Viral Motor Modifikasi Jepang yang Dipandang Sudah Punah Kena Tilang Polisi Sana, Kok Bisa?
![]() |
| Motor modifikasi Jepang ini sudah tidak bisa ditemukan di jalanan, tapi sekarang viral kena tilang polisi sana. Kredit Gambar: Wikipedia |
Postinga viral mengenai motor modifikasi Jepang kena tilang ini benar-benar mendapat perhatian netizen Jepang. Alasannya adalah model motor modifikasi ini harusnya sudah hilang di Jepang. Jikapun ada, biasanya jadi bahan pameran di museum ataupun sekedar bahan display.
Namun,
nyatanya ada motor modifikasi Jepang yang nyata digunakan hingga kenatilang polisi di sana. Artinya, motor digunakan di jalanan besar yang dijaga
polisi. Berikut postingannya yang ditunjukan akun @Nishi_hara_1919:
この手の単車がミュージアムに展示されていたのを見たことあります
— 狂走結社岡部興業@右翼とバイクとトラック大好きの飾れないトラック野郎です (@ZZrAsANbLqj1M9J) December 29, 2025
「走れる」単車とは聞いていましたが本当に走っていたんですね
ここまでやると「有形移動文化財」か「産業遺産」扱いでもいいんじゃね?
族車は日本の文化です・・・てかぁ? pic.twitter.com/S6GlwKFPDS
Dari video tersebut kamu lihat proses pemberhentian dan kena
tilang di Jepang. Motor unik tersebut benar-benar aneh dahn unik. Berasa kayak
kendaraan festival hias parade dan carnival di Indonesia.
Seperti yang terlihat di komentar postingan di atas dari
akun @ZZrAsANbLqj1M9J, motor seperti ini harusnya sudah tidak ada lagi. Aturan
jalan yang makin ketat dan matinya budaya gang motor di Jepang adalah
penyebabnya.
Motor model ini hanya akan terlihat sebagai display saja
seperti gambar yang di sematkan itu. Gambar itu diambil dari museum budaya
Jepang. Motor modifikasi ini sebenarnya masuk budaya kendaraan modifikasi
Jepang yang disebut Bosozoku.
Budaya Bosozoku ini sudah lama mati, tapi budaya modifikasi
kendaraan lain banyak yang masih hidup di Jepang. Contoh saja budaya modifikasi
truk yang disebut Dekotora
dan kendaraan anime yang disebut Itasha.
![]() |
| Tampilan mobil modifikasi Itasha yang sampai sekarang masih mudah ditemukan di Jepang. Kredit Gambar: Wikipedia |
Kalau kendaraan yang lain kenapa masih ada dan Bosozoku
mati? Alasannya hanya satu, modifikasi kendaraan lain masih aman. Untuk Itasha,
modifikasi ini hanya menempel sticker anime pada body kendaraan. Tidak ada
perubahan bentuk dan modifkasi tambahan lain yang diperlukan.
Dekotora memang unik bentuknya, tetapi dimensi truk yang
modifikasi tidak banyak berubah dan masih aman dikendarai. Sedangkan Bosozoku
mengubah dimensi kendaraan hingga sulit dikendarai. Hal inilah yang menyebabkan
modifikasi motor ini kena tilang dan pasti urusan sama polisi di Jepang.
Selain itu, budaya Bosozoku identik dengan gang motor di
Jepang. Kalau kamu pakai motor modifikasi Jepang ini, kamu bakal dicurigai
sebagai kriminal dan pembuat masalah. Orang biasa pasti tidak mau dapat cap
seperti ini.
Postingan viral ini banyak diskusi juga bahwa budaya kendaraan modifikasi Jepang itu menarik. Sayangnya, modifikasi khusus yang seperti Bosozoku tidak cocok dengan standar keamanan era sekarang. Menurut kamu motor modifikasi Jepang ini keren gak?



