Perayaan Halloween Jepang 2026 Gak Cuma Ramai di Shibuya, Nih Buktinya!
![]() |
| Tangkap gambar keramaian acara Halloween Jepang 2026 yang ada di Shibuya, Tokyo. Kredit Gambar: Tangkap gambar video @travelathome999/YouTube |
Halloween
Jepang 2026 ternyata tidak hanya identik dengan keramaian di Shibuya, Tokyo. Di
berbagai daerah, masyarakat Jepang juga merayakannya melalui acara komunitas
yang melibatkan anak-anak, keluarga, sekolah, hingga para pemilik toko lokal.
Bentuk
perayaannya pun beragam. Ada anak-anak yang berparade mengenakan kostum,
berburu permen di pertokoan, membuat lentera labu, hingga mengikuti festival
yang menggabungkan hiburan dan budaya lokal.
Menariknya,
acara seperti ini bukan hanya menjadi hiburan musiman. Halloween juga bisa
menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan menghidupkan lingkungan
tempat tinggal mereka.
Lalu,
seperti apa keseruan perayaan Halloween di Jepang di luar pusat kota? Berikut
lima acara komunitas yang berlangsung pada 31 Oktober 2026.
1. Otaru Halloween Party, Anak Sekolah Berparade di
Kawasan Pertokoan
![]() |
| Tampilan acara Otaru Halloween Party di area perbelanjaan Miyako-dori. Kredit Gambar: otaru.gr.jp |
Di Kota
Otaru, Hokkaido, Halloween dirayakan melalui Otaru Halloween Party di
Miyako-dori Shopping Street. Salah satu kegiatan paling menarik tahun ini
adalah parade kostum yang melibatkan sekitar 160 siswa Inaho Elementary School
bersama orang tua mereka, dengan total peserta mencapai sekitar 200 orang.
Mereka
berjalan berkelompok dari kawasan Sun Mall Ichibangai menuju Miyako-dori
Shopping Street. Sepanjang perjalanan, anak-anak mendapatkan permen dari
toko-toko yang ikut berpartisipasi.
Tidak hanya
parade, acara ini juga menghadirkan lomba kostum, bingo, rumah hantu mini,
hingga wahana rumah hantu berbasis virtual reality (VR).
Menariknya,
pengunjung yang berhasil menyelesaikan wahana VR mendapatkan kupon belanja
senilai ¥500 yang bisa digunakan di pertokoan setempat. Jadi, Halloween
sekaligus menjadi cara untuk mengajak masyarakat mengunjungi toko-toko lokal.
2. Happy Halloween in Shiojiri, Berburu Permen di Jalanan
Kota
Acara ini menghadirkan kegiatan Trick or Treat, ketika peserta mengenakan kostum Halloween dan mengunjungi toko-toko di sepanjang pertokoan untuk mendapatkan permen.
Penyelenggara
bahkan menyediakan kuota hingga 2.000 peserta untuk kegiatan tersebut. Selain
berburu permen, pengunjung juga bisa mengikuti kontes kostum, lokakarya, serta
permainan batu-gunting-kertas bersama karakter bernama Spooky.
Kegiatan
ini menunjukkan bagaimana pertokoan lokal bisa menjadi tempat perayaan yang
menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga. Toko-toko yang biasanya dikunjungi
untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari berubah menjadi bagian dari pengalaman
Halloween.
3. Yonago Halloween Street, Lentera Buatan Anak-anak Hiasi
Pertokoan
Beranjak ke
Kota Yonago, Prefektur Tottori, ada acara bernama Yonago Halloween Street yang
berlangsung di kawasan Hondo-dori Shopping Street dan Renga-dori.
Walaupun tidak terlalu ramai, banyak peserta di acara Halloween ini tetap merasa senang. Berikut tampilan video report salah satu peserta di acara tersebut:
Salah satu
daya tariknya adalah lentera Halloween buatan tangan anak-anak dari taman
kanak-kanak setempat. Lentera tersebut menghiasi kawasan pertokoan dan
menciptakan suasana berbeda ketika malam tiba.
Selain
dekorasi, acara ini juga menghadirkan pertunjukan tari, stan makanan, serta
kegiatan yang bisa dinikmati pengunjung dari berbagai usia. Warga juga
diperbolehkan datang mengenakan kostum Halloween.
Bayangkan
suasana jalanan pertokoan yang dihiasi lentera hasil karya anak-anak, ditemani
pertunjukan dan berbagai makanan. Halloween di sini terasa seperti festival
lingkungan yang melibatkan kreativitas warga, bukan sekadar pesta kostum.
4. Tomioka Halloween Fes, Festival untuk Semua Generasi
Kota
Tomioka di Prefektur Gunma juga mengadakan Tomioka Halloween Fes pada 31
Oktober 2026. Acara ini diselenggarakan di area depan kantor pemerintah kota,
tepatnya di Shirkuru Hiroba dan area parkir utara.
Festival
tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan panggung,
kontes kostum, Halloween Walk, hingga stan makanan dan produk lokal.
Acara ini bahkan diabadikan menjadi foto bersama dalam postingan Instagram berikut:
Ada pula
mobil makanan atau food truck yang ikut meramaikan suasana. Dengan begitu,
pengunjung tidak hanya datang untuk melihat pertunjukan, tetapi juga bisa
menikmati makanan dan berbelanja produk dari pelaku usaha setempat.
Acara ini
menarik karena melibatkan berbagai kelompok usia dan pelaku usaha daerah.
Halloween menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus
mendukung aktivitas ekonomi di lingkungan mereka.
5. Odoru Ishioka Halloween Festa, Kostum dan Kesenian Tradisional Bertemu
Di Kota
Ishioka, Prefektur Ibaraki, Halloween dirayakan melalui Odoru Ishioka Halloween
Festa. Acara yang diselenggarakan oleh panitia kegiatan masyarakat setempat ini
menggabungkan perayaan Halloween dengan pertunjukan seni dan hiburan lokal.
Pengunjung dapat mengikuti kontes tari, lomba kostum, pasar Halloween, hingga kegiatan membuat lilin. Ada pula pertunjukan dari kelompok pelestari musik festival tradisional Ishioka, yaitu Ishioka Hayashi.
Perpaduan ini membuat festivalnya terasa berbeda. Halloween yang berasal dari budaya luar tidak hanya dirayakan dengan kostum, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kesenian dan aktivitas lokal kepada masyarakat.
Selain itu,
acara ini menghadirkan pertunjukan balon dan undian berhadiah bagi pengunjung. Acaranya tergolong seru dan didukung pemerintah daerah sana. Contoh saja, Walikota Ishioka juga hadir serta posting tentang acara tersebut. Berikut postingan Beliau:
Halloween Bisa Menjadi Alasan untuk Mempererat Hubungan
Warga
Dari
Hokkaido hingga Ibaraki, ada satu hal menarik yang terlihat dari berbagai acara
tersebut. Halloween tidak harus dirayakan dengan kerumunan besar untuk menjadi
menyenangkan.
Sekolah,
pertokoan, pelaku usaha, dan kelompok seni bisa menjadikannya kesempatan untuk
berkumpul, memperkenalkan kegiatan daerah, serta menciptakan pengalaman
menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.
Bagi orang
Indonesia yang ingin bekerja dan tinggal di Jepang, mengenal budaya seperti ini
juga bisa membantu memahami kehidupan masyarakat di luar lingkungan kerja.
Sebab, kehidupan di Jepang bukan hanya tentang pekerjaan dan kedisiplinan,
tetapi juga tentang bagaimana warga membangun hubungan dengan lingkungan
sekitarnya.
Jadi,
Halloween Jepang 2026 memberikan pelajaran menarik: terkadang, keseruan sebuah
perayaan bukan terletak pada seberapa besar keramaiannya, melainkan pada
seberapa banyak orang yang ikut terlibat dan merasa menjadi bagian dari
komunitas.
Kalau kamu mau ikut Haloween Jepang 2026 langsung, kenapa gak coba kerja di Jepang aja? Lulusan SMA/SMK dan sederajat bisa kok, selama ikut pelatihan di LPK Saitama dan berangkat jalur IM Japan!



