5 Fakta Belanja Buah di Jepang yang Perlu Kamu Tahu Kalau Mau Rutin Beli di Sana!
![]() |
| Kalau mau belanja buah di Jepang, kamu harus pilih hati-hati biar gak boros! Kredit Gambar: /Unsplash |
Belanja buah di Jepang bisa menjadi salah satu hal yang
cukup mengejutkan bagi WNI yang baru pertama kali tinggal dan bekerja di Negeri Sakura. Buah yang di Indonesia mudah ditemukan dengan harga murah, belum tentu
memiliki harga yang sama ketika sudah sampai di Jepang.
Namun, bukan berarti semua buah di Jepang mahal. Ada
beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bisa makan buah tanpa membuat
pengeluaran bulanan membengkak.
1. Pisang Bisa Jadi Pilihan Buah Harian
![]() |
| Pisang menjadi pilihan murah meriah bagi orang Jepang yang ingin rutin konsumsi buah. Kredit Gambar: /Unsplash |
Kalau ingin beli buah murah di Jepang, pisang bisa menjadi
salah satu pilihan yang paling masuk akal untuk konsumsi sehari-hari.
Data Kementerian Pertanian Jepang menunjukkan pisang menjadi
buah dengan pengeluaran rumah tangga terbesar pada 2025, bahkan mengalahkan
apel dan mikan. Harga pisang juga cenderung lebih terjangkau dibandingkan
sejumlah buah lainnya. Karena itu, pisang bisa menjadi pilihan praktis untuk
sarapan atau camilan setelah bekerja.
2. Perhatikan Musim Buah di Jepang
Jepang memiliki musim buah yang cukup jelas. Ketika suatu
buah sedang memasuki musim panen, pasokannya bisa meningkat dan pilihan di toko
menjadi lebih banyak.
Kementerian Pertanian Jepang secara rutin memantau harga
berbagai buah seperti apel, mikan, pisang, anggur, pir Jepang, dan persik.
Membeli buah sesuai musim bisa menjadi salah satu strategi belanja di Jepang
yang lebih hemat.
3. Manfaatkan Diskon Supermarket Jepang
Jangan buru-buru membeli buah dengan harga normal.
Supermarket Jepang dapat memberikan potongan harga pada produk yang kualitas
tampilannya mulai menurun, terlalu matang, atau mendekati batas waktu
penjualan. Beberapa supermarket juga memberikan diskon pada produk tertentu
menjelang tutup toko.
Buah yang sedikit memar belum tentu tidak layak dimakan.
Selama kondisinya masih baik, produk seperti ini bisa menjadi pilihan untuk
menghemat pengeluaran.
Di beberapa daerah, kamu juga bisa datang langsung ke toko buah yang memang jual lebih murah dari supermarket. Contoh saja pada video ini:
Namun, kalau kamu belum kenal mana toko buah yang murah,
memang paling aman berkunjung ke supermarket untuk belanja.
4. Tidak Harus Membeli Buah Premium
![]() |
| Walaupun lebih bagus dan enak, buah premium di Jepang harganya bisa sangat mahal! Kredit Gambar: /Unsplash |
Jepang terkenal dengan buah premium yang harganya bisa
sangat tinggi. Melon, stroberi, anggur, dan buah dengan kualitas tertentu
bahkan sering dijadikan hadiah.
Namun, buah yang dijual untuk konsumsi sehari-hari tidak
harus memiliki kualitas premium. Pilih ukuran standar dan kelas harga biasa
jika tujuan utamanya adalah memenuhi kebutuhan buah harian.
Di sinilah strategi belanja buah di Jepang menjadi penting.
Jangan membeli berdasarkan gengsi atau tampilan, tetapi sesuaikan dengan
kebutuhan dan anggaran.
5. Jangan Samakan dengan Buah di Indonesia
Inilah hal yang perlu dipahami sejak awal. Indonesia merupakan
negara tropis dengan banyak pilihan buah yang dapat tumbuh relatif mudah,
seperti pisang, pepaya, nanas, dan berbagai jenis buah lainnya.
Jepang memiliki kondisi iklim dan sistem produksi yang
berbeda. Karena itu, membandingkan harga buah tropis di Indonesia dengan harga
buah di Jepang secara langsung memang kurang tepat.
Jadi, belanja buah di Jepang sebenarnya tidak harus mahal.
Selama tahu buah yang ekonomis, memperhatikan musim, mencari diskon, dan tidak
selalu memilih produk premium, pekerja WNI tetap bisa menikmati buah setiap
hari tanpa mengorbankan terlalu banyak pengeluaran.
Kalau kamu butuh info buat persiapan kerja di Jepang,
pastikan kamu persiapan dulu di LPK Saitama. Kamu akan diberi materi
serba-serbi Jepang agar langsung siap hidup dan kerja di Jepang! Info belanja
buah di Jepang ini adalah salah satunya!




