Kenapa Kebiasaan Mandi Orang Jepang Sering Sekali Sehari dan Dilakukan Malam Hari?
![]() |
| Kebiasaan mandi orang Jepang hanya sekali, dilakukan malam dan sambil berendam. Kredit Gambar: /Unsplash |
Kebiasaan mandi orang Jepang mungkin terasa berbeda bagi WNI
yang baru pertama kali tinggal di Jepang. Jika di Indonesia mandi pagi dan sore
cukup umum, banyak orang Jepang justru memilih mandi setelah selesai bekerja
atau beraktivitas pada sore dan malam hari.
Bukan berarti mereka tidak menjaga kebersihan. Justru mandi
malam menjadi cara untuk membersihkan tubuh sebelum beristirahat.
Mandi
Malam Jadi Kebiasaan Umum
Setelah bekerja, sekolah, atau beraktivitas seharian, banyak
orang Jepang membersihkan tubuh sebelum tidur. Kebiasaan ini juga berkaitan
dengan budaya berendam atau ofuro yang sudah lama menjadi bagian dari
kehidupan masyarakat Jepang. Penjelasan Pemerintah Jepang tentang budaya mandi dan
berendam
Karena sudah mandi malam, pagi hari biasanya tidak selalu
membutuhkan mandi penuh lagi. Jika tidak berkeringat atau melakukan aktivitas
berat, mereka bisa langsung bersiap untuk bekerja atau sekolah.
Bedakan
Shower dan Berendam
![]() |
| Mandi dengan shower di Jepang dianggap sebagai opsi nomor dua saja, karena banyak yang suka berendam. Kredit Gambar: /Unsplash |
Mandi di Jepang tidak selalu berarti menggunakan shower. Ada
juga kebiasaan berendam dalam bak mandi atau ofuro.
Menariknya, tubuh biasanya dibersihkan terlebih dahulu sebelum
masuk ke bak. Ini penting terutama ketika menggunakan pemandian umum karena
satu bak dapat digunakan bersama-sama. Panduan budaya mandi di Jepang. Jadi, berendam
bukan berarti menggantikan proses membersihkan tubuh.
Mandi
Sehari Sekali Bukan Berarti Jorok
Kalau sudah mandi malam, tidak mandi lagi pada pagi hari
bukan berarti seseorang tidak menjaga kebersihan.
Jika sepanjang malam hanya tidur dan tidak banyak
berkeringat, mandi sekali sehari bisa saja cukup. Namun, ketika seseorang
berolahraga, bekerja di luar ruangan, atau berkeringat karena musim panas,
mandi lebih dari sekali tentu bisa dilakukan.
Karena itu, orang Jepang mandi sekali sehari bukanlah aturan
yang berlaku untuk semua orang.
Apa
Benefit Mandi Sebelum Tidur?
Selain itu, mandi setelah seharian bekerja membuat tubuh
terasa lebih bersih dan nyaman sebelum tidur. Nih, ada penjelasan dari video YouTube Kompas yang bahas hal ini:
Namun, bukan berarti mandi air panas pasti membuat semua
orang tidur lebih nyenyak. Suhu air, waktu mandi, durasi, dan kondisi tubuh
tetap berpengaruh. Disarankan tidak pakai air dingin kalau mandi malam ya! Alasannya, suhu dingin bisa pengaruhi reaksi tubuh saat sedang rentan di malam hari...
Apakah
WNI Perlu Mengikuti Kebiasaan Ini?
Tidak harus. WNI yang bekerja di Jepang bisa mencoba mandi
malam jika merasa lebih nyaman. Terutama setelah bekerja seharian, mandi
sebelum tidur dapat menjadi rutinitas untuk membersihkan keringat dan membuat
tubuh lebih rileks.
Namun, pekerja yang banyak berkeringat atau bekerja di luar
ruangan mungkin membutuhkan shower tambahan. Jangan memaksakan mandi sekali
sehari hanya karena mengikuti kebiasaan orang Jepang.
Jepang
dan Indonesia Punya Kondisi yang Berbeda
Perbedaan kebiasaan mandi juga dipengaruhi oleh iklim.
Indonesia yang tropis membuat tubuh lebih mudah berkeringat sehingga mandi pagi
dan sore terasa lebih nyaman bagi banyak orang.
Jepang memiliki empat musim. Saat musim dingin, mandi malam
atau berendam bisa terasa sangat nyaman untuk menghangatkan tubuh. Sementara
saat musim panas, mandi lebih sering juga bisa dilakukan.
Jadi, tidak ada aturan bahwa kebiasaan mandi Jepang lebih
benar daripada Indonesia. Yang penting adalah menyesuaikan frekuensi mandi
dengan aktivitas, cuaca, dan kondisi tubuh.
Pada akhirnya, kebiasaan mandi orang Jepang bukan sekadar
soal mandi sekali atau dua kali, tetapi tentang memilih waktu yang sesuai untuk
menjaga kebersihan dan kenyamanan tubuh.
Kalau mau belajar budaya Jepang dan kebiasaan orang sana,
gak ada salahnya belajar di LPK Saitama dulu. Pelatihan di sini gak sekedar
bahasa dan skill kerja, tapi fisik, mental pengetahuan budaya dan arahan
adaptasi di Jepang. Gimana, tertarik ke Jepang gak?



