Bimbel Online dengan Guru VTuber di Jepang? Pasti Murid yang Wibu Malah Gak Konsen!
![]() |
| Banner bimbel online dengan guru Vtuber di Jepang. Kredit Gambar: ITmedia News |
Berita ada bimbel online dengan guru Vtuber di Jepang menggemparkan para fans. Para pecinta Vtuber gak bisa bayangin belajar matematika sambil nonton tokoh avatar anime favorit. Sensasinya pasti aneh kalau gak biasa.
Walaupun kedengaran
idenya aneh, konsep ini ternyata sudah teruji di Jepang. Konsep mengajar pada
livestream sudah tidak asing di Jepang. Kamu bisa temukan para content creator
yang ajarkan matematika, seni rupa, bahasa Jepang dan bahasa Inggris di
Youtube. Nah, sekarang ada versi Vtuber-nya dari konsep live streamer pendidikan
tersebut.
Dari Streaming Game ke Ruang Kelas Virtual
Umumnya Vtuber di Jepang lebih banyak isi acara dengan main game, ngobrol dan nyanyi. Namun, kali
ini Vtuber akan hadir mengisi mengajarkan materi standar SMA di Jepang. Semua
pengajar Vtuber ini adalah pengajar aktif yang berpartner dalam program
pembelajaran Wish!
Nih, pengumuman soal program bimbel online dengan guru Vtuber ini:
Program ini diharapkan
dapat meningkatkan daya tarik proses belajar pada anak muda di Jepang. Saat
belajar bisa jadi fun berkat adanya Vtuber, pasti ilmu yang masuk bisa lebih
mudah diserap. Materi yang akan menjadi fokus pada program bimbel ini adalah:
· Matematika
· Bahasa Inggris
· Sains
· Sejarah
· Geografi
· Sastra Jepang klasik
Bayangin suasana kelas
yang biasanya kaku, sekarang berubah jadi lebih interaktif. Pendekatannya ini
pasti terasa lebih dekat dengan dunia digital yang sudah akrab bagi Gen Z.
Jadi, emang cocok untuk golongan muda Jepang saat ini!
Gimana Reaksi Lihat Pengumuman Bimbel Vtuber di Jepang
Ini?
Kabarnya, komunitas
wibu yang melihat beritanya sangat mendukung. Kebanyakan merasa belajar online
memang harus fun. Kalau wibu, mereka sangat menikmati konsep ini. Hanya saja,
ada yang kecewa karena ada yang kurang paham bahasa Jepang juga
That seems like a fun idea. pic.twitter.com/dfrA1euFAk
— πβ°πͺβ΄π»Trigun π³ππππππ (@CeoofTrigun) February 18, 2026
Di atas adalah contoh
rata-rata reaksi wibu di Twitter soal pemberitaan soal bimbel Vtuber ini! Mudah-mudahan ke depannya industri Vtuber lebih berkembang variasinya!
Kenapa Jepang Mulai Menggabungkan Pendidikan dan VTuber?
Kalau kamu ngikutin
perkembangan pendidikan di Jepang, kamu tahu kalau anak mudah di sana banyak yang memilih belajar dari rumah. Mereka punya banyak alasan untuk datang ke
sekolah secara fisik. Nah, model bimbel virtual ini jadi solusi alternatif bagi
yang sulit ke sekolah ini!
Alih-alih memaksa siswa
mengikuti sistem sekolah tradisional, mereka pasti lebih mudah menyesuaikan
format belajar dengan mode online virtual ini. Video interaktif, avatar
virtual, dan live streaming dianggap lebih engaging dibanding metode
konvensional bagi mereka yang alergi datang ke sekolah!
Di sinilah terlihat
keunikan VTuber Jepang. lebih bersinar Di negara lain, VTuber merupakan hiburan
niche dan terkadang terbatas hanya sebagai idol saja. Kalau di Jepang, konsep
avatar virtual mulai masuk ke dunia profesional dan bisa diintegrasikan untuk
brand ambassador, pembaca berita dan bahkan guru bimbel seperti pada program
ini!
Belajar Serius, Tapi Tetap Ada “Fan Culture” Juga!
Konsep ini menarik karena
pendekatan belajar antara Vtuber dan fans-nya bisa disamakan untuk guru dan
murid bimbel. Para guru VTuber tidak hanya muncul saat kelas berlangsung, tapi
juga punya channel dan aktivitas di luar pelajaran.
Jadi, para murid yang
ingin lebih akrab dengan guru mereka bisa langsung cek channel asli si Vtuber.
Namun, kalau mau konten belajar, harus cek ke Channel Wish sesuai ketentuan.
Porsi interaksi di luar konten belajar tentu tetap ada “Fan Culture” juga!
Artinya, siswa bisa
merasa lebih dekat dengan pengajar selama ikuti si Vtuber. Hal ini mirip
seperti mengikuti streamer favorit kamu. Bagi sebagian orang, ini bisa
meningkatkan motivasi belajar dan tentunya ada gabungan antara sisi edukasi dan
entertainment!
Jepang sering membuat
eksperiment sosial yang unik seperti ini. Mereka berani menggabungkan budaya
pop dengan sistem formal selama jadi impact positif pada pendidikan di Jepang!
Apakah Model Belajar Ini Bisa Ditiru Secara Global?
Kalau melihat
perkembangan teknologi edukasi, ide bimbel online dengan guru VTuber di Jepang masih
pada tahap eksperimen, tapi kedepannya bisa lebih dikembangkan. Generasi muda
sekarang terbiasa belajar lewat YouTube, Discord, atau platform streaming
lainnya. Jadi, pendekatan berbasis avatar virtual terasa lebih fun untuk
belajar.
Bisa jadi, beberapa
tahun ke depan kita akan melihat:
· Kelas bahasa asing yang diajar VTuber,
· Kursus coding dengan avatar digital,
· Bahkan universitas di VR menggunakan model karakter 3D.
Kedengarannya
futuristik? Mungkin. Tapi Jepang sudah melangkah awal untuk mencapai masa depan
seperti itu. Di Jepang juga sudah menggunakan robot untuk banyak hal seperti
jualan di Konbini dan CafΓ©. Jadi tidak mungkin kalau pembelajaran virtual juga
dikejadi serius oleh Jepang!
Gimana? Apakah kamu tertarik ikut bimbel online dengan guru Vtuber di Jepang ini? Kalau kamu tertarik, pastikan belajar bahasa Jepang dulu. LPK Saitama bisa bantu kamu soal ini agar bisa paham nonton livestream bimbel Vtuber-nya!


