terdapat pertimbangan lingkungan dan
penerimaan masyarakat sekitar.
Bahkan, biaya pemakaman di beberapa lokasi dapat mencapai lebih dari 1 juta yen! Karena itu, WNI yang berencana tinggal lama di Jepang sebaiknya memahami kondisi ini sejak awal. Kebutuhan tempat pemakaman di Jepang juga semakin penting seiring semakin banyak warga asing yang menetap dan menua di Jepang.

