Yuk, Mengenal Kelebihan Onigiri Untuk Buka Puasa Pekerja Indonesia di Jepang!
![]() |
| Onigiri untuk buka puasa memang cocok, apalagi digunakan bagi pekerja Indonesia yang serba sibuk! Kredit Gambar: /Unsplash |
Pernah gak
kepikiran makan onigiri untuk buka puasa di Jepang? Kerja di Jepang sambil
puasa pasti terasa berat. Kamu tidak diberi waktu berbuka dan sahur seperti
kalau kerja di Indonesia. Kamu harus bisa menyesuaikan rutinitas berpuasa
dengan kerja sehari-hari yang jamnya tidak berubah.
Nah, salah
satu pilihan makan yang pas untuk situasi seperti ini adalah onigiri. Kamu
pasti bertanya, emang kenyang cuma makan onigiri? Kenapa ini bisa cocok untukbuka? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, mari bahas bersama di sini!
Onigiri Praktis Dibuat dan Tidak Butuh Usaha Terlalu Sulit
Onigiri
sendiri adalah nasi kepal yang biasanya dibungkus rumput laut (nori). Meski
terlihat sederhana, makanan ini memiliki banyak keunggulan yang membuatnya
cocok dijadikan menu berbuka bagi pekerja Indonesia di Jepang.
Salah satu
kelebihan onigiri untuk buka puasa adalah cara membuatnya yang sangat praktis.
Kamu hanya perlu nasi hangat dan sedikit isian seperti tuna, ayam, atau bahkan
abon. Sebagai pekerja di Jepang, kamu belum tentu punya waktu masak yang ribet.
Jadi, onigiri sudah pas jadi pilihan!
Proses
membuatnya juga cepat. Nasi tinggal dibentuk dengan tangan atau menggunakan
cetakan sederhana. Bagi pekerja yang pulang dalam keadaan lelah, menu seperti
ini tentu sangat membantu karena tidak membutuhkan banyak alat masak maupun
waktu yang lama.
Onigiri Bisa Disimpan dan Dihangatkan Saat Waktu Berbuka
Kelebihan
lain dari onigiri untuk buka puasa adalah kemudahannya untuk disimpan. Jika
kamu membuat beberapa onigiri sekaligus, makanan ini bisa disimpan di kulkas
dan dimakan saat waktu berbuka tiba.
Saat azan
magrib, kamu cukup menghangatkannya sebentar menggunakan microwave. Nasi akan
kembali hangat dan siap dimakan. Cara ini sangat membantu bagi pekerja
Indonesia di Jepang yang pulang kerja mendekati waktu berbuka.
Makanan ini
juga pas buat sahur. Kamu buat saat malam dan disimpan di kulkas. Saat sahur,
tinggal keluarkan dihangatkan dan menambah lauk telur dadar. Sudah deh, cukup
buat sahur sederhana tanpa ribet!
Onigiri Juga Mudah Dimodifikasi Sesuai Selera Indonesia
Sebagai
bagian dari kuliner Jepang, onigiri juga terkenal fleksibel dalam hal isian.
Biasanya onigiri di Jepang diisi salmon, tuna mayo, atau umeboshi.
Namun bagi
orang Indonesia, isiannya bisa dimodifikasi agar lebih sesuai selera. Misalnya
menggunakan ayam kecap, abon sapi, sambal tuna, atau bahkan tempe orek pedas.
Dengan sedikit kreativitas, onigiri bisa terasa seperti nasi bungkus mini yang
cocok untuk menu berbuka.
Selain isi,
kamu bisa campurkan berbagai macam hal ke nasi. Contoh saja furikake dan
taburan wijen. Kamu bahkan bisa punya opsi makanan pendamping dari onigiri
tersebut. Misal dimakan pakai salad ataupun soup miso.
Murah dan Mudah Ditemukan di Jepang
Selain
praktis dibuat sendiri, onigiri juga terkenal sebagai makanan yang murah di
Jepang. Jika tidak sempat memasak, kamu bisa membeli onigiri di konbini seperti
Lawson, FamilyMart, atau 7-Eleven dengan harga yang cukup terjangkau. Jadi kamu gak bingung lagi kalau mau puasa di Jepang!
Semua faktor di atas membuat onigiri cocok untuk buka puasa menjadi pilihan sederhana bagi banyak pekerja Indonesia di Jepang. Praktis, fleksibel, dan ekonomis, gak ada salahnya nyoba pilih hidangan ongiri untuk buka puasa selama di Jepang!


