Serius Pemerintah Jepang Dorong Industri Trading Card Sampai Buat Koalisi Khusus?

 

Ada kabar pemerintah Jepang dorong industri trading card dengan mengatur beberapa kebijakan seputarnya.
Kredit Gambar: /Flickr

Jepang dorong industri trading card melalui langkah yang cukup mengejutkan. Pada akhir Juli 2026, Partai Demokrat Liberal (LDP) membentuk kelompok anggota parlemen khusus yang akan membahas perkembangan industri trading card nasional. Bagi sebagian orang, keputusan mengatur industri hobi TCG Jepang mungkin terdengar berlebihan. Mengapa pemerintah sampai ikut mengurus kartu koleksi?

Jawabannya sederhana! Trading card kini bukan lagi sekadar hobi anak-anak, tetapi telah berkembang menjadi industri bernilai ratusan miliar yen yang membawa nama Jepang ke pasar global.

Trading Card Kini Menjadi Industri Besar

Selama bertahun-tahun Jepang dikenal sebagai rumah bagi berbagai trading card terkenal seperti Pokémon Trading Card Game, Yu-Gi-Oh!, One Piece Card Game, hingga Duel Masters. Kepopuleran kartu-kartu ini tidak lagi terbatas di Jepang, tetapi juga meluas ke Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia Tenggara.

Menurut Japan Toy Association, nilai pasar trading card Jepang diperkirakan mencapai sekitar 338 miliar yen pada tahun fiskal 2025. Sebagai perbandingan, pada 2017 nilainya masih sekitar 88 miliar yen. Dalam waktu kurang dari satu dekade, ukuran pasarnya meningkat hampir empat kali lipat.

Lonjakan inilah yang membuat pemerintah mulai melihat trading card sebagai bagian dari industri konten Jepang yang memiliki daya saing global.

Mengapa Sampai Dibentuk Kelompok Anggota Parlemen?

Melihat pertumbuhan tersebut, LDP membentuk forum khusus beranggotakan sekitar 20 anggota parlemen yang dipimpin Seiji Kihara. Tujuannya bukan untuk mengatur isi permainan kartu, melainkan menyusun arah kebijakan agar industri ini dapat berkembang secara sehat.

Forum tersebut akan membahas aturan industri trading card di Jepang, termasuk meningkatkan transparansi pasar, memperkuat perlindungan konsumen, serta mendukung ekspansi industri ke pasar internasional.

Pemerintah juga melibatkan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) bersama pelaku industri untuk memetakan tantangan yang saat ini dihadapi pasar trading card.

Popularitas Meningkat, Masalah Baru Ikut Bermunculan

Di balik meningkatnya popularitas TCG sekarang ini, muncul persoalan yang sebelumnya tidak terlalu terasa. Harga beberapa kartu langka kini bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan yen sehingga menarik perhatian spekulan.

Akibatnya, praktik scalping atau pembelian dalam jumlah besar untuk dijual kembali semakin sering terjadi. Di sisi lain, peredaran kartu palsu juga meningkat karena nilai kartu asli yang terus naik. Nih, contoh pembelian yang besar dilakukan pihak-pihak yang menimbun produk TCG demi keuntungan sendiri:

Pemerintah bahkan mulai menyoroti potensi penyalahgunaan trading card sebagai sarana pencucian uang. Nilai koleksi yang tinggi membuat sebagian kartu dipandang sebagai aset yang mudah diperdagangkan dan dipindahkan apabila tidak diawasi dengan baik.

Mengapa Baru Sekarang Menjadi Perhatian?

Sebenarnya permainan seperti Yu-Gi-Oh! sudah hadir sejak akhir era 90-an, sementara Pokémon TCG bahkan lebih tua lagi. Namun dahulu trading card lebih banyak dipandang sebagai permainan anak-anak.

Situasinya berubah dalam beberapa tahun terakhir. Media sosial membuat informasi mengenai kartu langka menyebar sangat cepat, turnamen internasional semakin banyak digelar, dan pasar jual beli kartu bekas berkembang pesat. Banyak kolektor kini membeli kartu bukan hanya untuk dimainkan, tetapi juga sebagai barang koleksi dan investasi.

Perubahan fungsi inilah yang membuat pemerintah mulai turun tangan. Ketika nilai ekonominya terus meningkat dan dampaknya meluas hingga perdagangan internasional, trading card tidak lagi sekadar menjadi hobi. Melalui langkah ini, Jepang dorong industri trading card agar dapat terus tumbuh sebagai salah satu kekuatan industri kreatif nasional, sekaligus memiliki pasar yang sehat, aman, dan dipercaya oleh kolektor di seluruh dunia.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru