Sekarang Ada Tren Pria Jepang Hilangkan Rambut Badan Saat Musim Panas, Apa Alasannya?
![]() |
| Tren pria Jepang hilangkan rambut badan adalah demi melawan keringat di musim panas sana! Kredit Gambar: /Unsplash |
Tren pria Jepang hilangkan rambut badan semakin menarik perhatian. Bukan karena semua pria Jepang tiba-tiba ingin tampil tanpa bulu, tetapi karena perawatan tubuh kini semakin dianggap sebagai bagian dari kebersihan dan penampilan.
Menariknya, musim panas ikut mendorong tren tersebut. Ketika
suhu dan kelembapan meningkat, masalah keringat, rasa lembap dan bau menjadi
lebih terasa.
Tren Ini Bukan Sekadar Soal Penampilan
Menurut survei Panasonic terhadap pria yang melakukan
perawatan bulu tubuh, alasan terbesar mereka adalah ingin menjaga kebersihan
dan kesan rapi, mencapai 67%. Sementara 45% melakukannya karena memperhatikan
penampilan dan 32% karena terganggu masalah bau.
Artinya, menghilangkan atau merapikan bulu badan bagi
sebagian pria Jepang sudah mulai dianggap sebagai bagian dari grooming. Bukan
lagi sekadar urusan penampilan wajah atau rambut kepala.
Keringat Membuat Musim Panas Jadi Tantangan
Jepang memiliki musim panas yang panas sekaligus lembap.
Dalam kondisi seperti ini, keringat lebih sulit menguap sehingga tubuh terasa
lebih gerah dan lembap.
Bagi sebagian pria, bulu badan yang lebat dianggap membuat
rasa lembap dan tidak nyaman semakin mengganggu. Karena itu, perawatan bulu
menjadi salah satu pilihan untuk membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Namun perlu kamu pahami, menghilangkan bulu tidak otomatis
membuat tubuh berhenti berkeringat. Memangkas rambut tubuh lebih ditujukan agar keringat tidak sebabkan lembab dan terasa gerah.
Aspek Kepercayaan Diri Juga Ikut Berpengaruh Dalam Tren
Ini
Ada alasan lain yang tidak kalah menarik. Ketika musim panas
datang, orang Jepang lebih sering memakai pakaian pendek seperti kaus dan
celana pendek.
Bulu tangan atau kaki akhirnya lebih mudah terlihat. Kondisi
ini membuat sebagian pria mulai memperhatikan penampilan tubuh mereka.
Inilah hubungan antara keringat pengaruhi kepercayaan diri
pria Jepang dan tren grooming. Bukan berarti keringat selalu membuat seseorang
tidak percaya diri, tetapi rasa basah, bau atau penampilan bulu yang tidak
terawat dapat membuat sebagian orang merasa kurang nyaman.
Tren Grooming Pada Pria Jepang yang Makin Normal
Data Panasonic menunjukkan 54% pria dalam salah satu
surveinya sudah melakukan perawatan bulu tubuh. Alasan utamanya tetap berkaitan
dengan kebersihan, penampilan dan bau.
Jadi, tren pria Jepang hilangkan rambut badan sebaiknya
tidak dilihat hanya sebagai tren kecantikan. Ini juga berkaitan dengan
perubahan cara pria Jepang merawat diri, terutama ketika menghadapi masalah
keringat saat musim panas di Jepang.
Musim panas membuat tubuh lebih banyak berkeringat dan
pakaian semakin terbuka. Akhirnya, semakin banyak pria mulai berpikir, kalau
bisa dibuat lebih rapi dan nyaman, kenapa tidak?


