Waspada Beban Dana Talang Kerja Jepang, Kalau Kurang Perhitungan Malah Jadi Beban!
![]() |
| Ingat kalau beban dana talang kerja Jepang itu sama kayak hutang, jadi harus kamu pertimbangkan baik-baik. Kredit Gambar: Mike Lawrence/Flickr |
Sudahkan kamu pertimbangkan beban dana talang kerja Jepang? Dana talang memang bisa bantu pembiayaan kamu proses ke Jepang. Namun, jangan sampai hal ini jadi beban.
Tidak semua tempat
menentukan aturan dana talang yang sama. Sama seperti pinjaman uang, kamu harus
perhatian biar gak kena kontrak pelunasan yang mencekik diri. Walaupun
sama-sama pinjam, kamu pasti tahu bedanya keamanan proses di bank, koperasi,
pinjol dan rentenir bukan?
Status dana talang
juga sama. Kalau pinjam di LPK yang baik, pinjaman terstruktur jelas dan pasti
besarannya dari awal. Namun, kalau pinjam dari LPK yang jahat, detail pinjaman
ditutupi dan tiba-tiba jadi potongan besar setelah kerja di Jepang.
Kalau kamu kurang pertimbangan sebelum ambil dana talang, hasilnya malah rugi sendiri. Nih, contoh seorang
konten kreator TikTok di akun risky_as96 yang cerita seputar masalah ini:
@rizky_as96 Kdang kalau kemahalan kasian juga yak yg mau proses 😌
♬ suara asli - papaALESHA
Serem bukan beban dana
talang kerja Jepang kalau gak terkontrol? Walaupun awalnya enak terbantu biaya,
pas di Jepangnya malah tersiksa. Waktu di Jepang itu kamu sendirian lho, jauh
dari sanak saudara. Siapa coba yang mau nolongin kalau gaji dipotong gede?
Biaya hidup aja susah terpenuhi pastinya, apalagi kalau harus kirim uang ke
rumah. Pasti kerasa banget gaji gak cukup walaupun dapat dua digit di Jepang!
Makanya, sangat
disarankan melakukan pertimbangan sebelum ambil dana talang. Minimal research
detail dana talangan, besaran bunga, ketentuan, syarat dan detail perjanjian
lainnya. Bila perlu, konsultasi notaris aja biar sekalian aman.
Setelah detail dana
talangan jelas, sekarang tinggal kamu bandingkan dengan kemampuan kerja di
Jepang. Pas kontrak kerja, kamu pasti dah tahu dapat fasilitas apa, gaji
berapa, bayar potongan perusahaan berapa dan berapa perkiraan gaji bersih yang
akan diterima.
Coba hitung gaji
bersih yang diterima setelah dipotong cicilan dana talang. Kalau hitungannya
kecil, ya artinya gak worth itu! Jangan sampai terjebak kena dana talang
potongan besar saat gaji kerja kamu kurang mumpuni di Jepang.
Daripada masalah dana
talang ke Jepang, lebih pas memilih jalur yang benar-benar terjangkau. Opsi
yang terkenal adalah program magang IM Japan dari pemerintah. Walaupun gak ada
dana talang, biaya program ini gak akan sampai 50 juta Rupiah. Sangat terhitung
ringan secara total.
Selain itu, IM Japan
beri banyak hal gratis. Contoh saja gratis biaya seleksi, wawancara, kontrak
kerja, jasa pelatihan dan juga urusan keberangkatan. Dibanding jalur swasta,
lebih banyak yang gratis bukan?
Nanti kalau kamu mau
brangkat ke Jepang masih bisa dapat uang saku juga dari IM Japan. Saat pulang
ke Indonesia selesai kontrak magang, kamu juga dapat tunjangan buka usaha! Enak
banget deh pokoknya!
Masalahnya, IM Japan
itu prosesnya panjang dan biasanya memiliki prosedur ketat. Jadi gak
sembarangan orang bisa ikut program ini. Walaupun begitu, kamu bisa persiapan
dulu dan belajar di LPK spesialis IM Japan biar lancar ikut prosesnya!
Gimana, sudah clear? Jangan remehkan beban dana talang kerja Jepang! Niat mau buka pintu rejeki, malah stress mikirin beban dana talang kalau kamu kurang kritis mempertimbangkan soal biaya ini!


