Gempa Jepang 20 April 2026 Membuat Panik, Apakah Ada Kemungkinan Gempa Susulan?
![]() |
| Gempa Jepang 20 April 2026 membuat warga Jepang takut dan resah soal gempa susulan. Kredit Gambar: ♒ ♒ ♒ ♒/Flickr |
Gempa Jepang 20 April 2026 tercatat menunjukan kekuatan 7,7
magnitudo dan katanya berpotensi tsunami. Para warga Jepang sempat banyak yang
mengungsi tapi untungnya ombak yang datang tidak tinggi (sekitar 80 cm) dan
menyebabkan kerusakan.
Walaupun tsunami tidak tinggi dan kerusakan minim,
pemberitaan soal gempa ini masih panas. Soalnya banyak para ahli gempa yang
bilang ada kemungkinan gempa susulan yang lebih besar terjadi.
Laporan Seputar Gempa Besar di Jepang Tanggal 20 April
2026
Berdasarkan laporan dari Japan Meteorological Agency, gempa
terjadi sekitar pukul 16.53 waktu setempat. Besaran kekuatan gempa yang
tercatat awalnya adalah 7,4 magnitudo. Namun, setelah pemeriksaan detail,
pelaporan di revisi karena kekuatan gempa ternyata sampai 7,7 magnitudo. Gede
banget ternyata!
Berikut adalah beberapa laporan media Jepang yang menunjukan
footage guncangan gempa tersebut:
Sebagai note, gempa besar ini terjadi setelah gempa kekuatan
menengah sekitar 5,8 magnitudo pada pukul 14.32 waktu setempat di tanggal yang
sama. Jadi, saat gempa sedang ini bergoyang, disusul gempa lebih besar 7,7
magnitudo di sore harinya!
Pusat Gempa dan Wilayah yang Terdampak
Gempa berpusat di lepas pantai Sanriku, wilayah timur laut
Jepang, dengan kedalaman sekitar 10–20 km. Kedalaman yang relatif dangkal
membuat getarannya terasa luas. Gak heran banyak orang langsung panik merasakan
efek gempa ini waktu itu.
Gempa yang kuat terasa ke lebih banyak tempat tentunya.
Beberapa wilayah seperti Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima merasakan
guncangan cukup kuat. Bahkan di Tokyo, getaran masih terasa walaupun dalam
skala ringan hingga sedang.
Banyak area melaporkan terkena dampak serius gempa Jepang
ini dan mengalami kerusakan lebih berat. Banyak keluarga di area tersebut
menyaksikan barang-barang dan perabotan bergoyang dan jatuh. Untungnya kejadian
ini tidak menghasilkan korban jiwa. Hanya korban lukaluka saja.
Walaupun begitu, efeknya ke bangunan dan fasilitas umum
sangat berat. Jalur kereta biasa dan kereta cepat di area tersebut harus
terhenti. Beberapa area pemukiman mengalami mati lampu karena masalah tiang
listrik yang ambruk. Selain itu banyak bangunan dan jalanan mengalami kerusakan
juga.
Pemerintah Jepang Berhasil Respon Cepat Saat Gempa Terjadi
Pemerintah Jepang bergerak cepat dalam menangani situasi
gempa 20 April 2026 lalu. Setelah gempa Jepang 20 April 2026 yang besar
terjadi, sistem peringatan dini langsung aktif dalam hitungan menit. Sistem ini
langsung memberikan arahan pada warga untuk mengungsi dan menginfokan
titik-titik aman bagi warga yang terpengaruh.
Selain itu, evakuasi segera dilakukan oleh para petugas di
wilayah pesisir. Hal inilah yang membantu para warga aman dan tidak panik pada
waktu itu. Petugas juga diturunkan untuk pengecekan infrastruktur pendukung
situasi darurat. Selain itu, pihak operator pemerintahan posting informasi gempa
yang terus diperbarui secara real-time kepada masyarakat.
Dari sinilah info waspada gempa susulan muncul. Para warga
yang telah melewati gempa besar diharapkan tidak langsung santai, tapi tetap
tenang dan menjaga diri. Walaupun sudah diperbolehkan kembali ke rumah
masing-masing, warga harus siap evakuasi lagi jika da peringatan gempa datang.
Gempa Terjadi Lagi di Jepang Tanggal 21 April 2026
Setelah
gempa Jepang 20 April 2026 terjadi, masyarakat takut akan gempa susulan.
Ketakutan ini membuat kepanikan lebih besar saat gempa terjadi di wilayah
Hokkaido Jepang pada 21 April 2026.
Berikut
pemberitaan seputar gempa Tanggal 21 April 2026 ini:
Berdasarkan pemantauan Japan Meteorological Agency, gempa
ini memiliki kekuatan lebih kecil sekitar 5-6 magnitudo. Gempa ini juta tidak
menimbulkan dampak signifikan dari segi kerusakan. Walaupun begitu, banyak yang
takut karena sumber gempa berdekatan dengan gempa 20 April 2026.
Meski waktunya berdekatan, gempa di Hokkaido tidak ditandai
sebagai gempa susulan dari gempa 20 April. Secara ilmiah, susulan biasanya
terjadi di zona patahan yang sama, sementara lokasi kedua gempa ini berada di
sistem tektonik yang berbeda.
Kemungkinan yang lebih tepat adalah gempa terpisah atau
gempa yang dipicu oleh perubahan tekanan akibat gempa besar sebelumnya.
Walaupun begitu, para pengamat dan ahli menghimbau masyarakat Jepang untuk
tetap waspada dan siap evakuasi kapan saja.
Sejak isu gempa megatrust di tahun 2025 lalu, potensi gempa
besar di Jepang memang lebih tinggi. Namun jangan takut, sistem peringatan
Jepang sudah canggih dan dapat membantu masyarakatnya mengamankan diri. Kamu
yang mau kerja di Jepang juga gak perlu panik urusan gempa. Lebih fokus ke
persiapan kamu untuk tinggal dan kerja di Jepang. Kalau sudah siap, urusan
gempa tidak akan jadi penghalang!


