Legenda Kuil Kōfuku-ji Ceritakan Kutukan Mirip Death Note di Jepang, Keren Tapi Serem!
![]() |
| Tampilan Kuil Kōfuku-ji yang punya cerita kutukan mirip Death Note di Jepang! Kredit Gambar: Edit dari Wikipedia dan Wikipedia |
Tahukah kamu kalau ada cerita kutukan mirip Death Note di Jepang? Ternyata pada legenda kuil Kōfuku-ji, kamu akan temukan kutukan yang butuh nama target dan ditulis di atas kertas. Kutukan ini akan membawa petaka ataupun kematian pada targetnya!
Kisah ini ternyata turun temurun
dibahas yang sekilas terdengar mirip dengan teknik membuh di magang Death Note. Legenda tersebut berasal dari Kōfuku-ji, sebuah kuil tua di Prefektur Nara yang sudah berdiri lebih dari 1.300 tahun. Kisah ini memang tidak ada
hubungannya dengan anime Death Note, tetapi jalan ceritanya membuat banyak
orang merasa seperti sedang membaca plot anime supernatural.
Lalu, seperti apa sebenarnya legenda kuil Kōfuku-ji
ini?
Kutukan Pendeta yang Konon Bisa Menghukum Musuh
Pada masa Jepang kuno, Kōfuku-ji bukan hanya
dikenal sebagai tempat ibadah. Kuil ini juga memiliki pengaruh politik yang
sangat besar karena dekat dengan keluarga bangsawan berkuasa saat itu.
Di tengah pengaruh tersebut, berkembang cerita
tentang sebuah ritual yang dipercaya dapat mengutuk seseorang. Konon, nama
orang yang dianggap sebagai musuh akan dituliskan dalam sebuah ritual khusus
oleh pendeta. Setelah itu, kutukan dipercaya akan membawa kesialan, penyakit,
bahkan kematian bagi targetnya.
Tentu saja kisah ini lebih banyak hidup
sebagai legenda daripada fakta sejarah. Namun cerita inilah yang membuat banyak
orang menyebutnya sebagai kutukan pendeta Jepang yang terdengar seperti cerita
anime.
YouTuber Jepang ini
bahkan membahasnya menjadi cerita unik. Kalau kamu mau penjelasan bentuk
video-nya, Kyota Ko bisa membantu kamu dengan videi ini:
Kenapa Ceritanya Terasa Mirip Death Note?
Kesamaannya sebenarnya hanya ada pada ide
dasarnya. Dalam Death Note, seseorang meninggal karena namanya ditulis di sebuah
buku supernatural. Sementara dalam legenda Kōfuku-ji, nama seseorang dipercaya
menjadi bagian dari ritual doa dan kutukan yang dilakukan oleh pendeta.
Cara kerjanya jelas berbeda dan tidak saling
berkaitan. Namun bagi penggemar anime, kemiripan konsep ini membuat legenda
tersebut terasa begitu menarik.
Tidak heran jika banyak orang yang baru
mengetahui kisah ini langsung teringat pada Death Note, meski keduanya berasal
dari cerita yang berbeda.
Jepang Memang Penuh Legenda yang Menginspirasi Cerita
Fiksi
Kalau dipelajari lebih jauh, Jepang memang memiliki banyak legenda yang terdengar seperti premis anime modern. Mulai dari roh penasaran, topeng misterius, yokai, hingga kisah kutukan mirip Death Note di Jepang, semuanya menunjukkan betapa kaya imajinasi dalam budaya Jepang. Tidak sedikit pula manga, anime, maupun film yang mengambil inspirasi dari cerita rakyat yang diwariskan selama ratusan tahun.
Karena itu, ketika mendengar legenda seperti
Kōfuku-ji, jangan langsung menganggapnya sebagai kisah nyata. Lebih tepat jika
melihatnya sebagai bagian dari warisan budaya yang membuat sejarah Jepang
terasa begitu hidup dan menarik untuk dipelajari.
Mungkin justru di situlah letak daya tariknya. Di Jepang, terkadang sebuah legenda kuno bisa terasa seperti sinopsis anime yang pasti menarik kamu ikuti. Gimana, ternyata menggali kisah kutukan mirip Death Note di Jepang bisa bahas cerita sejarah seru juga bukan?


