Gak Nyangka Daya Tarik Konten Kuliner Halal Jepang Naik Terus, Alasannya Apa Ya?

Daya tarik konten kuliner halal Jepang semakin menarik di sosial media, padahal hanya makanan sederhana!
Kredit Gambar: /Flickr

Hampir tiap hari ada orang yang buat konten kuliner Jepang yang halal. Daya tarik konten kuliner halal Jepang ternyata tinggi karena selalu dapat views. Baik di platform TikTok, YouTube dan Instagram, konten hidangan halal yang ada di Jepang banyak menarik mata penonton.

Apa penyebabnya? Ternyata hal ini bisa dijelaskan berdasarkan perkembangan Islam di Jepang. Beberapa tahun terakhir pertambahan jumlah penganut Islam di Jepang tidak hanya berdampak pada isu sosial dan kebijakan lokal, tetapi juga mendorong berbagai perkembangan lain. Contoh saja naiknya popularitas konten dan industri halal.

Kenaikan Penganut Islam di Jepang Pengaruhi Konsumsi Konten

Artikel Japan Forward tentang “Muslim Population Growth Tests Local Cooperation” menunjukkan bahwa Islam kini bukan lagi sekadar minoritas yang “tak terlihat”, melainkan bagian nyata dari lanskap sosial Jepang modern.

Jumlah penduduk Muslim di Jepang meningkat pesat, terutama karena masuknya pekerja asing dan peserta program pelatihan teknis dari negara-negara seperti Indonesia, Pakistan, dan Bangladesh. Walaupun sebagai pendatang, mereka tetap pengaruhi Jepang secara sosial.

Mereka datang untuk mengisi kekosongan tenaga kerja di sektor perawatan, manufaktur, dan layanan yang akhirnya menunjukan peranan di masyarakat Jepang. Pertumbuhan mereka membuat kebutuhan dasar Muslim, seperti makanan halal, tempat ibadah, dan pemakaman, menjadi semakin dicari. Tidak aneh jika banyak daearh di Jepang berubah pesat untuk menyediakan fasilitas ini.

Nah, sorotan yang paling mudah disediakan Jepang adalah pilihan makanan halal. Dari sinilah muncul demand untuk konten-konten makanan halal rekomendasi di Jepang. Kalau mau buktinya, nih contoh postingan yang ada di Instagram:

Bisa cek langsung, konten kuliner halal kayak gini di Jepang dapat like sampai 260 ribu dan komentar sampai 2,3 ribu orang!

Siapa Saja yang Cari Konten Kuliner Halal Jepang?

Banyak Muslim di Jepang, baik pendatang baru maupun yang veteran, cari panduan praktis makanan halal. Mulai dari rekomendasi restoran, produk snack halal, sampai opsi makanan unik tapi halal, banyak dicari pada akhirnya. Konten halal yang paling laku tentu berbentuk video. Kamu bisa buktikan sendiri dengan cari konten halal di TikTok, YouTube dan Instagram seputar Jepang!

Menariknya, konten halal di Jepang tidak hanya dikonsumsi oleh penganut agama Islam, lho! Masyarakat Jepang non-Muslim dan pelaku industri makanan juga mulai aktif mencari informasi tentang makanan halal.

Bagi pemilik restoran atau produsen makanan, konten halal ini dipahami sebagai peluang pasar baru. Konten tentang halal menjadi jembatan edukasi: menjelaskan apa itu halal dan daya tariknya untuk target konsumen umat Islam.

Jika mereka paham mengapa makanan halal penting bagi orang Muslim, mereka bisa kembangkan bisnis lebih baik ke arah tersebut. Sama seperti Indonesia yang ciptakan hidangan kekinian tapi halal, pihak Jepang bisa ubah kuliner tradisional mereka menjadi fusion versi halal.

Hidangan roti yang khas negara Barat tersedia opsi halal juga di Jepang.
Kredit Gambar: Wikipedia

Makanan seperti ini pasti dapat banyak sorotan kalau dijadikan konten, apalagi di era global saat ini. Daya tarik konten kuliner halal Jepang  sudah terbukti kuat! Penonton tidak hanya orang Muslim di Jepang, tapi juga orang Islam yang mau datang ke Jepang dari banyak negara lain. Orang Jepang sendiri terkadang suka iseng coba hidangan unik seperti ini!

Rata-rata orang luar pasti suka juga lihat konten kuliner Jepang. Jadi, orang Indonesia, orang India dan bahkan orang Amerika, bisa cek konten kuliner halal tersebut. Makanan halal di Jepang adalah hal unik dan pastinya menarik banyak diskusi. Hasilnya, konten makanan halal bisa datangkan lebih banyak mata untuk promosi.

Kesimpulan Soal Daya Tarik Konten Kuliner Halal Jepang

Singkatnya, pertumbuhan komunitas Muslim dan popularitas konten halal di Jepang adalah dua fenomena yang saling menguatkan. Meningkatnya jumlah Muslim menciptakan kebutuhan riil, sementara konten halal membantu menjembatani kebutuhan tersebut dengan pemahaman masyarakat luas soal hidangan Halal.

Di masa mendatang, selama populasi Muslim terus bertambah dan Jepang semakin bergantung pada tenaga kerja asing, konten halal kemungkinan besar akan terus tumbuh! Bukan lagi sebagai tren sementara, tetapi sebagai bagian dari realitas baru Jepang yang semakin multikultural. Wah, ternyata dalam juga ya faktor yang pengaruhi daya tarik konten kuliner halal Jepang!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru