Pembatasan Spot Bunga Sakura di Tokyo Berlaku Sepanjang Sungai Meguro, Kenapa Diberlakukan Aturan Ini?

 

Tampilan spot bunga sakura di Tokyo sepanjang Sungai Meguro.
Kredit Gambar: ayumi kubo/Unsplash

Berita baru dari SoraNews24 menunjukan pembatasan spot bunga sakura di Tokyo. Pembatasan ini berlaku di sepanjang Sungai Meguro kawasan Nakameguro.

Area ini selalu terkenal di musim sakura karena tampilannya yang cantik dan selama 2 dekade menjadi tempat yang ramai di kalangan anak muda. Namun, pada tahun ini, ada perubahan drastis oleh pemerintahan lokal di sana!

Lonjakan pengunjung di tempat itu telah mengakibatkan banyak efek negatif. Tahun lalu saja tercatat 2,3 juta orang datang ke Nakameguro selama musim mekar bunga sakura. Hal ini menghasilkan kerumunan dan penghambat jalur pejalan kaki di area Sungai Meguro tersebut.

Sudah beberapa tahun lalu tempat ini dirancang untuk mengurangi kepadatan ekstrim di area. Namun masalah keramaian wisatawan di Tokyo tidak kunjung membaik. Jalanan di sungai ini relative sempit dan tidak bisa mendukung banyaknya pengunjung yang datang sekaligus.

Spot foto yang di sini membuat orang berhenti di tengah jalan dan bahkan meluber ke area jalan raya. Hal ini tentu berbahaya, terutama saat kondisi penuh dengan wisatawan. Para warga yang tinggal di sekitar area tersebut juga mengaku kurang nyaman dengan situasi wisatawan yang tidak teratur tersebut.

Akibat masalah inilah, spot melihat bunga sakura di Tokyo tersebut mulai dibatasi akhir bulan Maret 2026 ini. Asosiasi pedagang lokal di area tersebtu mengambil tindakan dengan memasang penutup pemandangan atau view-blocking screens. Penutup ini dipakaikan pada area jembatan utama dekat Stasiun Nakameguro.

Layar terseut bertuliskan panduan agar tidak berkerumun. Tulisan bahasa Jepang dan bahasa Inggris seperti “No Stopping” dan “One-way” terlihat jelas dan memandu para pejalan kaki untuk terus bergerak dan tidak berhenti terlalu lama.

Aturan seperti ini mirip dengan pembatasan kerumunan di masa Helloween pada Shibuya dan Shinjuku tahun lalu. Banyak rambu juga terlihat mengarahkan kerumunan agar tidak berhenti dan terus berjalan waktu itu!

Berikut adalah tampilan liputan pemasangan layar pembatasan spot bunga sakura di Tokyo tersebut dalam bentuk video:

Keputusan ini memang mengurangi kesempatan pengunjung menikmati pemandangan sakura di sana, namun dianggap perlu demi keamanan dan kelancaran mobilitas warga. Langkah ini juga mencerminkan tren pengaturan kerumunan akibat overtourism di Jepang. Kamu bisa cek banyak lokasi wisata yang dekat pemukiman mulai membatasi akses seperti ini juga.

Meski demikian, pembatasan ini hanya berlaku di titik tertentu, sementara area lain di sepanjang sungai masih dapat dinikmati untuk pemandangan bunga sakura. Pengunjung tetap diimbau untuk menjaga etika, tidak menghambat jalan, dan menghormati lingkungan sekitar agar tradisi hanami tetap bisa dinikmati semua orang secara berkelanjutan.

Untuk sementara, carilah alternatif cara menikmati spot melihat bunga sakura di Tokyo Sungai Meguro. Cara alternatif ini bisa dengan cari café dan tempat makan yang bertingkat dekat sungai tersebut. Pemandangan dari tempat tinggi tetap menunjukan pemandangan indah bunga sakura di area ini. Kalau dari café, kamu juga tidak mengganggu pejalan kaki di sepanjang sungai tersebut.

Semoga aturan baru pembatasan spot bunga sakura di Tokyo ini bisa berhasil mengurangi masalah kerumunan di sana. Ingat, bagi kamu yang mau menikmati bunga sakura, jangan berdiri lama di jalan agar tidak menyusahkan ya!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru