Pastikan Survive Nyaman Kerja di Musim Panas Jepang, Coba Panduan Berikut!
![]() |
| Kerja di musim panas Jepang perlu perhatian khusus, bagi kamu yang akan kerja di sana harus adaptasi! Kredit Gambar: Jeff/Flickr |
Kerja di musim panas Jepang beda banget dengan di Indonesia.
Resiko masalah heatstoke saat kerja di panas musim panas sangat terasa. Korban
yang masuk rumah sakit akibat heatstroke di Jepang juga sudah terbukti banyak.
Makanya saat kamu akan kerja di Jepang pada bulan Juli
hingga Agustus, pastikan kamu sudah siap hadapi musimpanas. Kerja di suhu 35
derajat Celsius bisa menyiksa jika tidak tahu solusinya!
Coba gunakan panduan kerja di musim panas Jepang ini sebagai
arahan kamu biar aman kerja di sana!
1. Pastikan Cukup Minum Saat Kerja
![]() |
| Pastikan sedaia minum saat kerja di musim panas Jepang agar tidak terserang dehidrasi. Kredit Gambar: Paul Downey/Flickr |
Kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menunggu
haus baru minum. Padahal saat cuaca panas, tubuh terus kehilangan cairan
melalui keringat. Makanya, sebisa mungkin rutin minum dan bawa minuman cukup
saat kerja.
Selain air putih, kamu juga bisa membeli minuman elektrolit
seperti Pocari Sweat atau Aquarius yang mudah ditemukan di Jepang untuk
membantu mengganti cairan dan mineral yang hilang.
2. Sebisa Mungkin Lindungi Diri dari Sinar Matahari
![]() |
| Penggunaan helm, lengan panjang dan masker wajah biasanya ditujukan untuk lindungi dari sinar UV. Kredit Gambar: katsumotoy/Flickr |
Kalau pekerjaanmu banyak dilakukan di luar ruangan, jangan
lupa menggunakan sunblock. Dari pengalaman kerja di Jepang para senior WNI,
serangan matahari di sana lebih ganas. Sinar matahari musim panas Jepang cukup
kuat dan bisa membuat kulit cepat terbakar.
Selain itu, gunakan topi atau helm kerja sesuai aturan
perusahaan agar kepala tidak terus-menerus terkena paparan sinar matahari
langsung. Kalau memungkinkan, cari posisi kerja yang teduh dengan mendirikan
tenda area kerja.
3. Manfaatkan Produk Pendingin yang Banyak Dijual di
Jepang
![]() |
| Jacket AC yang biasa digunakan di Jepang saat kondisi lapangan sangat panas. Kredit Gambar: Wikipedia |
Kerja di musim panas Jepang akan lebih nyaman kalau kamu
punya banyak alat penangkal panas. Hal yang menarik di Jepang adalah banyaknya
produk yang dibuat khusus untuk menghadapi musim panas.
Produk yang biasa digunakan pekerja outdoor jepang untuk
dinginkan diri antara lain:
·
Cooling pad (lembar pendingin)
·
Cooling towel (handuk pendingin)
·
Cooling neck ring
·
Spray pendingin pakaian
·
Kipas portabel
Semua produk tersebut bisa kamu beli di mall, supermarket,
toko obat, toko elektronik dan toko pakaian di Jepang. Kalau mau lebih mudah
lagi, kamu bisa pesan online juga.
Khusus unutk jacket AC, biasanya sudah disediakan oleh
perusahaan. Namun, kalau belum diberikan, kamu hanya bisa pesan di toko khusus
alat kerja di Jepang.
4. Selalu Bawa Handuk Kecil
Mungkin terdengar sederhana, namun handuk kecil sangat
berguna saat musim panas Jepang. Selain untuk mengelap keringat, handuk juga
bisa digunakan untuk melindungi area leher dari panas matahari saat bekerja di
luar ruangan. Tidak heran banyak orang Jepang selalu membawa handuk kecil saat
musim panas tiba.
Kalau mau lebih nyaman, coba cari produk handuk dingin di
Jepang. Biasanya dijual dengan lapisan pendingin yang memberi sensasi segar
sambil menyerap keringat. Produk ini lebih efektif lawan panas saat kerja di
suhu tinggi.
5. Kenali Gejala Heatstroke Sejak Awal
Persiapan perlengkapan saja tidak cukup. Kamu juga perlu
mengenali tanda-tanda awal heatstroke. Hal ini penting untuk memastikan kamu
tidak memaksakan diri kerja saat tubuh sudah tidak kuat lawan panas.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
·
Pusing
·
Sakit kepala
·
Mual
·
Kram otot
·
Tubuh terasa sangat lemas
·
Sulit berkonsentrasi
Jika mengalami gejala tersebut, segera beristirahat di
tempat yang teduh atau ber-AC, minum air, dan laporkan kondisi tersebut kepada
atasan atau rekan kerja.
Kalau tetap memaksakan diri kerja di musim panas Jepang saat
merasakan tanda heatstroke, resiko tumbang sampai masuk rumah sakit makin
besar. Jadi, jangan main-main kalau sudah merasakan gejala di atas tadi.
Jangan Anggap Remeh Musim Panas Jepang!
![]() |
| Musim panas di Jepang harus dihadapi baik agar bisa bekerja aman di sana! Kredit Gambar: CEBImagery/Flickr |
Banyak orang Indonesia mengira cuaca panas Jepang tidak jauh
berbeda dengan Indonesia. Padahal, kombinasi suhu tinggi dan kelembapan yang
sangat tinggi sering kali membuat tubuh lebih cepat kelelahan.
Musim panas di Jepang memang bisa menjadi tantangan
tersendiri bagi orang Indonesia. Namun dengan persiapan yang baik dan menjaga
kondisi tubuh, kamu tetap bisa menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman selama bekerja di sana!
Semoga panduan kerja di musim panas Jepang di atas berguna
bagi kamu sekalian. Semangat selalu dan semoga lancar kerja di sana!






