Wow, Manga Buatan Orang Indonesia Laku di Jepang! Beran Sempat Dapat Tag Best Seller Amazon?
| Tampilan manga buatan orang Indonesia laku di Jepang hingga dapat tag best seller! Kredit Gambar: Yumeko Sakino/Facebook.com dan Wikipedia |
Manga buatan orang Indonesia laku di Jepang ternyata bukan
lagi sekadar mimpi. Kali ini, kabar tersebut datang dari manga berjudul “Teman
Mainku di Game Online, si Om Botak, Ternyata ga Botak Sama Sekali” yang
berhasil masuk ke pasar manga digital Jepang!
Apa Sih Cerita Manga Ini?
Di Jepang, manga ini menggunakan judul 「オンラインゲームのフレンドのハゲおじさん
実は全くハゲていなかった」. Ceritanya mengikuti seorang pemain game online
yang selama bertahun-tahun mengenal partnernya sebagai pria kekar berkepala plontos.
Namun, identitas asli di balik karakter tersebut ternyata jauh dari bayangan.
Karakter game dan pemain aslinya bisa beda jauh
penampilannya. Kontras ini menjadikan cerita dan interaksi karakter yang unik.
Hal inilah yang buat banyak orang suka!
Manganya Ternyata Mudah Diakses dan Dibeli Orang Jepang!
Manga karya keramasan atau ramax ini resmi dirilis dalam
bahasa Jepang pada 28 Agustus 2026 melalui penerbit Number Nine. Karya tersebut
juga sudah tersedia di beberapa platform manga digital Jepang, termasuk BOOK☆WALKER
dan Rakuten Kobo.
Menariknya lagi, manga ini sempat mendapat label Best Seller
di Amazon Jepang dalam kategori atau hasil pencarian yang berkaitan dengan
manga bertema game online. Karena ranking Amazon dapat berubah secara dinamis,
status tersebut memang tidak bisa diartikan sebagai salah satu manga terlaris
di seluruh Jepang. Namun, pencapaian tersebut tetap menjadi kabar yang cukup
mengejutkan!
Bahkan bahasannya sampai dijadikan video berita shorts oleh
channel YouTube @senioranimenew! Nih ideonya:
Bayangkan saja, manga buatan orang Indonesia laku di Jepang
di tengah pasar yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri manga
terbesar di dunia.
Cerita Cliché Tapi Banyak Disukai Orang Jepang
Bagi pembaca Jepang, cerita Teman Mainku di Game Online, si
Om Botak, Ternyata ga Botak Sama Sekali mungkin menarik karena membahas
pengalaman yang terasa dekat dengan kehidupan gamer modern. Hubungan pertemanan
di balik karakter game, identitas anonim, sampai kejutan ketika mengetahui
siapa orang sebenarnya di balik layar.
Pencapaian seperti ini juga terasa menarik untuk melihat
perkembangan industri kreatif Indonesia. Kreator Indonesia kini tidak hanya
membuat karya untuk pasar lokal, tetapi mulai memiliki kesempatan
memperkenalkan cerita mereka langsung kepada pembaca Jepang.
Masih terlalu cepat untuk menyebut manga ini sebagai
fenomena besar. Namun, melihat karya Indonesia bisa masuk pasar Jepang dan
sempat mendapatkan perhatian lewat label Best Seller jelas menjadi kabar yang
membuat bangga. Siapa sangka, manga buatan orang Indonesia laku di Jepang!
Industri kreatif Indonesia memang banyak yang ternyata sukses di Jepang. Buktinya, ukuran acara Comifuro Indonesia makin besar dan bisa datangkan orang Jepang. Semoga kedepannya, karya orang Indonesia makin dikenal orang Jepang dan WNI makin diterima di sana!

