4 Hal Penting bagi Kamu yang Pertama Kali Liburan ke Jepang! Sudah Tahu Belum?

 

Orang yang pertama kali liburan ke Jepang wajib tahu berbagai hal penting ini!
Kredit Gambar: Alexandre Valdivia/Unsplash

Kalau pertama kali liburan ke Jepang, jangan hanya sibuk mencari tempat wisata yang ingin dikunjungi. Kamu juga perlu memahami kebiasaan, aturan dan kondisi di sekitar agar perjalanan tetap aman serta tidak mengganggu masyarakat setempat.

Jepang memang terkenal tertib dan aman. Namun, JNTO sendiri mengingatkan wisatawan pemula untuk mempelajari informasi dasar sebelum datang, termasuk adat, transportasi, penyimpanan barang, hukum lokal dan kondisi darurat.

1. Jangan Bawa Koper Besar Sembarangan

Koper besar bisa menjadi masalah ketika kamu harus berpindah menggunakan kereta atau bus yang ramai. Koper besar dipandang sangat merepotkan bagi yang membawa dan orang-orang di sekitarnya saat kamu sudah di Jepang!

Bukan berarti membawa koper besar dilarang. Namun, JNTO menyarankan wisatawan menggunakan layanan luggage delivery atau loker stasiun agar barang tidak menghalangi jalan dan mengganggu penumpang lain.

Layanan pengiriman bagasi tersedia di bandara besar seperti Narita, Haneda dan Kansai. Jadi, setelah tiba di Jepang, kamu bisa mengirim koper langsung ke hotel dan berjalan-jalan dengan barang yang lebih ringan.

2. Jangan Memaksakan Diri Masuk Area Berbahaya

Jepang memiliki banyak lokasi yang sangat bagus untuk difoto. Namun, bukan berarti semua tempat boleh dimasuki. Walaupun banyak tempat astetik, kamu juga harus perhatikan rambu dan peraturan di situ!

Salah satu contoh yang pernah terjadi adalah wisatawan di Otaru yang meninggal setelah masuk ke area rel kereta untuk mengambil foto. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa mengejar foto bagus bisa berubah menjadi bahaya jika wisatawan mengabaikan batas keamanan.

Karena itu, perhatikan rambu seperti larangan masuk, area pribadi, batas jalur dan peringatan bahaya. Menghormati batas tersebut termasuk halpenting bagi wisatawan di Jepang, terutama ketika mengunjungi tempat yang belum familiar.

Risiko juga tidak hanya berasal dari kendaraan. Beberapa wilayah Jepang memiliki risiko beruang dan satwa liar, sehingga wisatawan perlu memperhatikan informasi lokal sebelum masuk kawasan alam.

3. Pelajari Etika Transportasi dan Tempat Umum

Kereta Jepang memang terkenal nyaman, tetapi ada kebiasaan yang sebaiknya kamu ikuti. Misalnya, antre di sisi pintu agar penumpang yang turun bisa keluar terlebih dahulu.

Saat berada di dalam kereta atau bus, gunakan suara pelan dan hindari berbicara melalui telepon. Kursi prioritas juga sebaiknya diberikan kepada orang yang membutuhkan. Kebiasaan sederhana seperti ini membuat perjalanan lebih nyaman bagi kamu dan orang lain.

4. Jangan Abaikan Aturan Lokal

Setiap tempat bisa memiliki aturan yang berbeda. Karena itu, jangan beranggapan bahwa kebiasaan yang diperbolehkan di Indonesia otomatis boleh dilakukan di Jepang.

Contohnya, aturan merokok berbeda menurut lokasi dan banyak area publik menyediakan tempat khusus untuk merokok. Merokok sambil berjalan juga dapat dilarang dan di beberapa tempat dapat dikenakan denda.

Perhatikan juga aturan di restoran, ryokan, tempat wisata, kuil dan fasilitas umum. Jika tidak yakin, bertanya kepada staf justru merupakan pilihan yang baik. JNTO sendiri menyarankan wisatawan untuk bertanya ketika tidak memahami kebiasaan setempat.

Selalu Perhatikan Aturan di Jepang Saat Berkunjung ke Sini!

Pada akhirnya, aturan berwisata ke Jepang sebenarnya tidak dibuat untuk mempersulit wisatawan. Banyak di antaranya bertujuan menjaga keselamatan, kenyamanan dan hubungan antara wisatawan dengan masyarakat lokal.

Jadi, kalau ini pertama kali liburan ke Jepang, jangan hanya siapkan itinerary. Siapkan juga pengetahuan agar perjalananmu lebih aman dan nyaman. Kalau tertarik jalur ke Jepang lebih menguntungkan, jangan cuma wisata, kerja di sana sekalian dengan melalui IM Japan!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru