Yuk, Pelajari Ucapan Perpisahan Bahasa Jepang yang Umum Digunakan Orang Sana!
![]() |
| Ucapan perpisahan bahasa Jepang ada banyak dan kamu harus tahu bagaimana cara menggunakannya! Kredit Gambar: Leng Cheng/Flickr |
Kalau mau
kerja di Jepang, kau harus belajar juga ucapan perpisahan bahasa Jepang. Saat
tinggal ddan kerja di sana, kamu akan bertemu dan berpisah dengan banyak orang
tentunya. Kalau gak bisa memilih ucapan yang pas sesuai situasi, kamu bisa
dipandang kurang sopan!
Maka dari
itu, mari belajar bahasa Jepang yang sederhana khusus untuk kata-kata
peripisahannya saja! Kalau kata-kata ini bisa kamu praktekan terus, pasti nanti
makin lancar komunikasi bahasa Jepangnya!
Memahami Konteks Ucapan Perpisahan Bahasa Jepang
Ucapan perpisahan dalam budaya Jepang harus disesuaikan
dengan lawan biara dan setting kamu mengatakannya. Hal ini berbeda bahasa
Indonesia yang biasanya hanya dibagi menjadi formal dan non-formal. Kalau di
Jepang, konteks ucapan perpisahaan bisa menunjukan tidak berjumpa waktu lama
dan menunjukan relasi kerja.
Maka dari itu, pada kesempatan ini mari belajar konteks
situasi dan ucapan perpisahan bahasa Jepang yang tepat dalam kondisi tersebut!
Kondisi Kasual
Perpisahan kondisi kasual biasanya diucapkan pada teman,
keluarga ataupun orang asing. Ucapan perpisahaan ini tetap ada beberapa opsi
dan umumnya berupa ucapan singkat. Berikut contohnya:
·
Jaa ne (じゃあね) artinya saya pergi dulu atau bye
·
Mata ne (またね) artinya sampai jumpa
Untuk situasi kasual lebih spesifik, kamu bisa gunakan
kata-kata perpisahan berikut:
·
Bai bai (バイバイ) artinya bye-bye, umumnya masuk
bahasa gaul, jadi hanya digunakan oleh anak muda atau teman yang benar-benar
dekat
·
Mata ashita (また明日) artinya sampai jumpa besok,
digunakan jika perpisahan pendek dan hari besoknya akan bertemu lagi. Contoh
situasi siswa yang berpisah tapi besok akan bertemu di sekolahan lagi.
·
Jaa, mata (じゃあ、また) artinya sampai jumpa tapi
dalam konteks mengakhiri pembicaraan sehingga diucapkan seperti transisi
berpisah
Kondisi Formal Kerja
Perpisahan dalam kondisi formal kerja biasanya menggunakan
kata-kata lebih panjang dan spesifik. Bagi kamu yang ingin kerja di Jepang,
wajib latihan bicara bahasa Jepang dengan kata-kata perpisahan ini. Berikut
adalah beberapa contohnya:
·
Osaki ni shitsurei shimasu (お先に失礼します)
artinya permisi saya izin pulang lebih dahulu. Biasanya digunakan untuk pamit
pulang dari group teman kerja.
·
Otsukaresama deshita (お疲れ様でした) artinya terima
kasih atas kerja kerasnya. Paling umum digunakan dalam situasi kerja.
Untuk situasi ucapan perpisahaan yang lebih spesifik tapi
dalam konteks formal, kamu bisa gunakan kata-kata berikut:
·
Shitsurei shimasu (失礼します) artinya permisi
saya izin pergi. Biasanya digunakan saat meninggalkan ruangan atasan ataupun
saat berpisah dalam situasi meeting kerja.
·
O-genki de (お元気で) artinya selalu jaga kesehatan.
Kata-kata perpisahan yang khusus diberikan saat berpisah dengan rekan kerja
lama yang jarang ditemui.
Kondisi Formal Bertamu
Ucapan perpisahan bahasa Jepang yang penting kamu pelajari
adalah saat bertamu. Situasi ini memerlukan kata-kata yang semi-formal dan bisa
kamu manfaatkan saat pamitan. Berikut beberapa contohnya:
·
Ojama shimashita (お邪魔しました) artinya terima kasih sudah
menerima saya. Dalam konteks pamit pulang setelah bertamu, kata-kata ini yang
paling umum.
·
Ki wo tsukete (気を付けて) artinya hati-hati. Dalam
konteks bertamu, kata-kata perpisahaan ini diucapkan pemilik rumah atau
penerima tamu saat perpisahan.
Kondisi Perpisahan Khusus
Selain ucapan
perpisahaan bahasa Inggris di atas, kamu juga akan menemukan kata-kata lain
yang lebih spesifik tapi diluar lingkup formal, kasual dan semi-formal. Berikut
contohnya:
·
Sayonara (さようなら) artinya sampai jumpa tapi
digunakan dalam kondisi perpisahaan yang tidak akan bertemu lama. Contoh
situasinya pindah rumah jauh dan bercerai.
·
Ittekimasu (行ってきます) artinya saya berangkat.
Biasanya diucapkan oleh penghuni rumah ke pihak yang masih ada di rumah.
Penggunaanya mengindikasi perpisahan sebentar dan akan kembali ke rumah lagi
Pelajari Ucapan Perpisahan Bahasa Jepang dengan Sering
Praktek
Setelah tahu
berbagai ucapan tersebut, sekarang kamu tinggal latihan menggunakannya. Belajar
bahasa Jepang memang harus dengan pembiasaan kalau mau lancar. Jadi, jangan
malu untuk terus berlatih.
Bagi yang bermimpi kerja ke Jepang, praktek rutin harus
dilakukan. Bagi yang kesulitan belajar dan praktek sendiri, tidak ada salahnya
mencari bantuan daftar ke LPK magang Jepang seperti LPK Saitama!


