Kebutuhan Fisik Magang Jepang di 2027, Kenapa Stamina Penting Sebelum Berangkat?
![]() |
| Kebutuhan fisik magang Jepang di 2027 makin penting, makanya persiapkan dari sekarang! Kredit Gambar: /Unsplash |
Kebutuhan fisik magang Jepang sering kali kurang
diperhatikan calon peserta yang terlalu fokus belajar bahasa dan mempersiapkan
tes. Padahal, ketika sudah berada di Jepang, peserta tidak hanya belajar teori,
tetapi juga memperoleh keterampilan melalui praktik langsung di tempat kerja.
Program Technical Intern Training memang dirancang untuk
membantu peserta memperoleh keterampilan melalui kegiatan kerja. Artinya,
aktivitas sehari-hari bukan sekadar membantu pekerjaan perusahaan, tetapi
menjadi bagian dari proses belajar dan penguasaan keterampilan.
Kebutuhan Fisik Magang Jepang Berbeda Sesuai Bidang
Tidak semua pekerjaan magang membutuhkan tenaga dengan
tingkat yang sama. Namun, beberapa bidang memang memiliki aktivitas fisik yang
cukup tinggi.
Pekerjaan manufaktur misalnya, dapat melibatkan aktivitas
berdiri, bergerak, melakukan pekerjaan berulang, mengoperasikan peralatan, atau
menangani produk dalam waktu tertentu. Sementara itu, pekerjaan konstruksi
lebih banyak dilakukan di lapangan dengan tuntutan fisik yang berbeda-beda
sesuai jenis pekerjaannya.
Karena itu, kondisi tubuh yang baik dapat membantu peserta menjalani aktivitas kerja secara lebih optimal. Makanya, orang Indonesia yang kerja di Jepang masih sering latihan fisik untuk jaga performanya.
Nih ada video contoh perkerja Indonesia yang sudah di Jepang tapi terus latihan fisik:
Kaigo dan Hospitality Juga Membutuhkan Stamina
![]() |
| Pekerja hospitality di Jepang bisa kerja sampai malam dan butuh stamina tinggi! Kredit Gambar: /Unsplash |
Jangan mengira pekerjaan yang tidak berada di konstruksi
atau manufaktur berarti tidak membutuhkan tenaga.
Dalam bidang kaigo atau perawatan, pekerja dapat membantu
aktivitas seperti makan, mandi, berpindah tempat, dan kebutuhan sehari-hari
pengguna layanan. Aktivitas tersebut membutuhkan pergerakan tubuh dan stamina
selama bekerja.
Begitu juga dengan hospitality. Pekerja dapat menghabiskan
banyak waktu untuk berdiri, berjalan, melayani tamu, menyiapkan kebutuhan
pelanggan, dan berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
Inilah alasan pentingnya stamina untuk kerja di Jepang tidak
hanya berlaku bagi calon peserta yang memilih pekerjaan fisik.
Jangan Menunggu Sampai Berangkat
Mempersiapkan fisik bukan berarti harus memiliki tubuh
atletis. Yang lebih penting adalah memiliki kondisi tubuh yang cukup sehat dan
terbiasa melakukan aktivitas fisik sesuai tuntutan pekerjaan.
Latihan sederhana seperti berjalan, jogging, latihan
kekuatan dasar, menjaga pola tidur, dan memperhatikan pola makan dapat menjadi
bagian dari persiapan magang di Jepang.
Terlebih, calon peserta juga perlu memahami bidang pekerjaan
yang akan dijalani. Kebutuhan fisik pekerja konstruksi tentu berbeda dengan
pekerja kaigo atau hospitality.
Pada akhirnya, bahasa Jepang dan keterampilan kerja memang
penting. Namun, kemampuan tersebut perlu didukung tubuh yang siap menjalani
aktivitas sehari-hari.
Karena itu, jangan hanya bertanya apakah kamu sudah siap
secara bahasa dan mental. Tanyakan juga apakah tubuhmu sudah siap memenuhi
kebutuhan fisik magang Jepang.
Kalau butuh persiapan lengkap buat kerja atau magang Jepang, pastikan belajar di LPK Saitama dulu. Pastikan kamu lebih siap menghadapi tantanga kerja di Jepang mulai dari sekarang!



